Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Upaya Meningkatkan Produksi Amplang di Kecamatan Sangasanga

View through CrossRef
Makanan ringan bercita rasa gurih  sudah menjadi oleh-oleh wajib bagi wisatawan yang datang ke Kalimantan Timur. Permasalahannya beberapa dari pengrajin amplang dalam Proses penggorengan amplang  masih menggunakan cara manual. Penggorengan manual ini sering terjadi kegosongan amplang sehingga ada amplang yang harus dibuang karena gosong. Dari situasi tersebut kami mengusulkan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberdayakan masyarakat pengrajin amplang dalam pemahaman dan ketrampilan menggunakan Mesin Pengoreng Amplang. Pelatihan Penggunaan Mesin Pengoreng Amplang bertujuan untuk mengajarkan teknik pengoperasian mesin penggoreng amplang yang benar, dan target khususnya adalah untuk  meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi amplang. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini  adalah dengan  mendemonstrasikan  penggunaan Mesin penggorengan amplang terkait teknik penggunaan dan perawatan mesin. Pengrajin amplang mempunyai peran dalam penyediaan bahan adonan dan tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil  yang diharapkan para pengrajin amplang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi mereka, sehingga mampu bersaing dengan produsen amplang lainnya di pasar lokal maupun nasional.  Luaran wajib publikasi di jurnal nasional terakreditasi (SINTA),  Paten sederhana, Artikel pada media massa cetak, Produk, Vidio pelaksanaan kegiatan dan  Peningkatan keberdayaan mitra.
Center for Research and Community Service at the State Polytechnic of Samarinda
Title: Upaya Meningkatkan Produksi Amplang di Kecamatan Sangasanga
Description:
Makanan ringan bercita rasa gurih  sudah menjadi oleh-oleh wajib bagi wisatawan yang datang ke Kalimantan Timur.
Permasalahannya beberapa dari pengrajin amplang dalam Proses penggorengan amplang  masih menggunakan cara manual.
Penggorengan manual ini sering terjadi kegosongan amplang sehingga ada amplang yang harus dibuang karena gosong.
Dari situasi tersebut kami mengusulkan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberdayakan masyarakat pengrajin amplang dalam pemahaman dan ketrampilan menggunakan Mesin Pengoreng Amplang.
Pelatihan Penggunaan Mesin Pengoreng Amplang bertujuan untuk mengajarkan teknik pengoperasian mesin penggoreng amplang yang benar, dan target khususnya adalah untuk  meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi amplang.
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini  adalah dengan  mendemonstrasikan  penggunaan Mesin penggorengan amplang terkait teknik penggunaan dan perawatan mesin.
Pengrajin amplang mempunyai peran dalam penyediaan bahan adonan dan tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian.
Hasil  yang diharapkan para pengrajin amplang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi mereka, sehingga mampu bersaing dengan produsen amplang lainnya di pasar lokal maupun nasional.
  Luaran wajib publikasi di jurnal nasional terakreditasi (SINTA),  Paten sederhana, Artikel pada media massa cetak, Produk, Vidio pelaksanaan kegiatan dan  Peningkatan keberdayaan mitra.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PELATIHAN DAN PROMOSI KRUPUK AMPLANG MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT KAMPUNG GURIMBANG
PELATIHAN DAN PROMOSI KRUPUK AMPLANG MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT KAMPUNG GURIMBANG
Ikan adalah salah satu sumber daya alam yang dapat dijadikan berbagai olahan pangan. Salah satunya adalah kerupuk amplang khas Kalimantan Timur. Amplang ikan sendiri merupakan sala...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Mencegah Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pengrajin Amplang Di Kota Samarinda
Mencegah Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pengrajin Amplang Di Kota Samarinda
Pekerja pengolahan amplang merupakan salah satu kelompok pekerja sektor informal yang berisiko mengalami keluhan nyeri otot atau MSDs (Musculoskeletal Disorders) karena masih kuran...
Peningkatan Pemahaman dan Perhitungan Produksi pada UMKM di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor
Peningkatan Pemahaman dan Perhitungan Produksi pada UMKM di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor
Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan perhitungan produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi di industri ...
PERSEPSI HARGA, KUALITAS PRODUK DAN KETERSEDIAAN KERUPUK AMPLANG TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN DI KABUPATEN SAMBAS
PERSEPSI HARGA, KUALITAS PRODUK DAN KETERSEDIAAN KERUPUK AMPLANG TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN DI KABUPATEN SAMBAS
Ketika konsumen membeli kerupuk amplang, hal awal yang sering diperhatikan calon konsumen adalah harga, kemudian produk yang akan dibeli, kualitas serta ketersediaannya. Kepuasan p...
Kesadaran Hukum Pengusaha Amplang terhadap Hak Kekayaan Intelektual di Kota Samarinda
Kesadaran Hukum Pengusaha Amplang terhadap Hak Kekayaan Intelektual di Kota Samarinda
Penelitian ini mengkaji tentang Kesadaran Hukum Pengusaha Amplang Terhadap Hak Kekayaan Intelektual di Kota Samarinda. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu, Bagaimanakah kesad...

Back to Top