Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERTUMBUHAN KULTUR KONSORTIUM DALAM MINYAK SELAMA BIODEGRADASI DI BAWAH KONDISI AEROB

View through CrossRef
This study reported the ability of the Consortium Culture (5% v/v) was grown in minimum salts medium (MSM) with the addition of 1% (v / v) crude oil, at different incubation times (0, 2, 4, 6 and 8 weeks). The Consortium Culture (CC) can live and use crude oil as the sole source of carbon and energy. The analysis result shows that the highest percentage of biodegradation is at the second week with the percentage of hydrocarbon residue of 42% and it has been used up in the eighth week. These results indicate that the consortium culture can be utilized as a biodegradation agent and this phenomenon can used to enhance the bioremediation ability of the petroleum hydrocarbon polluted environment.
Title: PERTUMBUHAN KULTUR KONSORTIUM DALAM MINYAK SELAMA BIODEGRADASI DI BAWAH KONDISI AEROB
Description:
This study reported the ability of the Consortium Culture (5% v/v) was grown in minimum salts medium (MSM) with the addition of 1% (v / v) crude oil, at different incubation times (0, 2, 4, 6 and 8 weeks).
The Consortium Culture (CC) can live and use crude oil as the sole source of carbon and energy.
The analysis result shows that the highest percentage of biodegradation is at the second week with the percentage of hydrocarbon residue of 42% and it has been used up in the eighth week.
These results indicate that the consortium culture can be utilized as a biodegradation agent and this phenomenon can used to enhance the bioremediation ability of the petroleum hydrocarbon polluted environment.

Related Results

Kontribusi Dispersan Kimiawi dan Biosurfaktan Terhadap Biodegradasi Minyak Bumi
Kontribusi Dispersan Kimiawi dan Biosurfaktan Terhadap Biodegradasi Minyak Bumi
Tumpahan minyak mentah di laut telah menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Penggunaan surfaktan sebagai salah satu solusi atas tumpahan minyak tersebut. Surfaktan bertindak ...
Potensi Degradasi Minyak Solar oleh Bakteri Hidrokarbonoklastik di Perairan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Potensi Degradasi Minyak Solar oleh Bakteri Hidrokarbonoklastik di Perairan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Tingginya kepadatan trafik di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dapat menimbulkan masalah baru yaitu peningkatan kapasitas pengisian minyak solar pada kapal sehingga mengakibatkan v...
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Minyak atsiri yang diperoleh dari penyulingan tanaman nilam disebut minyak nilam. Minyak nilam berperan penting sebagai bahan baku dalam industri pewangi dan kosmetika. Indonesia s...
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Pengembangan Model PCA untuk Uji Kualitatif terhadap Keaslian Minyak Nilam Aceh Menggunakan Teknologi Inframerah
Abstrak. Salah satu kendala dalam industri minyak nilam adalah pemalsuan seperti penambahan minyak terpentin. Pemalsuan kemurnian pada minyak nilam perlu dilakukan upaya untuk meng...
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
Minyak bekas pakai (jelantah) merupakan minyak tumbuhan yang sudah digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak bekas pakai mengakibatkan nilai ekonomis minyak tersebut turun diba...
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Minyak atsiri adalah minyak yang mudah menguap.  Bahan baku minyak atsiri dapat diperoleh dari berbagai bagian tumbuhan seperti batang, daun, bunga, buah, biji, kulit biji, serta a...

Back to Top