Javascript must be enabled to continue!
Profil kemampuan spasial matematis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tuntang pada materi bangun ruang sisi lengkung
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan spasial matematis siswa kelas XI SMA N 1 Tuntang pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa kelas XI SMA yakni 1 siswa berkemampuan tinggi, 1 siswa berkemampuan sedang, dan 1 siswa berkemampuan rendah. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: subjek berkemampuan matematika tinggi dan subjek berkemampuan matematika sedang memiliki kemampuan spasial hampir sama atau bahkan sama, dengan hanya memiliki perbedaan dalam cara berpikirnya saja. Cara berpikir subjek berkemampuan tinggi lebih mudah dipahami saat di minta untuk menjelaskan dari pada subjek berkemampuan sedang. Sedangkan subjek berkemampuan matematika rendah memang memiliki kemampuan spasial dibawah subjek berkemampuan matematika tinggi dan subjek berkemampuan matematika sedang. Subjek berkemampuan matematika rendah saat menjawab soal pada jaring-jaring tabung subjek rendah masih kebingungan pada perputaran jaring-jaring tabung secara benar atau tepat. Subjek berkemampuan matematika rendah masih kesulitan untuk mengimajinasikan perputaran atau perpindahan pada suatu objek, dimana objek tersebut berada pada perspektif yang berbeda.
STKIP PGRI Banjarmasin
Title: Profil kemampuan spasial matematis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tuntang pada materi bangun ruang sisi lengkung
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan spasial matematis siswa kelas XI SMA N 1 Tuntang pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif.
Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling.
Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa kelas XI SMA yakni 1 siswa berkemampuan tinggi, 1 siswa berkemampuan sedang, dan 1 siswa berkemampuan rendah.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: subjek berkemampuan matematika tinggi dan subjek berkemampuan matematika sedang memiliki kemampuan spasial hampir sama atau bahkan sama, dengan hanya memiliki perbedaan dalam cara berpikirnya saja.
Cara berpikir subjek berkemampuan tinggi lebih mudah dipahami saat di minta untuk menjelaskan dari pada subjek berkemampuan sedang.
Sedangkan subjek berkemampuan matematika rendah memang memiliki kemampuan spasial dibawah subjek berkemampuan matematika tinggi dan subjek berkemampuan matematika sedang.
Subjek berkemampuan matematika rendah saat menjawab soal pada jaring-jaring tabung subjek rendah masih kebingungan pada perputaran jaring-jaring tabung secara benar atau tepat.
Subjek berkemampuan matematika rendah masih kesulitan untuk mengimajinasikan perputaran atau perpindahan pada suatu objek, dimana objek tersebut berada pada perspektif yang berbeda.
Related Results
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE (GGE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 JEUNIB
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE (GGE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 JEUNIB
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan koneksi matematis materi bangun ruang sisi lengkung menggunakan model pembelajaran group to group exchange (GGE) pad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengembangan Instrumen untuk Mengukur Kemampuan Disposisi Matematis Siswa SMA
Pengembangan Instrumen untuk Mengukur Kemampuan Disposisi Matematis Siswa SMA
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen untuk mengukur kemampuan disposisi matematis siswa SMA. Instrumen yang dikembangkan berbentuk tes uraian yang terdir...
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gambaran hasil pre-test siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol pada materi pokok suhu dan perubahannya, (2) mendeskrips...
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Rendahnya tingkat kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 dalam menulis teks laporan hasil observasi, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembela...
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Interaktif Nearpod terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Interaktif Nearpod terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar
Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa merupakan kemampuan yang dibutuhkan siswa agar dapat terbiasa memecahkan permasalahan matematis dalam kehidupan nyata. Dengan adanya kem...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Minat Belajar Siswa SMP
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Minat Belajar Siswa SMP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan minat belajar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecah...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Bangun ruang adalah salah satu bagian dari bidang geometri yang berbentuk tiga dimensi yang memiliki ruang atau volume dan juga sisi yang membatasinya. Dalam mempelajari bangun rua...

