Javascript must be enabled to continue!
Titik Kritis Penentuan Awal Puasa dan Hari Raya di Indonesia
View through CrossRef
Abstract: The Critical Points of Determining the Fasting Month and Feast Day in Indonesia. There are four major madzhab in determination the fasting month and feast day in Indonesia, namely: madzhab of ru’yah al-hilâl, madzhab of hisâb wujûd al-hilâl, madzhab of imkân al-ru‘yah, and madzhab of global ru‘yah. The four madzhabs have different criteria in ascertaining the commencement of the fasting month and the celebration after fast (lebaran). When the position of the moon does not fulfill the criteria, then it is almost ascertainable by the differences that appear. However, if the position of the moon is under the horizon or passes a minimum limit, then the difference will not happen.Keywords: ru’yah al-hilâl, hisâb wujûd al-hilâl, imkân al-ru’yah, global ru’yah.Abstrak: Titik Kritis Penentuan Awal Puasa dan Hari Raya di Indonesia. Ada empat mazhab besar dalam penentuan puasa dan hari raya di Indonesia, yakni: mazhab rukyah hilal, mazhab hisab wujûd al-hilâl, mazhab imkân al-ru’yah, dan mazhab rukyah global. Keempat mazhab tersebut mempunyai kriteria yang berbeda-beda dalam memastikan saat mulai puasa dan berlebaran. Ketika keadaan hilal tidak memenuhi kriteria yang ada, maka hampir dapat dipastikan perbedaan akan muncul. Akan tetapi, bila keadaan hilal sudah di bawah ufuk atau melampaui batas minimal imkân al-ru’yah, maka perbedaan tidak akan terjadi.Kata Kunci: ru’yah al-hilâl, hisâb wujûd al-hilâl, imkân al-ru’yah, rukyah globalDOI: 10.15408/ajis.v12i1.981
LP2M Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
Title: Titik Kritis Penentuan Awal Puasa dan Hari Raya di Indonesia
Description:
Abstract: The Critical Points of Determining the Fasting Month and Feast Day in Indonesia.
There are four major madzhab in determination the fasting month and feast day in Indonesia, namely: madzhab of ru’yah al-hilâl, madzhab of hisâb wujûd al-hilâl, madzhab of imkân al-ru‘yah, and madzhab of global ru‘yah.
The four madzhabs have different criteria in ascertaining the commencement of the fasting month and the celebration after fast (lebaran).
When the position of the moon does not fulfill the criteria, then it is almost ascertainable by the differences that appear.
However, if the position of the moon is under the horizon or passes a minimum limit, then the difference will not happen.
Keywords: ru’yah al-hilâl, hisâb wujûd al-hilâl, imkân al-ru’yah, global ru’yah.
Abstrak: Titik Kritis Penentuan Awal Puasa dan Hari Raya di Indonesia.
Ada empat mazhab besar dalam penentuan puasa dan hari raya di Indonesia, yakni: mazhab rukyah hilal, mazhab hisab wujûd al-hilâl, mazhab imkân al-ru’yah, dan mazhab rukyah global.
Keempat mazhab tersebut mempunyai kriteria yang berbeda-beda dalam memastikan saat mulai puasa dan berlebaran.
Ketika keadaan hilal tidak memenuhi kriteria yang ada, maka hampir dapat dipastikan perbedaan akan muncul.
Akan tetapi, bila keadaan hilal sudah di bawah ufuk atau melampaui batas minimal imkân al-ru’yah, maka perbedaan tidak akan terjadi.
Kata Kunci: ru’yah al-hilâl, hisâb wujûd al-hilâl, imkân al-ru’yah, rukyah globalDOI: 10.
15408/ajis.
v12i1.
981.
Related Results
Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Mental
Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Mental
Artikel ini mengulas tentang dampak dari puasa terhadap kesehatan mental, di era modern banyak orang yang salah memahami puasa banyak orang yang mengira, bahkan menuding, bahwa pua...
Pelatihan Problematika Puasa bagi Warga Madrasah Minu 13 Gandariyah melalui Kajian Fiqih Puasa
Pelatihan Problematika Puasa bagi Warga Madrasah Minu 13 Gandariyah melalui Kajian Fiqih Puasa
Pelatihan problematika puasa bagi warga Madrasah MINU 13 Gandariyah melalui kajian fiqih puasa bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang hukum dan adab puasa. Pelatiha...
PUASA YANG MENAJUBKAN (STUDI FENOMENOLOGIS PENGALAMAN INDIVIDU YANG MENJALANKAN PUASA DAUD)
PUASA YANG MENAJUBKAN (STUDI FENOMENOLOGIS PENGALAMAN INDIVIDU YANG MENJALANKAN PUASA DAUD)
Sebagian umat manusia di dunia menjalankan ibadah puasa. Berbagai agama turut memerintahkan umatnya untuk menjalankan puasa sesuai dengan tata cara dan pelaksanaannya masing-masing...
Pengaruh Puasa Intermiten Kering terhadap Kadar Asam Urat Mencit (Mus musculus L.)
Pengaruh Puasa Intermiten Kering terhadap Kadar Asam Urat Mencit (Mus musculus L.)
Abstract. Lifestyle changes in the modern era such as changes in diet that more often consume high-fat foods cause various diseases, one of which is hyperuricemia which is caused b...
ANALISIS DINAMIK MODEL KO-INFEKSI PENYAKIT CAMPAK DAN COVID-19 DENGAN MEMPERHATIKAN PEMBERIAN VAKSIN
ANALISIS DINAMIK MODEL KO-INFEKSI PENYAKIT CAMPAK DAN COVID-19 DENGAN MEMPERHATIKAN PEMBERIAN VAKSIN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamik model ko-infeksi antara penyakit Campak dan Covid-19. Kedua penyakit memiliki beberapa kesamaan antara lain sumber penyakit yang...
Puasa Senin Dan Kamis: Sebuah Telaah Ma’anil Hadith
Puasa Senin Dan Kamis: Sebuah Telaah Ma’anil Hadith
Di abad dua puluh ini masih banyak manusia yang melakukan puasa dengan berbagai motif dan dorongan. Puasa dalam arti “menahan” dengan niat ibadah, menahan nafsu dari hal-hal yang d...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Puasa Air Intermiten terhadap Kadar Kolesterol Mencit yang Diberi Pakan Tinggi Lemak
Pengaruh Puasa Air Intermiten terhadap Kadar Kolesterol Mencit yang Diberi Pakan Tinggi Lemak
Abstract. Hypercholesterolemia is a risk factor for coronary heart disease. One alternative for lowering cholesterol levels that is easy to do and does not require large costs is i...

