Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Abu Raihan al-Biruni's Thoughts about Hisab Rukyah

View through CrossRef
Abu Raihan al-Biruni merupakan saintis muslim yang populer pada masa dinasti Abbasyiah. Karya monumentalnya yang terkenal adalah Al-Qanun Al-Masudi. Artikel ini membahas tentang perhitungan berbagai posisi benda langit dan juga membahasa berbagai fenomena benda langit yang terkait dengan waktu ibadah umat Islam. Salah satu kontribusi terbesar al-Biruni dalam bidang hisab rukyah yakni menyelesaikan perhitungan Arah kiblat secara akurat berdasarkan pada aturan segitiga bola. Penemuan ini yang menyebabkan al-Biruni disebut sebagai penemu trigonometri bola. Dalam bidang hisab rukyah juga al-Biruni menjelaskan karakteristik dari gerhana dan kriteria untuk awal Bulan, termasuk juga ketinggian matahari ketika masuk waktu isya dan subuh. Kontribusi lain al-Biruni adalah berhasil menghitung pergerakan Matahari dan Bulan  seperti panjang tahun tropical, pergerakan matahari di Apoge, Anomali harian dan rata-rata Bulan, jarak Bulan-Bumi dan lainnya. Data yang diperoleh al-Biruni tidak jauh berbeda dengan data modern pada saat ini.
Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo
Title: Abu Raihan al-Biruni's Thoughts about Hisab Rukyah
Description:
Abu Raihan al-Biruni merupakan saintis muslim yang populer pada masa dinasti Abbasyiah.
Karya monumentalnya yang terkenal adalah Al-Qanun Al-Masudi.
Artikel ini membahas tentang perhitungan berbagai posisi benda langit dan juga membahasa berbagai fenomena benda langit yang terkait dengan waktu ibadah umat Islam.
Salah satu kontribusi terbesar al-Biruni dalam bidang hisab rukyah yakni menyelesaikan perhitungan Arah kiblat secara akurat berdasarkan pada aturan segitiga bola.
Penemuan ini yang menyebabkan al-Biruni disebut sebagai penemu trigonometri bola.
Dalam bidang hisab rukyah juga al-Biruni menjelaskan karakteristik dari gerhana dan kriteria untuk awal Bulan, termasuk juga ketinggian matahari ketika masuk waktu isya dan subuh.
Kontribusi lain al-Biruni adalah berhasil menghitung pergerakan Matahari dan Bulan  seperti panjang tahun tropical, pergerakan matahari di Apoge, Anomali harian dan rata-rata Bulan, jarak Bulan-Bumi dan lainnya.
Data yang diperoleh al-Biruni tidak jauh berbeda dengan data modern pada saat ini.

Related Results

Hisab Urfi Syekh Abbas Kutakarang: Kajian Etnoastronomi dalam Penentuan Awal Bulan Hijriah
Hisab Urfi Syekh Abbas Kutakarang: Kajian Etnoastronomi dalam Penentuan Awal Bulan Hijriah
Perkembangan keilmuan falak merupakan buah karya atas kembalinya para ulama ke Indonesia dari Makkah maupun Timur Tengah. Mulai saat itu lahir beberapa tokoh falak dengan karyanya ...
Historiografi Hisab Rukyah
Historiografi Hisab Rukyah
The development of Hisab-Rukyah is not widely disclosed academically because Falak Science does not currently have its place in society. The development of Hisab Rukyah, of course,...
PENYEMBUHAN PENYAKIT ROHANI DENGAN METODE TERAPI RUKYAH
PENYEMBUHAN PENYAKIT ROHANI DENGAN METODE TERAPI RUKYAH
Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana proses penyembuhan penyakit rohani pada masyarakat di kecamatan Hulu Palik dengan metode terapi rukyah. Metode penelitian yang diguna...
The Concept of Maslahah in the Dynamics of the Rukyah and Hisab Methods for Determining the Beginning of the Lunar Month
The Concept of Maslahah in the Dynamics of the Rukyah and Hisab Methods for Determining the Beginning of the Lunar Month
Determining the beginning of the lunar month is a significant issue in Islamic tradition, especially in establishing the timing of religious observances such as Ramadan and Eid al-...
Tinjauan Astronomi Terhadap Hisab Gerhana Bulan dalam Kitab Ittifāq Żāt al-Bain Karya Moh. Zubair Abdul Karim
Tinjauan Astronomi Terhadap Hisab Gerhana Bulan dalam Kitab Ittifāq Żāt al-Bain Karya Moh. Zubair Abdul Karim
Penentuan gerhana salah satu hisab yang memiliki algoritma yang rumit. Peranan astronomi membantu memahami hisab gerhana dalam kitab Ittifāq Żāt al-Bain menjadi lebih mudah. Istila...
Titik Kritis Penentuan Awal Puasa dan Hari Raya di Indonesia
Titik Kritis Penentuan Awal Puasa dan Hari Raya di Indonesia
Abstract: The Critical Points of Determining the Fasting Month and  Feast Day in Indonesia. There are four major madzhab in determination the fasting month and feast day in Indones...
Indian Knowledge System through the Eyes of Al-Biruni: A Historical Analysis
Indian Knowledge System through the Eyes of Al-Biruni: A Historical Analysis
The intellectual encounter between the Islamic world and India during the medieval period represents a significant chapter in the history of cross-cultural knowledge exchange. Amon...
Abu Raihan Al Biruni (Abu Raihan Mohammad Ibn Ahmad Al Biruni) (973 – 1048 A.D.)
Abu Raihan Al Biruni (Abu Raihan Mohammad Ibn Ahmad Al Biruni) (973 – 1048 A.D.)
Abu Raihan Mohammad Ibn Ahmad Al Biruni was one of the well-known figures associated with the court of King Mahmood Ghaznawi, a famous Muslim kings of the 11th century AD. Al Birun...

Back to Top