Javascript must be enabled to continue!
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Pendapatan Usahatani Cabai Di Desa Alu Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mnetahui peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan hasil usahatani cabai di Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method (kuantitatif dan kualitatif). Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 17 petani cabai setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh pertanian memiliki empat peran yang signifikan dalam peningkatan pendapatan usahatani cabai di Desa Alu Kecamatan Alu Kabuaten Polewali Mandar petani yaitu sebagai peran sebagai fasilitator dengan skor 2,10, peran sebagai motivator dengan skor 2,04, peran sebagai inovator dengan skor 2,16, dan peran sebagai edukator dengan skor 2,16, dengan demikian rata-rata skor peran penyuluh pertanian di desa Alu adalah kategori sedang. Pelaksanaan penyuluhan pertanian di Desa Alu dalam upaya meningkatkan pendapatan usahatani cabai didukung oleh beberapa faktor pendukung, yaitu: keberadaan penyuluh yang kompeten dan memahami kondisi lokal, tersedianya sarana dan prasarana yang memadai seperti balai penyuluhan dan transportasi, partisipasi aktif petani dalam kegiatan penyuluhan, serta kesesuaian materi penyuluhan dengan kebutuhan dan permasalahan petani cabai. Keempat faktor ini secara sinergis berperan penting dalam mendukung efektivitas penyuluhan dan peningkatan hasil usahatani. Meskipun peran penyuluh pertanian sangat penting, terdapat faktor penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, seperti keterbatasan jumlah penyuluh, sulitnya akses ke lokasi petani, dan sikap sebagian petani yang kurang terbuka terhadap inovasi. Namun, hambatan-hambatan tersebut dapat diatasi secara bertahap melalui pendekatan partisipatif dan komunikasi yang intensif.
Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Title: Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Pendapatan Usahatani Cabai Di Desa Alu Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mnetahui peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan hasil usahatani cabai di Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar.
Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method (kuantitatif dan kualitatif).
Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.
Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 17 petani cabai setempat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh pertanian memiliki empat peran yang signifikan dalam peningkatan pendapatan usahatani cabai di Desa Alu Kecamatan Alu Kabuaten Polewali Mandar petani yaitu sebagai peran sebagai fasilitator dengan skor 2,10, peran sebagai motivator dengan skor 2,04, peran sebagai inovator dengan skor 2,16, dan peran sebagai edukator dengan skor 2,16, dengan demikian rata-rata skor peran penyuluh pertanian di desa Alu adalah kategori sedang.
Pelaksanaan penyuluhan pertanian di Desa Alu dalam upaya meningkatkan pendapatan usahatani cabai didukung oleh beberapa faktor pendukung, yaitu: keberadaan penyuluh yang kompeten dan memahami kondisi lokal, tersedianya sarana dan prasarana yang memadai seperti balai penyuluhan dan transportasi, partisipasi aktif petani dalam kegiatan penyuluhan, serta kesesuaian materi penyuluhan dengan kebutuhan dan permasalahan petani cabai.
Keempat faktor ini secara sinergis berperan penting dalam mendukung efektivitas penyuluhan dan peningkatan hasil usahatani.
Meskipun peran penyuluh pertanian sangat penting, terdapat faktor penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, seperti keterbatasan jumlah penyuluh, sulitnya akses ke lokasi petani, dan sikap sebagian petani yang kurang terbuka terhadap inovasi.
Namun, hambatan-hambatan tersebut dapat diatasi secara bertahap melalui pendekatan partisipatif dan komunikasi yang intensif.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
ABSTRAK: Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sejarah kedatangan orang Bugis di Desa Polewali Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan? (2) Bagaimana kond...
Sport Center dengan Pendekatan Arsitektur Lanskap di Polewali Mandar
Sport Center dengan Pendekatan Arsitektur Lanskap di Polewali Mandar
Abstrak_Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Barat yang memiliki masyarakat dengan apresiasitinggi dalam bidang olahraga.Olahraga merupakan aktivita...
KONTRIBUSI USAHATANI PEMBIBITAN CABAI RAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KELOMPOK TANI PERDI DI DESA DILEM KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG
KONTRIBUSI USAHATANI PEMBIBITAN CABAI RAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KELOMPOK TANI PERDI DI DESA DILEM KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG
Prospek usahatani pembibitan sayuran cabai, di desa Dilem kecamatan Kepanjen cukup besar, namun belum diketahui tingkat kelayakannya. Petani umumnya sudah mengadakan perhitungan ek...
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI KABUPATEN SINJAI
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI KABUPATEN SINJAI
Pengembangan kawasan pedesaan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional. oleh karena itu, pengembangan diarahkan dalam pemanfaatan sumber daya yang ada. Diharapka...
Analisis Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Desa kabupaten Polewali Mandar
Analisis Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Desa kabupaten Polewali Mandar
Cabai rawit (Capsicum frustescens L.) adalah salah satu dari sekitar dua puluh hingga tiga puluh spesies tanaman dalam genus Capsicum yang telah banyak dibudidayakan. Cabai rawit, ...
EFISIENSI USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN
EFISIENSI USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN
Usahatani cabai merah di Kabupaten Kebumen sebagian besar berada di Kecamatan Mirit. Produksi cabai merah di Kecamatan Mirit mengalami peningkatan produksi pada tahun 2012 dan meng...

