Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kinerja Pemerintah Daerah Berdasarkan Perspektif Kinerja Keuangan (Studi Pada Kota Mojokerto)

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pemerintah daerah berdasarkan perspektif kinerja keuangan Kota Mojokerto dengan menggunakan Analisis Rasio Keuangan terhadap Laporan Realisasi Anggaran Kota Mojokerto tahun anggaran 2014-2016. Penelitian dilaksanakan pada Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Kota Mojokerto menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan perhitungan: 1) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah; 2) Rasio Derajat Desentralisasi; 3) Rasio Efektivitas dan Efisiensi Keuangan Daerah; 4) Rasio Keserasian Belanja Daerah; dan 5) Rasio Pengelolaan Belanja. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kota Mojokerto dapat disimpulkan bahwa Kemandirian Keuangan Daerah dapat dikategorikan sangat rendah dan termasuk pada pola hubungan instruktif. Pemerintah Daerah masih sangat bergantung pada bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi. Tingkat Derajat Desentralisasi masih tergolong kurang mampu. Efektivitas Keuangan Daerah tergolong sangat efektif namun tidak efisien. Pemerintah Daerah Kota Mojokerto dari perhitungan pertumbuhan menunjukan pertumbuhan positif. Keserasian Belanja Daerah menggambarkan ketidakseimbangan belanja daerah yang dibuktikan dengan aktivitas belanja Pemerintah Daerah Kota Mojokerto cenderung pada belanja operasi dibandingkan belanja modal. Pengelolaan Belanja Kota Mojokerto termasuk defisit.P
Title: Analisis Kinerja Pemerintah Daerah Berdasarkan Perspektif Kinerja Keuangan (Studi Pada Kota Mojokerto)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pemerintah daerah berdasarkan perspektif kinerja keuangan Kota Mojokerto dengan menggunakan Analisis Rasio Keuangan terhadap Laporan Realisasi Anggaran Kota Mojokerto tahun anggaran 2014-2016.
Penelitian dilaksanakan pada Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Kota Mojokerto menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan.
Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan perhitungan: 1) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah; 2) Rasio Derajat Desentralisasi; 3) Rasio Efektivitas dan Efisiensi Keuangan Daerah; 4) Rasio Keserasian Belanja Daerah; dan 5) Rasio Pengelolaan Belanja.
Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kota Mojokerto dapat disimpulkan bahwa Kemandirian Keuangan Daerah dapat dikategorikan sangat rendah dan termasuk pada pola hubungan instruktif.
Pemerintah Daerah masih sangat bergantung pada bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi.
Tingkat Derajat Desentralisasi masih tergolong kurang mampu.
Efektivitas Keuangan Daerah tergolong sangat efektif namun tidak efisien.
Pemerintah Daerah Kota Mojokerto dari perhitungan pertumbuhan menunjukan pertumbuhan positif.
Keserasian Belanja Daerah menggambarkan ketidakseimbangan belanja daerah yang dibuktikan dengan aktivitas belanja Pemerintah Daerah Kota Mojokerto cenderung pada belanja operasi dibandingkan belanja modal.
Pengelolaan Belanja Kota Mojokerto termasuk defisit.
P.

Related Results

Determinasi Kinerja Pemerintah Daerah Provinsi Aceh
Determinasi Kinerja Pemerintah Daerah Provinsi Aceh
Kapasitas pemerintah daerah terlihat dari capaian kinerja yang dilaksanakan dalam satu periode. Capaian kinerja yang dicapai sangat tergantung dari anggaran yang tercermin dari per...
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis  Pajak  Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19   Irlan Fery   Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN PEMERINTAH KOTA DI JAWA TIMUR
PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN PEMERINTAH KOTA DI JAWA TIMUR
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota di Jawa Timur tahun 2018 berdasarkan Rasio Keuangan serta menganalisis apakah ...
Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Dalam Mewujudkan Transparansi Dan Akuntabilitas Keuangan Daerah Pada Bpkpd Kabupaten Nias Utara
Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Dalam Mewujudkan Transparansi Dan Akuntabilitas Keuangan Daerah Pada Bpkpd Kabupaten Nias Utara
Good regional financial management plays an important role in realizing regional financial transparency and accountability. The purpose of this research is to determine the applica...
ANALISIS PAJAK DAERAH,RETRIBUSI DAERAH DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARABARAT
ANALISIS PAJAK DAERAH,RETRIBUSI DAERAH DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARABARAT
Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas pemungutan pajak daerah, retribusi daerah dan Pendapatan Asli Daerah, mengalisis derajat kemandirian Keuangan daerah. dan menganali...
ANALISIS RASIO KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NGANJUK PERIODE 2018-2023
ANALISIS RASIO KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NGANJUK PERIODE 2018-2023
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya defisit, yang menjadikan pengeluaran daerah melebihi pemasukan daerah. Pada masa otonomi ini, pemerintah daerah diberi tanggung jawa...
Analisis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat
Analisis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat
Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas pemungutan pajak daerah, retribusi daerah dan Pendapatan Asli Daerah, mengalisis derajat kemandirian Keuangan daerah. Dan menganali...

Back to Top