Javascript must be enabled to continue!
Stabilitas hasil dan adaptabilitas galur-galur harapan kacang Bogor di tiga lokasi
View through CrossRef
AbstrakKacang Bogor (Vigna subterranea (L.) Verdcourt) potensial dikembangkan sebagai komoditi pangan rendah lemak. Pengembangan dan peningkatan hasil komoditas ini dapat dilakukan melalui penyediaan varietas unggul. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui stabilitas dan adaptabilitas hasil enam galur harapan kacang Bogor, yaitu GSG 2.1.1, GSG 2.5, GSG 1.5, CCC 1.4.1, PWBG 5.3.1, dan BBL 6.1.1. Penelitian dilakukan di tiga lokasi yang memiliki karakteristik ketinggian tempat, kondisi lahan, dan musim tanam berbeda. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan yang dilanjutkan dengan analisis varians gabungan. Analisis regresi digunakan untuk menentukan stabilitas dan adaptabilitas hasil berdasarkan Eberhart-Russell dan Finlay-Wilkinson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi genotipe x lingkungan pada bobot hasil panen polong segar dan bobot hasil biji kering. Galur GSG 2.5 dan CCC 1.4.1 mempunyai hasil polong segar dengan rata-rata 15,50 t ha-1 dan 15,71 t ha-1 dan hasil biji kering dengan rata-rata 4,58 t ha-1 dan 4,57 t.ha-1 yang stabil dan beradaptasi luas. Galur GSG 1.5 dan BBL 6.1.1 merupakan galur yang mempunyai potensi hasil tinggi untuk polong segar dengan rata-rata 17,16 t ha-1 dan 18,90 t.ha-1 pada lingkungan yang produktif.Kata Kunci: interaksi G x E, kacang Bogor, pemuliaan tanaman, stabilitas hasil, uji adaptasi Abstract The bambara groundnut (Vigna subterranea (L.) Verdcourt) has the potential to become a low-fat food commodity. The development and improvement of this commodity yield can be accomplished through the introduction of superior varieties. The purpose of this study were to investigate the yield stability and adaptation of six potential Bambara groundnut lines, namely GSG 2.1.1, GSG 2.5, GSG 1.5, CCC 1.4.1, PWBG 5.3.1, and BBL 6.1.1. The study was carried out in three different locations with varying altitude, land type, and growing season. A randomized block design with three replications was implemented in the experiment, which was then followed by a combined analysis of variance. Regression analysis was used to determine the stability and adaptation of yield based on Eberhart-Russell and Finlay-Wilkinson. The results revealed that there was an interaction between genotypes and environments on yield of fresh pods weight and yield of dried seeds weight. Lines of GSG 2.5 and CCC 1.4.1 had fresh pod yields with an average of 15.50 t ha-1 and 15.71 t ha-1 and dry seed yields an average of 4.58 t ha-1 and 4.57 t ha-1 which is stable and wide adaptations. In an ideal environment, the GSG 1.5 and BBL 6.1.1 lines had high yield potential for fresh pods, with an average of 17.16 t ha-1 and 18.90 t ha-1.Keywords: adaptation test, Bambara groundnut, G x E interaction, plant breeding, yield stability
Title: Stabilitas hasil dan adaptabilitas galur-galur harapan kacang Bogor di tiga lokasi
Description:
AbstrakKacang Bogor (Vigna subterranea (L.
) Verdcourt) potensial dikembangkan sebagai komoditi pangan rendah lemak.
Pengembangan dan peningkatan hasil komoditas ini dapat dilakukan melalui penyediaan varietas unggul.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui stabilitas dan adaptabilitas hasil enam galur harapan kacang Bogor, yaitu GSG 2.
1.
1, GSG 2.
5, GSG 1.
5, CCC 1.
4.
1, PWBG 5.
3.
1, dan BBL 6.
1.
1.
Penelitian dilakukan di tiga lokasi yang memiliki karakteristik ketinggian tempat, kondisi lahan, dan musim tanam berbeda.
Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan yang dilanjutkan dengan analisis varians gabungan.
Analisis regresi digunakan untuk menentukan stabilitas dan adaptabilitas hasil berdasarkan Eberhart-Russell dan Finlay-Wilkinson.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi genotipe x lingkungan pada bobot hasil panen polong segar dan bobot hasil biji kering.
Galur GSG 2.
5 dan CCC 1.
4.
1 mempunyai hasil polong segar dengan rata-rata 15,50 t ha-1 dan 15,71 t ha-1 dan hasil biji kering dengan rata-rata 4,58 t ha-1 dan 4,57 t.
ha-1 yang stabil dan beradaptasi luas.
Galur GSG 1.
5 dan BBL 6.
1.
1 merupakan galur yang mempunyai potensi hasil tinggi untuk polong segar dengan rata-rata 17,16 t ha-1 dan 18,90 t.
ha-1 pada lingkungan yang produktif.
Kata Kunci: interaksi G x E, kacang Bogor, pemuliaan tanaman, stabilitas hasil, uji adaptasi Abstract The bambara groundnut (Vigna subterranea (L.
) Verdcourt) has the potential to become a low-fat food commodity.
The development and improvement of this commodity yield can be accomplished through the introduction of superior varieties.
The purpose of this study were to investigate the yield stability and adaptation of six potential Bambara groundnut lines, namely GSG 2.
1.
1, GSG 2.
5, GSG 1.
5, CCC 1.
4.
1, PWBG 5.
3.
1, and BBL 6.
1.
1.
The study was carried out in three different locations with varying altitude, land type, and growing season.
A randomized block design with three replications was implemented in the experiment, which was then followed by a combined analysis of variance.
Regression analysis was used to determine the stability and adaptation of yield based on Eberhart-Russell and Finlay-Wilkinson.
The results revealed that there was an interaction between genotypes and environments on yield of fresh pods weight and yield of dried seeds weight.
Lines of GSG 2.
5 and CCC 1.
4.
1 had fresh pod yields with an average of 15.
50 t ha-1 and 15.
71 t ha-1 and dry seed yields an average of 4.
58 t ha-1 and 4.
57 t ha-1 which is stable and wide adaptations.
In an ideal environment, the GSG 1.
5 and BBL 6.
1.
1 lines had high yield potential for fresh pods, with an average of 17.
16 t ha-1 and 18.
90 t ha-1.
Keywords: adaptation test, Bambara groundnut, G x E interaction, plant breeding, yield stability .
Related Results
Pengaruh Kepemimpinan dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai
Pengaruh Kepemimpinan dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai
Abstract. Job satisfaction must be created optimally by the company so that every employee can work optimally and help the company achieve its goals. Among the factors that can aff...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL KECAMBAH KACANG HIJAU (Vigna radiata (L.) Wilczek) DENGAN METODE BSLT
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL KECAMBAH KACANG HIJAU (Vigna radiata (L.) Wilczek) DENGAN METODE BSLT
Kecambah kacang hijau (Vigna radiata L.) berasal dari kacang hijau merupakan salah satu jenis kacang yang relatif banyak dikonsumsi masyarakat sebagai makanan fungsional. Kacang hi...
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Abstrak
Karang Taruna Haur Galur berperan aktif dalam kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Sukagalih. Mulai dari menggerakkan Pemuda Unit hingga pemberdayaan ...
INTERAKSI JENIS GALUR DAN MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG BAMBARA (Vigna subterranea (L). Verdcourt)
INTERAKSI JENIS GALUR DAN MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG BAMBARA (Vigna subterranea (L). Verdcourt)
Kacang bambara adalah salah satu tanaman jenis kacang-kacangan yangdikembangkan di Indonesia karena memiliki gizi yang kompetitif. Upaya meningkatkanhasil tanaman kacang bambara di...
Skrining Ketahanan Galur S1 Jagung terhadap Penyakit Bulai dan Pembentukan Galur S2 Tahan Penyakit Bulai
Skrining Ketahanan Galur S1 Jagung terhadap Penyakit Bulai dan Pembentukan Galur S2 Tahan Penyakit Bulai
<p>Biotic stress, especially downy mildew (Peronosclerospora philippinensis) incidence, is one of the most important constraints in the development of corn in the country, be...
Parameter Genetik dan Potensi Hasil Beberapa Galur Mutan Padi Sawah Beras Hitam
Parameter Genetik dan Potensi Hasil Beberapa Galur Mutan Padi Sawah Beras Hitam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hasil dan tingkat homogenitas dalam galur pada beberapa mutan padi sawah beras hitam. Metode yang digunakan adalah metode eksperim...
EVALUASI PERTUMBUHAN DAN HASIL ENAM GALUR KACANG BAMBARA (Vigna subterranea (L). VERDCOURT)
EVALUASI PERTUMBUHAN DAN HASIL ENAM GALUR KACANG BAMBARA (Vigna subterranea (L). VERDCOURT)
Kacang bambara adalah salah satu tanaman asal Afrika yang memiliki sumber protein tinggi, di Indonesia Keberadaan galur yang bermutu sangat dibutuhkan oleh para petani kacang bamba...

