Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penjadwalan Produksi dengan Algoritma Semut

View through CrossRef
PT XYZ adalah perusahaan yang memproduksi jenis crumb, dalam memproduksi baja tersebut waktu yang dbutuhkan untuk memenuhi permintaan konsumen adalah 24 jam berturut- turut dengan menggunakan metode SPT, dengain sistem tersebut perusahaan tidak menggunakan prioritas dalam memproduksi baja, bahan dioperasikan pada mesin yang kosong, sedangkan mesin lain dalam keadaan (idle). Selama ini, perusahaan sering mengalami kesulitan memenuhi permintaan konsumen secara tepat waktu sehingga baik perusahaan maupun konsumen sering mengalami kerugian. Masalah ketidaktepatan jadwal pengiriman pesanan tersebut disebabkan oleh jadwal produksi yang tidak tepat atau sistem penjadwalan produksi yang belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mecari alternatif penjadwalan terbaik berdasarkan makespan time terkecil yang dibutuhkan dalam proses produksi, sehingga diharapkan waktu 24 jam dapat digunakan untuk memproduksi dengan siklus produksi. Makespan yang ada tidak dapat memenuhi batas waktu pekerjaan selesai (duedate). Apabila masalah tersebut tidak segera diatasi maka konsumen yang melakukan order akan kecewa dan melakukan komplain, bahkan perusahaan akan mendapat penalty karena keterlambatan pengiriman dan lambat laun akan kehilangan order yang menyebabkan perusahaan tidak mampu bersaing dalam dunia industri. Selain menyusun jadwal produksi, maka kepala produksi juga bertugas untuk mengatur kelancaran produksi agar sumber daya yang dapat dihasilkan produk sesuai jadwal yang telah disusun . dan bertugas untuk mengalokasi tenaga kerja dalam melaksanakan proses produksi. Untuk memecahkan masalah tersebut, salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghindari keterlambatan penyelesaian produk dan penjadwalan produksi yang optimal adalah maka dilakukan perbandingan metode algoritma semut dan metode SPT .
Title: Penjadwalan Produksi dengan Algoritma Semut
Description:
PT XYZ adalah perusahaan yang memproduksi jenis crumb, dalam memproduksi baja tersebut waktu yang dbutuhkan untuk memenuhi permintaan konsumen adalah 24 jam berturut- turut dengan menggunakan metode SPT, dengain sistem tersebut perusahaan tidak menggunakan prioritas dalam memproduksi baja, bahan dioperasikan pada mesin yang kosong, sedangkan mesin lain dalam keadaan (idle).
Selama ini, perusahaan sering mengalami kesulitan memenuhi permintaan konsumen secara tepat waktu sehingga baik perusahaan maupun konsumen sering mengalami kerugian.
Masalah ketidaktepatan jadwal pengiriman pesanan tersebut disebabkan oleh jadwal produksi yang tidak tepat atau sistem penjadwalan produksi yang belum optimal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mecari alternatif penjadwalan terbaik berdasarkan makespan time terkecil yang dibutuhkan dalam proses produksi, sehingga diharapkan waktu 24 jam dapat digunakan untuk memproduksi dengan siklus produksi.
Makespan yang ada tidak dapat memenuhi batas waktu pekerjaan selesai (duedate).
Apabila masalah tersebut tidak segera diatasi maka konsumen yang melakukan order akan kecewa dan melakukan komplain, bahkan perusahaan akan mendapat penalty karena keterlambatan pengiriman dan lambat laun akan kehilangan order yang menyebabkan perusahaan tidak mampu bersaing dalam dunia industri.
Selain menyusun jadwal produksi, maka kepala produksi juga bertugas untuk mengatur kelancaran produksi agar sumber daya yang dapat dihasilkan produk sesuai jadwal yang telah disusun .
dan bertugas untuk mengalokasi tenaga kerja dalam melaksanakan proses produksi.
Untuk memecahkan masalah tersebut, salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghindari keterlambatan penyelesaian produk dan penjadwalan produksi yang optimal adalah maka dilakukan perbandingan metode algoritma semut dan metode SPT .

Related Results

Analisis Kelayakan Usaha Gula Semut di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat
Analisis Kelayakan Usaha Gula Semut di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jumlah pendapatan usaha gula semut yang di kembangkan di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat ; (2) mengetahui kelayakan usaha gu...
PEMODELAN SISTEM PENJADWALAN PERKULIAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
PEMODELAN SISTEM PENJADWALAN PERKULIAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Penjadwalan perkuliahan merupakan kegiatan pembuatan jadwal kuliah pada perguruan tinggi. Jadwal kuliah tersebut akan dijadikan sebagai acuan kegiatan belajar mengajar selama satu ...
Penyebaran Semut dalam Kawasan Hutan di Pulau Saparua, Propinsi Maluku
Penyebaran Semut dalam Kawasan Hutan di Pulau Saparua, Propinsi Maluku
Semut akan merespon kehadiran manusia dalam habitatnya, dimana kehadiran manusia melalui kegiatan pengambilan hasil hutan akan berdampak terhadap penyebaran semut dan peranannya da...
Aktivitas Antioksidasi Ekstrak Fenol Umbi Sarang Semut (HYDNOPHYTUM SP.) Pada berbagai Suhu Penyeduhan
Aktivitas Antioksidasi Ekstrak Fenol Umbi Sarang Semut (HYDNOPHYTUM SP.) Pada berbagai Suhu Penyeduhan
Antioxidant activity of Sarang Semut tubers (Hydnophytum sp.) extracts toward stepping treatments was investigated. Powder of sarang semut tubers was diluted in 200 ml of distilled...
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Sarang Semut Putih dan Sarang Semut Merah Asal Kampung Sarbe Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Sarang Semut Putih dan Sarang Semut Merah Asal Kampung Sarbe Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat
Sarang semut merupakan tanaman epifit yang diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder dengan aktivitas biologis, termasuk antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeval...
IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER “SEMUT IBRAHIM”
IMPLEMENTASI GAYA PENYUTRADARAAN EXPOSITORI DALAM FILM DOKUMENTER “SEMUT IBRAHIM”
ABSTRACT The activity of 99 Home Improvements for Widows of the Elderly is a social movement carried out by Semut Ibrahim Kompassmatic. This activity contains a noble culture...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
PENJADWALAN DAN PENGEMBANGAN RENCANA KERJA DI INDUSTRI YOGHURT
PENJADWALAN DAN PENGEMBANGAN RENCANA KERJA DI INDUSTRI YOGHURT
Penjadwalan dan perencanaan kerja pada industri diperlukan untuk memastikan ketepatan dan efisiensi waktu  proses produksi. Industri yoghurt berbahan baku susu yang rentan terkonta...

Back to Top