Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemberdayaan Perempuan melalui Kelompok Pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai Kabupaten Pesisir Selatan

View through CrossRef
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kelompok pengrajin Sulaman Bayangan yang menjadi pemberdayaan bagi kaum perempuan dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Perempuan harus bisa membuat sulaman agar mereka bisa mandiri dalam segi ekonomi dan tidak bergantung kepada suami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknis purposive sampling dengan informan penelitian sebanyak 15 orang informan. Jenis data yang terdiri dari data primer dan data sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik menguji keabsahan data menggunakan triangulasi dan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan terbagi menjadi 2 bagian yaitu pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh ketua kelompok pengrajin Sulaman Bayangan dan yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat dari Universitas Negeri Padang. Adapun faktor pendukung pada pelaksanaan pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai adalah alat praktek yang cukup mendukung dan lokasi Sulaman Bayangan dekat dengan tempat wisata puncak mandeh sehingga membuat sulaman ini mudah dikenal banyak wisatawan. sedangkan faktor penghambat pelaksanaan pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai yaitu seperti masalah pemodalan, masalah SDM/pengrajin Sulaman Bayangan dan masalah pemasaran. Dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan perempuan dapat dilakukan dengan memfasilitasi, sosialisasi, pelatihan, diskusi, pembinaan serta penyuluhan motivasi dan pelatihan menyulam pada pengrajin Sulaman Bayangan.
Title: Pemberdayaan Perempuan melalui Kelompok Pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai Kabupaten Pesisir Selatan
Description:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kelompok pengrajin Sulaman Bayangan yang menjadi pemberdayaan bagi kaum perempuan dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.
Perempuan harus bisa membuat sulaman agar mereka bisa mandiri dalam segi ekonomi dan tidak bergantung kepada suami.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai Kabupaten Pesisir Selatan.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif.
Pemilihan informan dilakukan dengan teknis purposive sampling dengan informan penelitian sebanyak 15 orang informan.
Jenis data yang terdiri dari data primer dan data sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi.
Teknik menguji keabsahan data menggunakan triangulasi dan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan terbagi menjadi 2 bagian yaitu pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh ketua kelompok pengrajin Sulaman Bayangan dan yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat dari Universitas Negeri Padang.
Adapun faktor pendukung pada pelaksanaan pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai adalah alat praktek yang cukup mendukung dan lokasi Sulaman Bayangan dekat dengan tempat wisata puncak mandeh sehingga membuat sulaman ini mudah dikenal banyak wisatawan.
sedangkan faktor penghambat pelaksanaan pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai yaitu seperti masalah pemodalan, masalah SDM/pengrajin Sulaman Bayangan dan masalah pemasaran.
Dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan perempuan dapat dilakukan dengan memfasilitasi, sosialisasi, pelatihan, diskusi, pembinaan serta penyuluhan motivasi dan pelatihan menyulam pada pengrajin Sulaman Bayangan.

Related Results

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Tingkat pendidikan, (2) Tingkat pendapatan, (3) Kondisi Kesehatan, dan (4) Kondisi Transportasi masyarakat pengrajin ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Description of Craftsmen's Creativities in Developing Sulaman Bayangan Crafts in Nagari Barung-Barung Balantai
Description of Craftsmen's Creativities in Developing Sulaman Bayangan Crafts in Nagari Barung-Barung Balantai
This study was motivated by the success of the Sulaman Bayangan crafts activities in Nagari Barung-Barung Balantai, this was allegedly because the craftsmen had a creative personal...
Tradisi Pesta Pembagian Zakat di Kenagarian Barung-Barung Balantai Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan 1970-2005
Tradisi Pesta Pembagian Zakat di Kenagarian Barung-Barung Balantai Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan 1970-2005
The implementation of the zakat distribution party is done at the house of the tithe. The person who receives zakat is the person who is invited by the tithe person. Zakat is divid...
Penerapan Sulaman Timbul pada Pelengkap Busana Anak
Penerapan Sulaman Timbul pada Pelengkap Busana Anak
Sulaman timbul berupa sulaman yang menimbulkan kesan bergelombang pada permukaan kain sesuai dengan lekuk gambar. Sulaman timbul dapat diterapkan pada berbagai produk dalam dunia f...
STRATEGI PENGEMBANGAN SULAM BAYANG
STRATEGI PENGEMBANGAN SULAM BAYANG
<p><em>This research was conducted using descriptive method to analyze and interpret the condition or condition of shadow embroidery industry barung barung balantai so ...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PESISIR PANTAI BLANAKAN KABUPATEN SUBANG
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PESISIR PANTAI BLANAKAN KABUPATEN SUBANG
Pemberdayaan adalah salah satu konsep didalam meningkatkan kualitas, baik kualitas sumberdaya manusia atau kualitas perekonomian. Masyarakat nelayan sebagai masyarakat yang memanfa...

Back to Top