Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH PARAMETER PROSES GERINDA PERMUKAAN TERHADAP TEMPERATUR DAN HASIL PENGGERINDAAN
View through CrossRef
Karakteristik-karakteristik yang kompleks dari proses gerinda menentukan kualitas produk hasil penggerindaan. Pemilihan tipe abrasif dan parameter proses gerinda (kecepatan makan dan kedalaman potong) yang tidak tepat dapat mempengaruhi hasil penggerindaan. Penelitian yang dilakukan ditujukan untuk mempelajari pengaruh tipe abrasif (A46K dan GC46K), kecepatan makan (150 mm/s, 200 mm/s, dan 250 mm/s) dan kedalaman potong (0,01 mm, 0,03 mm, dan 0,06 mm) terhadap kekasaran permukaan, terperatur, kepadatan retakan, dan mode pembentukan geram pada proses gerinda permukaan baja perkakas DAC yang telah dikeraskan. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen faktorial dengan variasi 2 tipe abrasif, 3 kecepatan makan, dan 3 kedalaman potong. Cairan pendingin yang digunakan adalah soluble oil. Pengukuran kekasaran permukaan diukur dengan menggunakan surface tester, temperatur dibandingkan secara visual, kepadatan retakan dan mode pembentukan geram diamati melalui foto hasil scanning electron microscope (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter-paameter proses yang berpengaruh signifikan terhadap kekasaran permukaan adalah tipe abrasif dan kedalaman potong, sedangkan terhadap temperatur adalah tipe abrasif, kecepatan makan, dan kedalaman potong. Tidak ditemukan adanya retak mikro pada hasil penggerindaan. Penggerindaan menggunakan kedalaman potong yang rendah menghasilkan geram dengan bentuk lamellar dan leafy, sedangkan penggunaan kedalaman potong yang tinggi menghasilkan geram dengan bentuk leafy, spherical, lamellar dan irregular.
Title: PENGARUH PARAMETER PROSES GERINDA PERMUKAAN TERHADAP TEMPERATUR DAN HASIL PENGGERINDAAN
Description:
Karakteristik-karakteristik yang kompleks dari proses gerinda menentukan kualitas produk hasil penggerindaan.
Pemilihan tipe abrasif dan parameter proses gerinda (kecepatan makan dan kedalaman potong) yang tidak tepat dapat mempengaruhi hasil penggerindaan.
Penelitian yang dilakukan ditujukan untuk mempelajari pengaruh tipe abrasif (A46K dan GC46K), kecepatan makan (150 mm/s, 200 mm/s, dan 250 mm/s) dan kedalaman potong (0,01 mm, 0,03 mm, dan 0,06 mm) terhadap kekasaran permukaan, terperatur, kepadatan retakan, dan mode pembentukan geram pada proses gerinda permukaan baja perkakas DAC yang telah dikeraskan.
Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen faktorial dengan variasi 2 tipe abrasif, 3 kecepatan makan, dan 3 kedalaman potong.
Cairan pendingin yang digunakan adalah soluble oil.
Pengukuran kekasaran permukaan diukur dengan menggunakan surface tester, temperatur dibandingkan secara visual, kepadatan retakan dan mode pembentukan geram diamati melalui foto hasil scanning electron microscope (SEM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter-paameter proses yang berpengaruh signifikan terhadap kekasaran permukaan adalah tipe abrasif dan kedalaman potong, sedangkan terhadap temperatur adalah tipe abrasif, kecepatan makan, dan kedalaman potong.
Tidak ditemukan adanya retak mikro pada hasil penggerindaan.
Penggerindaan menggunakan kedalaman potong yang rendah menghasilkan geram dengan bentuk lamellar dan leafy, sedangkan penggunaan kedalaman potong yang tinggi menghasilkan geram dengan bentuk leafy, spherical, lamellar dan irregular.
.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGARUH PROSES SINTERING TERHADAP PERUBAHAN DENSITAS, KEKERASAN DAN MIKROSTRUKTUR PELET U-ZrHx
PENGARUH PROSES SINTERING TERHADAP PERUBAHAN DENSITAS, KEKERASAN DAN MIKROSTRUKTUR PELET U-ZrHx
PENGARUH PROSES SINTERING TERHADAP PERUBAHAN DENSITAS, KEKERASAN DAN MIKROSTRUKTUR PELET U-ZrHx. Proses sintering pelet bahan bakar U-ZrHx dilakukan untuk memperoleh densitas yang ...
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
Arus laut permukaan merupakan arus laut yang bergerak pada lapisan massa air permukaan. Beberapa faktor yang membangkitkan arus permukaan pada perairan sekitar pantai umumnya bersu...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
OTOMATISASI SISTEM PENGGERAK ELECTROPNEUMATIC PADA MESIN GERINDA POTONG
OTOMATISASI SISTEM PENGGERAK ELECTROPNEUMATIC PADA MESIN GERINDA POTONG
To cut the workpiece, the electro-pneumatic grinding machine in the Mechanical Engineering Laboratory of UNSRAT is still running with the help of human labor. This process requires...
PENGARUH TEMPERATUR DAN LAMA PENYAJIAN TERHADAP PH SUSU FORMULA (6-12 BULAN)
PENGARUH TEMPERATUR DAN LAMA PENYAJIAN TERHADAP PH SUSU FORMULA (6-12 BULAN)
Latar Belakang: Susu formula sering diberikan kepada bayi sebagai pendamping atau pengganti ASI. Tingkat konsumsi susu formula pada bayi bisa bervariasi, sehingga mungkin ditemui s...

