Javascript must be enabled to continue!
Karakter Pengidap Autisme dalam Drama Korea “Extraordinary Attorney Woo” Karya Yoo In Sik: Analisis Semiotika
View through CrossRef
Film Drama Korea digunakan sebagai bentuk pengaruhnya globalisasi yang mendunia. Disiapkan dengan aturan yang menarik dan juga memikat, drama korea memuat pesan pesan yang dapat disampaikan oleh drama tersebut terhadap audiensnya. Salah satunya adalah tanda tanda karakter pengidap autisme dan stigma yang terjadi terhadap karakter pengidap autisme. Penelitian ini menganalisis karakter pengidap autisme dan stigma yang terkait dalam drama Korea "Extraordinary Attorney Woo" karya Yoo In Sik menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Latar belakang penelitian didasarkan pada pengaruh globalisasi drama Korea yang menyampaikan pesan moral, termasuk representasi autisme yang seringkali dipandang negatif di masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi stigma terhadap pengidap autisme melalui makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam drama tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis semiotika, melibatkan pengamatan adegan-adegan kunci dan dialog yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama ini berhasil mematahkan stigma negatif tentang autisme dengan menampilkan karakter utama, Woo Young Woo, sebagai individu yang cerdas dan mampu berkontribusi secara profesional di bidang hukum. Implikasi penelitian ini adalah memberikan pemahaman baru tentang autisme serta mendorong kesadaran masyarakat untuk mengurangi diskriminasi terhadap penyandang autisme.
CV. Syntax Corporation Indonesia
Title: Karakter Pengidap Autisme dalam Drama Korea “Extraordinary Attorney Woo” Karya Yoo In Sik: Analisis Semiotika
Description:
Film Drama Korea digunakan sebagai bentuk pengaruhnya globalisasi yang mendunia.
Disiapkan dengan aturan yang menarik dan juga memikat, drama korea memuat pesan pesan yang dapat disampaikan oleh drama tersebut terhadap audiensnya.
Salah satunya adalah tanda tanda karakter pengidap autisme dan stigma yang terjadi terhadap karakter pengidap autisme.
Penelitian ini menganalisis karakter pengidap autisme dan stigma yang terkait dalam drama Korea "Extraordinary Attorney Woo" karya Yoo In Sik menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes.
Latar belakang penelitian didasarkan pada pengaruh globalisasi drama Korea yang menyampaikan pesan moral, termasuk representasi autisme yang seringkali dipandang negatif di masyarakat.
Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi stigma terhadap pengidap autisme melalui makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam drama tersebut.
Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis semiotika, melibatkan pengamatan adegan-adegan kunci dan dialog yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama ini berhasil mematahkan stigma negatif tentang autisme dengan menampilkan karakter utama, Woo Young Woo, sebagai individu yang cerdas dan mampu berkontribusi secara profesional di bidang hukum.
Implikasi penelitian ini adalah memberikan pemahaman baru tentang autisme serta mendorong kesadaran masyarakat untuk mengurangi diskriminasi terhadap penyandang autisme.
Related Results
Keperluan Prosedur Operasi Standard (SOP) Tangkapan dan Tahanan Individu Autisme untuk Pegawai Penguatkuasa Agama
Keperluan Prosedur Operasi Standard (SOP) Tangkapan dan Tahanan Individu Autisme untuk Pegawai Penguatkuasa Agama
Individu autisme mengalami kecelaruan perkembangan-neuro dan menyebabkan kekurangan dari segi kemahiran sosial dan imaginasi. Situasi ini menjadikan mereka terdedah dan agak cender...
REPRESENTASI DISKRIMINASI TERHADAP PENYANDANG AUTISME SEBAGAI SAKSI DI PENGADILAN DALAM FILM INNOCENT WITNESS (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce)
REPRESENTASI DISKRIMINASI TERHADAP PENYANDANG AUTISME SEBAGAI SAKSI DI PENGADILAN DALAM FILM INNOCENT WITNESS (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce)
Film adalah fenomena sosial yang memiliki banyak pemaknaan. Salah satu fenomena yang sering diangkat ke dalam film adalah diskriminasi dan stigmatisasi yang juga dialami oleh penya...
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK
Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
Les « traits autistiques » ne sont pas autistiques
Les « traits autistiques » ne sont pas autistiques
L’étude longitudinale des fratries d’un enfant autiste informe sur les précurseurs de l’installation d’un tableau autistique, ses facteurs de prédisposition, et sur des séquences s...
DEKONSTRUKSI DALAM NASKAH DRAMA UMANG-UMANG KARYA ARIFIN C. NOER
DEKONSTRUKSI DALAM NASKAH DRAMA UMANG-UMANG KARYA ARIFIN C. NOER
Abstrak. Penelitian ini mendeskripsikan tentang dekonstruksi dalam naskah drama Umang-Umang karya Arifin C. Noer. Terdapat hubungan sinergitas antara dekonstruksi dan karya sastra ...
Nilai kemanusiaan dalam film drama korea descendants of the sun karya kim eun sook
Nilai kemanusiaan dalam film drama korea descendants of the sun karya kim eun sook
ABSTRAKPenelitian ini berjudul “ niali kemanusiaan dalam film drama korea descendants of the sun karya kim eun sook”. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini yaitu enging...
Autisme als atypische ontwikkeling: De kenmerken in de mens als geheel
Autisme als atypische ontwikkeling: De kenmerken in de mens als geheel
In 'Autisme als atypische ontwikkeling' beschrijft Martine Delfos voor het eerst de kenmerken van autisme zoals die voortspruiten uit de Theorie van het Socioschema met de MAS1P (M...
Konstruksi Citra Keluarga melalui Public Relation Organisasi
Konstruksi Citra Keluarga melalui Public Relation Organisasi
Abstract. Drama is an audio-visual work that uses television as its transmission medium. The average duration per episode is 60 – 90 minutes and airs once a week. The story in the ...

