Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Interpretasi Kebenaran dalam Ruang Digital: Telaah Hermeneutika Paul Ricoeur

View through CrossRef
Fokus kajian ini adalah “Interpretasi Kebenaran dalam Ruang Digital: Telaah Hermeneutika Paul Ricoeur”  yang dianalisis melalui berbagai sumber tulisan. Kajian ini menyoroti bagaimana konsep kebenaran dalam ruang digital dapat dijelaskan menggunakan pemikiran hermeneutika Paul Ricoeur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembacaan kritis dan analisis teks. Pendekatan ini dilakukan dengan menelaah konsep kebenaran dalam kaitannya dengan pemikiran Paul Ricoeur, khususnya dalam konteks ruang digital yang semakin mendominasi proses pembentukan makna dan interpretasi. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa pengguna gawai dengan mudah memproduksi berita yang sering kali bertentangan dengan realitas. Hoaks dan ujaran kebencian kerap dianggap sah dan diterima sebagai kebenaran, sehingga kebenaran yang seharusnya menjadi fondasi kehidupan bersama justru dikorbankan. Superioritas media digital telah membentuk ulang standar kebenaran, bukan hanya sebagai alat pendukung, tetapi juga sebagai faktor yang dapat menghambat dan bahkan merusak pemahaman akan kebenaran. Filsafat hermeneutika Paul Ricoeur menawarkan suatu pendekatan dalam memahami fenomena ini. Sebagai teori interpretasi, hermeneutika berperan dalam menguraikan makna yang tersirat dan memperjelas pesan-pesan yang ambigu. Dengan demikian, permasalahan dalam ruang digital dapat disikapi secara lebih bijak tergantung pada bagaimana seseorang menginterpretasikan informasi yang disajikan oleh media digital. Penelitian ini menemukan bahwa ruang digital tidak hanya menyediakan kebebasan berekspresi, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam memahami kebenaran. Dominasi media digital dalam membentuk opini publik berpotensi mereduksi makna kebenaran itu sendiri. Oleh karena itu, pemikiran hermeneutika Paul Ricoeur dapat menjadi jembatan dalam menafsirkan kompleksitas interpretasi di ruang digital, membantu individu dalam memahami dan menyaring informasi secara lebih kritis.
Institusi Aditya Wacana Pusat Pengkajian Agama dan Kebudayaan
Title: Interpretasi Kebenaran dalam Ruang Digital: Telaah Hermeneutika Paul Ricoeur
Description:
Fokus kajian ini adalah “Interpretasi Kebenaran dalam Ruang Digital: Telaah Hermeneutika Paul Ricoeur”  yang dianalisis melalui berbagai sumber tulisan.
Kajian ini menyoroti bagaimana konsep kebenaran dalam ruang digital dapat dijelaskan menggunakan pemikiran hermeneutika Paul Ricoeur.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembacaan kritis dan analisis teks.
Pendekatan ini dilakukan dengan menelaah konsep kebenaran dalam kaitannya dengan pemikiran Paul Ricoeur, khususnya dalam konteks ruang digital yang semakin mendominasi proses pembentukan makna dan interpretasi.
Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa pengguna gawai dengan mudah memproduksi berita yang sering kali bertentangan dengan realitas.
Hoaks dan ujaran kebencian kerap dianggap sah dan diterima sebagai kebenaran, sehingga kebenaran yang seharusnya menjadi fondasi kehidupan bersama justru dikorbankan.
Superioritas media digital telah membentuk ulang standar kebenaran, bukan hanya sebagai alat pendukung, tetapi juga sebagai faktor yang dapat menghambat dan bahkan merusak pemahaman akan kebenaran.
Filsafat hermeneutika Paul Ricoeur menawarkan suatu pendekatan dalam memahami fenomena ini.
Sebagai teori interpretasi, hermeneutika berperan dalam menguraikan makna yang tersirat dan memperjelas pesan-pesan yang ambigu.
Dengan demikian, permasalahan dalam ruang digital dapat disikapi secara lebih bijak tergantung pada bagaimana seseorang menginterpretasikan informasi yang disajikan oleh media digital.
Penelitian ini menemukan bahwa ruang digital tidak hanya menyediakan kebebasan berekspresi, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam memahami kebenaran.
Dominasi media digital dalam membentuk opini publik berpotensi mereduksi makna kebenaran itu sendiri.
Oleh karena itu, pemikiran hermeneutika Paul Ricoeur dapat menjadi jembatan dalam menafsirkan kompleksitas interpretasi di ruang digital, membantu individu dalam memahami dan menyaring informasi secara lebih kritis.

Related Results

MENAKAR HERMENEUTIKA DALAM KAJIAN SASTRA
MENAKAR HERMENEUTIKA DALAM KAJIAN SASTRA
Kajian sastra ditandai oleh suatu aktivitas penting yang inheren di dalam dirinya, yakni interpretasi (penafsiran). Kegiatan apresiasi sastra dan kritik sastra, pada tepi dan muara...
Pendekatan Hermeneutika Paul Ricoeur Dalam Diskursus Studi Islam Dan Tafsir
Pendekatan Hermeneutika Paul Ricoeur Dalam Diskursus Studi Islam Dan Tafsir
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemikiran Paul Ricoeur dan melihat seberapa jauh penggunaan hermeneutika Paul Ricoeur sebagai sebuah pendekatan. Hermeneutika Pa...
KEKHASAN HEREMENEUTIKA PAUL RICOEUR
KEKHASAN HEREMENEUTIKA PAUL RICOEUR
Hermeneutika Paul Ricoeur memiliki tipologi tersendiri dalam peta herme-neutika. Paul Ricoeur menganalisis secara tajam aliran-aliran hermeneutika sebelumnya. Paul Ricoeur menyatuk...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
Makna Jargon Kepak Sayap Kebhinnekaan Pada Baliho Puan Maharani
Makna Jargon Kepak Sayap Kebhinnekaan Pada Baliho Puan Maharani
Bagaimana Makna Pada Makna Jargon Kepak Sayap Kebhinnekaan. Jargon Puan Maharani dijabarkan melalui bahasa yang sederhana namun perlu penafsiran yang mendalam. Untuk menafsirkan is...
Access Denied
Access Denied
Introduction As social-distancing mandates in response to COVID-19 restricted in-person data collection methods such as participant observation and interviews, researchers turned t...
EPISTEMOLOGI TAFSIR AL-QURAN FARID ESACK
EPISTEMOLOGI TAFSIR AL-QURAN FARID ESACK
Abstract: Epistemologi cally speaking, Esack’s herme¬neu-tics is based on reception hermeneutics which is populer in the hand of Biblical hermenut, Fran¬cis Shcussler-Fiorenza. In ...

Back to Top