Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kandungan Minyak Nabati Menggunakan Metode Ekstraksi Kontinyu

View through CrossRef
Penelitian dengan judul "Analisis Kandungan Minyak Nabati Menggunakan Metode Ekstraksi Kontinyu", bertujuan untuk menganalisis kandungan minyak nabati dari beberapa sampel dengan menggunakan metode ekstraksi kontinyu soxletasi. Sampel yang digunakan adalah biji labu, biji melon, biji jarak, kemiri, kacang tanah, dan biji coklat. Petroleum eter digunakan sebagai sebagai pelarut dalam proses ekstraksi kontinyu dipilih karena sifat non-polar yang efektif dalam mengekstrak senyawa non-polar seperti lemak dan minyak dari bahan tumbuhan. Hasil ekstraksi yang diperoleh memperlihatnkan bahwa ekstraksi minyak nabati pada kemiri memberikan hasil perhitungan massa jenis yang sama dengan beberapa penelitian ektraksi minyak kontinyu dari kemiri yang telah dilakukan yaitu sebesar 0,9218 gr/mL. Hasil rendemen  ekstraksi dari kemiri menunjukkan hasil yang tinggi dibandingkan dengan sampel lainnya sebesar 30,42%.
Title: Analisis Kandungan Minyak Nabati Menggunakan Metode Ekstraksi Kontinyu
Description:
Penelitian dengan judul "Analisis Kandungan Minyak Nabati Menggunakan Metode Ekstraksi Kontinyu", bertujuan untuk menganalisis kandungan minyak nabati dari beberapa sampel dengan menggunakan metode ekstraksi kontinyu soxletasi.
Sampel yang digunakan adalah biji labu, biji melon, biji jarak, kemiri, kacang tanah, dan biji coklat.
Petroleum eter digunakan sebagai sebagai pelarut dalam proses ekstraksi kontinyu dipilih karena sifat non-polar yang efektif dalam mengekstrak senyawa non-polar seperti lemak dan minyak dari bahan tumbuhan.
Hasil ekstraksi yang diperoleh memperlihatnkan bahwa ekstraksi minyak nabati pada kemiri memberikan hasil perhitungan massa jenis yang sama dengan beberapa penelitian ektraksi minyak kontinyu dari kemiri yang telah dilakukan yaitu sebesar 0,9218 gr/mL.
Hasil rendemen  ekstraksi dari kemiri menunjukkan hasil yang tinggi dibandingkan dengan sampel lainnya sebesar 30,42%.

Related Results

Peningkatan Kecepatan Proses dan Mutu Minyak Bekatul melalui Proses Ekstraksi Berbantukan Ultrasonik
Peningkatan Kecepatan Proses dan Mutu Minyak Bekatul melalui Proses Ekstraksi Berbantukan Ultrasonik
Minyak bekatul adalah salah satu minyak yang telah banyak digunakan dalam industri kimia, farmasi dan makanan mengingat kandungan esensial tinggi seperti antioksidan, vitamin yang ...
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
Bahan bakar minyak (BBM) merupakan permintaan energi global terbesar yang konsumsinya diperkirakan oleh Energy Information Administration (bagian dari Departemen Energi AS) meningk...
PENGARUH HNO3 DAN TINGKAT EKSTRAKSI PADA PENINGKATAN Ce DALAM KONSENTRAT CERI HIDROKSIDA MEMAKAI TBP
PENGARUH HNO3 DAN TINGKAT EKSTRAKSI PADA PENINGKATAN Ce DALAM KONSENTRAT CERI HIDROKSIDA MEMAKAI TBP
PENGARUH HNO3 DAN TINGKAT EKSTRAKSI PADA PENINGKATAN Ce DALAM KONSENTRAT CERIHIDROKSIDA MEMAKAI TBP. Telah dilakukan ekstraksi konsentrat Ce(OH)4 hasil olah pasir monasit. Ceri hid...
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Abstrak. Salah satu kendala dalam industri minyak nilam adalah pemalsuan seperti penambahan minyak terpentin. Pemalsuan kemurnian pada minyak nilam perlu dilakukan upaya untuk meng...

Back to Top