Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ujian tengah semester mata kuliah strategi pembelajaran Sejarah Romein Armando 1810111310014

View through CrossRef
Hasil analisis dokumen untuk pernyataan 1a.Model pembelajran yang sesuai agar siswa mampu berpikir historis adalah diskusi , guru dapat memberikan sebuah kasus atau topik yang dapat dibahas oleh siswa dan dibagi dalam beberapa kelompok agar siswa dapat saling membahas topik yang akan didiskusikan. Dengan metode pembelajaran ini maka siswa dapat berpikir secara histori mencari penyebab, waktu, sebab akibat dan mengapa peristiwa terjadi. Selain itu metode pembelajaran ini dapat dikembangkan agar pembelajaran dapat berpusat pada siswa sehingga siswa dapat lebih aktif dan berpikir kritis.b.Berpikir kritis menurut Gunawan (2003) berpikir kritis adalah kemampuan untuk berpikir pada level yang kompleks dan menggunakan proses analisis dan evaluasi. Sedangkan, berpikir historis adalah kemampuan kita dalam mengolah informasi melalui pengumpulan dan penafsiran fenomena yang terjadi dimasa lampau untuk memahami dari sumber sumber yang relevan. Hubungannya adalah, dengan memiliki kemampuan berpikir kritis kita mampu berpikir secara kompleks untuk menganalisa serta mengolah berbagai pemahaman tentang waktu, sebab-akibat, mengapa peristiwa itu terjadi, apa penyebabnya sehingga kita dapat mengembangkan wawasan serta pemahaman sejarah.c.kita sebagai guru harus menuntun siswa memiliki historical empathy adalah dapat kita ambil contoh yaitu gagasan tentang pelopor yang lebih menekankan tentang pentingnya mempertahankan identitas bangsa yang sekaligus telah menjadi karakter ekonomi bangsa Indonesia yaitu ekonomi kerakyatan. Hatta juga dikenal sebagai salah seorang “Founding Father” Republik Indonesia yang berusaha memasukkan rumusan perkoperasian didalam “konsitusi”. Didalam bukunya Hatta juga menjelaskan dalam masyarakat Indonesia terdapat kecenderungan kooperatif sosial, misalnya budaya gotong royong. Dengan gagasan tersebut maka dapat melatih siswa untuk memiliki historical empathy yang dapat dijadikan panutan agar peserta didik mampu menjadi siswa yang berkarakter, memiliki rasa bangga dan cinta akan tanah air.Hasil analisis dokumen untuk pernyataan 2a.Dua sumber daya yang dapat dsediakan oleh guru adalah:1.Media pembelajaran adalah sarana atau alat fisik yang berguna untuk menyampaikan pesan pembelajaran kepada peserta didik sehingga menimbulkan rangsangan untuk belajar, sehingga media yang dapat digunakan dalam pembelajaran sejarah adalah multimedia yaitu sesuai dengan tren yang ada dapat dimanfaatkan seperti pemutaran video dikelas pada masa penjajahan, video benda-benda peninggalan sejarah, atau pemanfaatan multimedia lain seperti internet seperti e-learning.2.Ketersediaan sumber belajar, sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat mendukung proses belajar sehingga dapat memberikan perubahan yang positif. Sumber belajar bisa melalui guru, dosen, buku, majalah, peristiwa, internet dan sebagainya. Bentuk yang dapat digunakan dengan era teknologi informasi adalah guru dapat membuat membuat tugas yang berkaitan dengan pelajaran sejarah untuk didiskusikan dengan menggunakan sumber yang akurat dari buku, internet, majalah, dan lain-lain.b.Menurut saya dalam era teknologi informasi dari segi kompetensi seorang guru, kemampuan yang harus dimiliki adalah kemampuan menentukan strategi belajar yang tepat, karena strategi pembelajaran meliputi menetapkan spesifikasi dan kualifikasi peserta didik sehingga guru mampu menentukan metode, prosedur dan teknik pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan siswa sekarang ini agar tercapai tujuan dari suatu rencana pembelajaran tanpa mengurangi minat siswa dalam belajar.
Center for Open Science
Title: Ujian tengah semester mata kuliah strategi pembelajaran Sejarah Romein Armando 1810111310014
Description:
Hasil analisis dokumen untuk pernyataan 1a.
Model pembelajran yang sesuai agar siswa mampu berpikir historis adalah diskusi , guru dapat memberikan sebuah kasus atau topik yang dapat dibahas oleh siswa dan dibagi dalam beberapa kelompok agar siswa dapat saling membahas topik yang akan didiskusikan.
Dengan metode pembelajaran ini maka siswa dapat berpikir secara histori mencari penyebab, waktu, sebab akibat dan mengapa peristiwa terjadi.
Selain itu metode pembelajaran ini dapat dikembangkan agar pembelajaran dapat berpusat pada siswa sehingga siswa dapat lebih aktif dan berpikir kritis.
b.
Berpikir kritis menurut Gunawan (2003) berpikir kritis adalah kemampuan untuk berpikir pada level yang kompleks dan menggunakan proses analisis dan evaluasi.
Sedangkan, berpikir historis adalah kemampuan kita dalam mengolah informasi melalui pengumpulan dan penafsiran fenomena yang terjadi dimasa lampau untuk memahami dari sumber sumber yang relevan.
Hubungannya adalah, dengan memiliki kemampuan berpikir kritis kita mampu berpikir secara kompleks untuk menganalisa serta mengolah berbagai pemahaman tentang waktu, sebab-akibat, mengapa peristiwa itu terjadi, apa penyebabnya sehingga kita dapat mengembangkan wawasan serta pemahaman sejarah.
c.
kita sebagai guru harus menuntun siswa memiliki historical empathy adalah dapat kita ambil contoh yaitu gagasan tentang pelopor yang lebih menekankan tentang pentingnya mempertahankan identitas bangsa yang sekaligus telah menjadi karakter ekonomi bangsa Indonesia yaitu ekonomi kerakyatan.
Hatta juga dikenal sebagai salah seorang “Founding Father” Republik Indonesia yang berusaha memasukkan rumusan perkoperasian didalam “konsitusi”.
Didalam bukunya Hatta juga menjelaskan dalam masyarakat Indonesia terdapat kecenderungan kooperatif sosial, misalnya budaya gotong royong.
Dengan gagasan tersebut maka dapat melatih siswa untuk memiliki historical empathy yang dapat dijadikan panutan agar peserta didik mampu menjadi siswa yang berkarakter, memiliki rasa bangga dan cinta akan tanah air.
Hasil analisis dokumen untuk pernyataan 2a.
Dua sumber daya yang dapat dsediakan oleh guru adalah:1.
Media pembelajaran adalah sarana atau alat fisik yang berguna untuk menyampaikan pesan pembelajaran kepada peserta didik sehingga menimbulkan rangsangan untuk belajar, sehingga media yang dapat digunakan dalam pembelajaran sejarah adalah multimedia yaitu sesuai dengan tren yang ada dapat dimanfaatkan seperti pemutaran video dikelas pada masa penjajahan, video benda-benda peninggalan sejarah, atau pemanfaatan multimedia lain seperti internet seperti e-learning.
2.
Ketersediaan sumber belajar, sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat mendukung proses belajar sehingga dapat memberikan perubahan yang positif.
Sumber belajar bisa melalui guru, dosen, buku, majalah, peristiwa, internet dan sebagainya.
Bentuk yang dapat digunakan dengan era teknologi informasi adalah guru dapat membuat membuat tugas yang berkaitan dengan pelajaran sejarah untuk didiskusikan dengan menggunakan sumber yang akurat dari buku, internet, majalah, dan lain-lain.
b.
Menurut saya dalam era teknologi informasi dari segi kompetensi seorang guru, kemampuan yang harus dimiliki adalah kemampuan menentukan strategi belajar yang tepat, karena strategi pembelajaran meliputi menetapkan spesifikasi dan kualifikasi peserta didik sehingga guru mampu menentukan metode, prosedur dan teknik pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan siswa sekarang ini agar tercapai tujuan dari suatu rencana pembelajaran tanpa mengurangi minat siswa dalam belajar.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Pada Mata Kuliah Sejarah Indonesia Dengan Menggunakan Pendekatan CTL
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Pada Mata Kuliah Sejarah Indonesia Dengan Menggunakan Pendekatan CTL
Salah satu mata kuliah pendidikan sejarah yang diberikan kepada mahasiswaProgram Studi Tadris IPS Sejarahadalah Mata Kuliah Sejarah Indonesia Zaman Hindu - Budha. Dimana mata kulia...
ANALISIS UJIAN ESSAY MENGGUNAKAN METODE COSINE SIMILARITY
ANALISIS UJIAN ESSAY MENGGUNAKAN METODE COSINE SIMILARITY
Setiap proses pembelajaran memerlukan suatu evaluasi berupa ujian. Berdasarkan jenis ujian dapat dilakukan dalam tiga bentuk, yaitu pilihan ganda, ujian isian singkat dan ujian esa...
Pembuatan Kartu Ujian Online Sebagai Pengabdian Perguruan Tinggi
Pembuatan Kartu Ujian Online Sebagai Pengabdian Perguruan Tinggi
Kartu ujian online pada Perguruan Tinggi Raharja merupakan suatu sistem informasi yang berada dalam komponen pada SIS+, dengan adanya Kartu ujian online ini dapat memudahkan semua ...
Kuliah Lapangan Sejarah sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Mahasiswa STKIP PGRI Lubuklinggau
Kuliah Lapangan Sejarah sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Mahasiswa STKIP PGRI Lubuklinggau
Pendidikan Sejarah adalah bagian dari pembelajaran menelaah masa lampau yang dikaji berdasarkan masa saat ini. Perguruan Tinggi memiliki program dalam pengembangan Pendidikan Sejar...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
Editorial
Editorial
Pada mulanya politik dianggap sebagai tulang punggung sejarah, demikian dinyatakan oleh Kuntowijoyo (2003: 174). Oleh karena itu pula, lanjutnya, teks-teks sejarah selalu berisi re...

Back to Top