Javascript must be enabled to continue!
PENERAPAN STANDAR BANGUNAN TAHAN GEMPA DI KABUPATEN NUNUKAN
View through CrossRef
Di Indonesia, gempa bumi pada umumnya menimbulkan korban jiwa manusia, korban harta benda dan tempat tinggal. Gempa tersebut tidak menimbulkan korban manusia secara langsung, namun disebabkan oleh reruntuhan bangunan saat gempa tersebut menimpa orang-orang disekitarnya. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah mitigasi bencana, salah satunya dengan menggalakkan penggunaan konstruksi bangunan tahan gempa yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia Bangunan Tahan Gempa SNI 1726:2019. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) bangunan tahan gempa pada perumahan di kawasan Nunukan. Metode kuantitatif, kualitatif dan partisipatif digunakan dalam pemecahan masalah dalam penelitian ini melalui survei/kuesioner, wawancara mendalam, dan sosialisasi kepada warga. Penentuan sampel secara acak dengan syarat responden bertempat tinggal di rumah sederhana berdinding bata/batako dan beratap kayu. Survei/kuesioner dilakukan di tiga Kelurahan di Kabupaten Nunukan yaitu Kelurahan Nunukan Timur, Kelurahan Nunukan Tengah, dan Kelurahan Nunukan Selatan dengan jumlah responden sebanyak 160 orang. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa tabel masing-masing variabel dan hubungan antar variabel serta diagram batang. Tabel tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi tingkat penerapan SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 60 persen syarat bangunan tahan gempa yang diterapkan pada tempat tinggal warga di kawasan Nunukan.
Kata kunci: Rumah Tahan Gempa, Indonesian National Standard (SNI)
Title: PENERAPAN STANDAR BANGUNAN TAHAN GEMPA DI KABUPATEN NUNUKAN
Description:
Di Indonesia, gempa bumi pada umumnya menimbulkan korban jiwa manusia, korban harta benda dan tempat tinggal.
Gempa tersebut tidak menimbulkan korban manusia secara langsung, namun disebabkan oleh reruntuhan bangunan saat gempa tersebut menimpa orang-orang disekitarnya.
Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah mitigasi bencana, salah satunya dengan menggalakkan penggunaan konstruksi bangunan tahan gempa yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia Bangunan Tahan Gempa SNI 1726:2019.
Tujuan penelitian ini adalah mengkaji penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) bangunan tahan gempa pada perumahan di kawasan Nunukan.
Metode kuantitatif, kualitatif dan partisipatif digunakan dalam pemecahan masalah dalam penelitian ini melalui survei/kuesioner, wawancara mendalam, dan sosialisasi kepada warga.
Penentuan sampel secara acak dengan syarat responden bertempat tinggal di rumah sederhana berdinding bata/batako dan beratap kayu.
Survei/kuesioner dilakukan di tiga Kelurahan di Kabupaten Nunukan yaitu Kelurahan Nunukan Timur, Kelurahan Nunukan Tengah, dan Kelurahan Nunukan Selatan dengan jumlah responden sebanyak 160 orang.
Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa tabel masing-masing variabel dan hubungan antar variabel serta diagram batang.
Tabel tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi tingkat penerapan SNI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 60 persen syarat bangunan tahan gempa yang diterapkan pada tempat tinggal warga di kawasan Nunukan.
Kata kunci: Rumah Tahan Gempa, Indonesian National Standard (SNI).
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EDUKASI DAN MITIGASI GEMPA PADA BANGUNAN
EDUKASI DAN MITIGASI GEMPA PADA BANGUNAN
A natural disaster is a natural event that has a major impact on the human population. One of the natural events that became the focus of this PKM activity was an earthquake. Earth...
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI
Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Dampak yang diakibatkan diantaranya kematian, kerusakan fasilitas, serta kerugian lainnya....
ANALISIS PERIODA BANGUNAN DINDING GESER DENGAN BASE ISOLATOR AKIBAT GAYA GEMPA
ANALISIS PERIODA BANGUNAN DINDING GESER DENGAN BASE ISOLATOR AKIBAT GAYA GEMPA
Bangunan yang hancur oleh gempa dapat dicegah dengan memperkuat struktur bangunan terhadap gaya gempa yang bekerja padanya. Perkuatan bangunan dapat dilakukan dengan memperkaku ban...
Penerapan Sequence Probabilistic Seismic Hazard Analysis dalam Pemodelan Seismogenic Hazard
Penerapan Sequence Probabilistic Seismic Hazard Analysis dalam Pemodelan Seismogenic Hazard
Abstract. Seismogenic areas are areas in the earth's crust that have the potential to produce seismic waves due to tectonic activity. Identification of a seismogenic area measuring...
"Menganalisis Perbandingan Kurva Hazard Menggunakan Fungsi Atenuasi"
"Menganalisis Perbandingan Kurva Hazard Menggunakan Fungsi Atenuasi"
Papua merupakan daerah rawan gempa di Indonesia karena letaknya berada di jalur tektonik aktif sehingga menyebabkan daerah papua rawan terjadinya gempa. Upaya peningkatan mitigasi ...
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
Gunungapi Merapi merupakan Gunungapi yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunungapi Merapi merupakan gunungapi tipe strato yang aktif hin...
STUDI PERBANDINGAN GEDUNG TAHAN GEMPA MENGGUNAKAN SNI 03-1726-2002 DAN SNI 1726-2012
STUDI PERBANDINGAN GEDUNG TAHAN GEMPA MENGGUNAKAN SNI 03-1726-2002 DAN SNI 1726-2012
Indonesia sering dikejutkan dengan berbagai macam bencana alam, terutama gempa. Hal ini terjadikarena Indonesia berada di kawasan Pasific Ring Of Fire. Kedatangan gempa tidak dapat...

