Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS TEKNOLOGI DALAM INDUSTRI KECIL KERAJINAN GERABAH
View through CrossRef
Gerabah (earthenware) dikenal dengan sebutan keramik tradisional sebagai hasil kerajinan masyarakat di pedesaan, juga disebut keramik rakyat karena menggunakan dengan suhu bakar rendah dan teknik pembakaran sederhana. Walaupun saat ini kebutuhan akan produk gerabah tidak setinggi dulu, akan tetapi keberadaan kerajinan yang satu ini tetap dibutuhkan oleh sebagian masyarakat untuk pemenuhan fungsi-fungsi lainnya selain fungsi praktisnya. Hal ini yang membuat beberapa sentra industri kerajinan gerabah tetap bertahan dan produktif hingga sekarang. Perkembangan zaman menuntut segala sesuatu berlangsung secara efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan pasar akan kualitas, kuantitas serta variasi desain. Akan tetapi sebagian perajin seolah enggan bermain teknologi dalam proses produksinya. Berbagai alasan dikemukakan oleh perajin sebagai dalih ketiadaan peran teknologi dalam produksi. Tentu saja ada perbedaan yang terjadi antara produk yang tersentuh teknologi dan yang tidak tersentuh teknologi. Analisis pada penelitian ini menggunakan pendekatan teori The Function Complex. Penelitian ini khususnya ditekankan pada pengaruh penggunaan teknologi dalam industri kerajinan gerabah, teknologi apa yang diterapkan dan bagaimana dampaknya bagi peningkatan kualitas dan kuantitas dalam efektifitas dan efisiensi kerja perajin. Luaran yang diperoleh merupakan jurnal dan buku teks dalam pengembangan produk industri kecil bidang industri kreatif khususnya kluster kerajinan.
Title: ANALISIS TEKNOLOGI DALAM INDUSTRI KECIL KERAJINAN GERABAH
Description:
Gerabah (earthenware) dikenal dengan sebutan keramik tradisional sebagai hasil kerajinan masyarakat di pedesaan, juga disebut keramik rakyat karena menggunakan dengan suhu bakar rendah dan teknik pembakaran sederhana.
Walaupun saat ini kebutuhan akan produk gerabah tidak setinggi dulu, akan tetapi keberadaan kerajinan yang satu ini tetap dibutuhkan oleh sebagian masyarakat untuk pemenuhan fungsi-fungsi lainnya selain fungsi praktisnya.
Hal ini yang membuat beberapa sentra industri kerajinan gerabah tetap bertahan dan produktif hingga sekarang.
Perkembangan zaman menuntut segala sesuatu berlangsung secara efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan pasar akan kualitas, kuantitas serta variasi desain.
Akan tetapi sebagian perajin seolah enggan bermain teknologi dalam proses produksinya.
Berbagai alasan dikemukakan oleh perajin sebagai dalih ketiadaan peran teknologi dalam produksi.
Tentu saja ada perbedaan yang terjadi antara produk yang tersentuh teknologi dan yang tidak tersentuh teknologi.
Analisis pada penelitian ini menggunakan pendekatan teori The Function Complex.
Penelitian ini khususnya ditekankan pada pengaruh penggunaan teknologi dalam industri kerajinan gerabah, teknologi apa yang diterapkan dan bagaimana dampaknya bagi peningkatan kualitas dan kuantitas dalam efektifitas dan efisiensi kerja perajin.
Luaran yang diperoleh merupakan jurnal dan buku teks dalam pengembangan produk industri kecil bidang industri kreatif khususnya kluster kerajinan.
Related Results
JARINGAN SOSIAL PERAJIN GERABAH DALAM MEMPERTAHANKAN USAHA di GAMPONG ME MATANG PANYANG ACEH UTARA
JARINGAN SOSIAL PERAJIN GERABAH DALAM MEMPERTAHANKAN USAHA di GAMPONG ME MATANG PANYANG ACEH UTARA
This study examines the Social Network of Pottery Craftsmen in Maintaining Their Business (Study in Gampong Me Matang Panyang, Tanah Pasir District, North Aceh Regency). This study...
Revitalisasi Tempat Wisata Kerajinan Gerabah Dengan Pembuatan Film Dokumenter Sejarah Gerabah
Revitalisasi Tempat Wisata Kerajinan Gerabah Dengan Pembuatan Film Dokumenter Sejarah Gerabah
Kerajinan gerabah telah menjadi simbol masyarakat di Desa Ciledug Lor Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon. Gerabah merupakan kerajinan yang terbuat dari tanah liat kemudian dibakar...
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
Dewasa ini banyak bermunculan sektor perindustrian baik dalam lingkup industri kecil maupun industri rumah tangga, mulai dari industri pangan maupun industri kreatif. Industri keci...
GERABAH SITI KENCONO AJI DI DESA PANJANGREJO PUNDONG BANTUL
GERABAH SITI KENCONO AJI DI DESA PANJANGREJO PUNDONG BANTUL
Kelompok pengrajin gerabah Siti Kencono Aji adalah salah satu kelompok pengrajingerabah yang ada Desa Panjangrejo. Kelompok pengrajin ini didirikan sebagai wahana kegiatanbersama u...
Pemanfaatan lempung alluvial hutan mangrove sebagai material utama pembuatan gerabah penyimpan panas
Pemanfaatan lempung alluvial hutan mangrove sebagai material utama pembuatan gerabah penyimpan panas
Produk gerabah spesifik di produksi oleh pengrajin di Pulau Mare adalah “Vorno” atau “keta”. digunakan sebagai alat pengolahan pangan tradisional “sagu lempeng”. Dalam perkembangnn...
Pelatihan Aplikasi Canva untuk Pembuatan Konten Digital Marketing Bagi Pengrajin Gerabah di Desa Bumijaya Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Provinsi Banten
Pelatihan Aplikasi Canva untuk Pembuatan Konten Digital Marketing Bagi Pengrajin Gerabah di Desa Bumijaya Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Provinsi Banten
Perkembangan teknologi digital saat ini sangatlah pesar. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh dan tuntutan zaman yang semakin tinggi dan canggih untuk mempermudah urusan manusia. d...
Motif pada Seni Keramik Mambong
Motif pada Seni Keramik Mambong
Perbandingan antara gerabah kuno yang ada di museum Kelantan dengan gerabah kontemporer saat ini perlu dilakukan untuk membedakan atau membedakan perkembangan pola ragam hias pada ...
STRATEGI DALAM MEMAJUKAN INDUSTRI KREATIF DANPENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL(Studi Kasus Industri Kerajinan Seni Desa Tegallalang)
STRATEGI DALAM MEMAJUKAN INDUSTRI KREATIF DANPENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL(Studi Kasus Industri Kerajinan Seni Desa Tegallalang)
Penelitian ini bertujuan untuk menetukan strategi pemecahan permasalahan permodalan dan pemasaran khususnya industry kerajinan tangan di Kabupaten Gianyar. Penelitian ini merupakan...

