Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS PERBANDINGAN STABILITAS SISTEM PERBANKAN SYARIAH DAN KONVENSIONAL DI INDONESIA
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan stabilitas sistem perbankan syariah dan konvensional di Indonesia beserta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan mengambil sampel 9 aset terbesar bank syariah dan konvensional di Indonesia selama periode observasi 2010-2016. Alat analisis yang digunakan adalah analisis nilai Z-score dan regresi data panel. Hasil regresi menunjukkan bahwa secara simultan faktor internal yang terdiri dari pembiayaan berbasis PLS, NPF, LAR, BOPO, Ukuran Bank, HHI dan faktor Eksternal terdiri PDB dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem perbankan syariah. Secara parsial variabel pembiayaan berbasis PLS, NPF, LAR, BOPO, Ukuran Bank dan PDB berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem perbankan syariah. Sementara itu hasil regresi data panel menunjukkan secara simultan faktor internal (BI Rate, NPL, LAR, BOPO, Ukuran Bank dan HHI) dan faktor eksternal (PDB dan inflasi) berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem perbankan konvensional. Secara parsial variabel BI Rate, BOPO, Ukuran Bank, HHI dan PDB berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem perbankan konvensional. Hasil analisis perbandingan stabilitas sistem perbankan syariah dan konvensional di Indonesia melalui analisis nilai Z-score menunjukkan bahwa sistem perbankan syariah mempunyai stabilitas yang lebih baik daripada sistem perbankan konvensional.
Politeknik Negeri Bandung
Title: ANALISIS PERBANDINGAN STABILITAS SISTEM PERBANKAN SYARIAH DAN KONVENSIONAL DI INDONESIA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan stabilitas sistem perbankan syariah dan konvensional di Indonesia beserta faktor yang mempengaruhinya.
Penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan mengambil sampel 9 aset terbesar bank syariah dan konvensional di Indonesia selama periode observasi 2010-2016.
Alat analisis yang digunakan adalah analisis nilai Z-score dan regresi data panel.
Hasil regresi menunjukkan bahwa secara simultan faktor internal yang terdiri dari pembiayaan berbasis PLS, NPF, LAR, BOPO, Ukuran Bank, HHI dan faktor Eksternal terdiri PDB dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem perbankan syariah.
Secara parsial variabel pembiayaan berbasis PLS, NPF, LAR, BOPO, Ukuran Bank dan PDB berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem perbankan syariah.
Sementara itu hasil regresi data panel menunjukkan secara simultan faktor internal (BI Rate, NPL, LAR, BOPO, Ukuran Bank dan HHI) dan faktor eksternal (PDB dan inflasi) berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem perbankan konvensional.
Secara parsial variabel BI Rate, BOPO, Ukuran Bank, HHI dan PDB berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem perbankan konvensional.
Hasil analisis perbandingan stabilitas sistem perbankan syariah dan konvensional di Indonesia melalui analisis nilai Z-score menunjukkan bahwa sistem perbankan syariah mempunyai stabilitas yang lebih baik daripada sistem perbankan konvensional.
Related Results
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
ABSTRACT:
The Covid-19 pandemic that has occurred in the world has harmed economies since 2020, especially Indonesia. Therefore, it is very important to study the impact of this ...
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
ABSTRACT
Islamic banking in Indonesia and Malaysia experienced differences in asset growth and market share, potentially causing dissimilarity in profitability performance. This st...
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
ABSTRACT
The research aimed to identify and collect issues discussed regarding Islamic banking from user activity, sentimen, and content on Twitter. This study used a qualitative a...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
Hierarki Hukum Perbankan Syariah Di Indonesia
Hierarki Hukum Perbankan Syariah Di Indonesia
Tujuan - Penelitian ini membahas tentang hierarki hukum pada perbankan syariah. Permasalahan yang sering terjadi yakni efektifitas peran hierarki hukum dalam tatanan hukum perbanka...
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
ABSTRAK
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan kualitas audit, komite audit, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) terhadap kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia pada tahun...
Implementasi E-Banking Syariah pada Sistem Informasi Manajemen Industry Perbankan Syariah
Implementasi E-Banking Syariah pada Sistem Informasi Manajemen Industry Perbankan Syariah
Industri perbankan merupakan salah satu sektor yang sangat bergantung pada teknologi informasi. Sistem informasi manajemen (SIM) menjadi penting dalam pengelolaan data dan informas...
IMPLEMENTASI PRINSIP BAGI HASIL DAN RISIKO DI PERBANKAN SYARIAH
IMPLEMENTASI PRINSIP BAGI HASIL DAN RISIKO DI PERBANKAN SYARIAH
Indonesia merupakan Negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia,akan tetapi penerapan nilai nilai Islam secara Kaffah dan utuh dalam kehidupan seharihari belum dilaksana...

