Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Modifikasi Perencanaan Jembatan Mahakam 4 Di Kota Samarinda Menggunakan Model Cable Stayed

View through CrossRef
Jembatan Kembar Mahakam IV adalah jembatan tipe Arch atau pelengkung baja yang berada tepat bersebelahan dengan Jembatan Mahakam I.  Jembatan Kembar Mahakam IV dibangun untuk mengurai kemacetan yang terjadi setiap harinya di Jembatan Mahakam I. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan bentuk struktur jembatan Mahakam IV dengan model konstruksi cable-stayed, menghitung pembebanan pada jembatan cable-stayed, dan merencanakan perhitungan struktur atas jembatan yang meliputi Pylon dan Cable. Metode penelitian dimulai dengan tahapan perencanaan, teori dan standar rujukan yang digunakan berdasarkan SNI 1725:2016 Pembebanan untuk jembatan dan SNI 2833:2016 tentang perencanaan jembatan terhadap beban gempa. Setelah itu pemodelan struktur jembatan, penginputan data beban dan material serta analisis pembebanan dihitung menggunakan program SAP2000 V.20. Hasil penelitian ini adalah dari perencanaan struktur atas jembatan di dapat gaya pada rasio tegangan kabel maksimun sebesar 13054.185 kN yang terjadi di segmen 5, kombinasi Kuat 1 dengan tegangan izin ≤ 0,45 fpu dinyatakan memenuhi persyaratan penarikan kabel, perencanaan pilon yang menggunakan rumus Troitsky didapat tinggi pilon yaitu 70 meter dan gaya lendutan terbesar pada puncak pilon full segmen sebesar 0.085957 m < 0.088 pada Kombinasi Kuat 1 di sumbu X dengan lendutan izin H/800 dinyatakan memenuhi persyaratan.
Center for Research and Community Service at the State Polytechnic of Samarinda
Title: Modifikasi Perencanaan Jembatan Mahakam 4 Di Kota Samarinda Menggunakan Model Cable Stayed
Description:
Jembatan Kembar Mahakam IV adalah jembatan tipe Arch atau pelengkung baja yang berada tepat bersebelahan dengan Jembatan Mahakam I.
  Jembatan Kembar Mahakam IV dibangun untuk mengurai kemacetan yang terjadi setiap harinya di Jembatan Mahakam I.
Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan bentuk struktur jembatan Mahakam IV dengan model konstruksi cable-stayed, menghitung pembebanan pada jembatan cable-stayed, dan merencanakan perhitungan struktur atas jembatan yang meliputi Pylon dan Cable.
Metode penelitian dimulai dengan tahapan perencanaan, teori dan standar rujukan yang digunakan berdasarkan SNI 1725:2016 Pembebanan untuk jembatan dan SNI 2833:2016 tentang perencanaan jembatan terhadap beban gempa.
Setelah itu pemodelan struktur jembatan, penginputan data beban dan material serta analisis pembebanan dihitung menggunakan program SAP2000 V.
20.
Hasil penelitian ini adalah dari perencanaan struktur atas jembatan di dapat gaya pada rasio tegangan kabel maksimun sebesar 13054.
185 kN yang terjadi di segmen 5, kombinasi Kuat 1 dengan tegangan izin ≤ 0,45 fpu dinyatakan memenuhi persyaratan penarikan kabel, perencanaan pilon yang menggunakan rumus Troitsky didapat tinggi pilon yaitu 70 meter dan gaya lendutan terbesar pada puncak pilon full segmen sebesar 0.
085957 m < 0.
088 pada Kombinasi Kuat 1 di sumbu X dengan lendutan izin H/800 dinyatakan memenuhi persyaratan.

Related Results

NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
ANALISIS DEFLEKSI JEMBATAN CABLE STAYED MENGGUNAKAN SOFTWARE ALLPLAN BRIDGE (ALUE BULOH BRIDGE)
ANALISIS DEFLEKSI JEMBATAN CABLE STAYED MENGGUNAKAN SOFTWARE ALLPLAN BRIDGE (ALUE BULOH BRIDGE)
Jembatan Alue Buloh merupakan jenis jembatan rangka baja jenis warren truss dengan panjang 180 meter yang menghubungkan Desa Latong dan Desa Alue Buloh. Dalam perencanaan ulang ini...
Life-Cycle Cost Analysis of Long-Span CFRP Cable-Stayed Bridges
Life-Cycle Cost Analysis of Long-Span CFRP Cable-Stayed Bridges
With the advantages of high strength, light weight, high corrosion and fatigue resistance, and low relaxation, carbon-fiber-reinforced polymer (CFRP) is an excellent cable material...
ANALISIS SEDIMEN DAN PERUBAHAN KONDISI LINGKUNGAN:DAERAH KASUS DELTA MAHAKAM KALIMANTAN TIMUR
ANALISIS SEDIMEN DAN PERUBAHAN KONDISI LINGKUNGAN:DAERAH KASUS DELTA MAHAKAM KALIMANTAN TIMUR
Delta Mahakam mempunyai sumberdaya minyak dan gas bumi serta sumberdaya laut lainnya. Hutan mangrove di kawasan Delta Mahakam merupakan salah satu parameter kelestarian lingkungan....
At Sea Test: Hawaii Deepwater Cable Program
At Sea Test: Hawaii Deepwater Cable Program
ABSTRACT In order to investigate and demonstrate the technical feasibility of laying a Submarine power cable in the open ocean, in depths exceeding 6000 feet, ove...
Studi Alternatif Perencanaan Struktur Jembatan: Studi Kasus Jembatan Biru Ruas Jalan Bandongan Salamkanci
Studi Alternatif Perencanaan Struktur Jembatan: Studi Kasus Jembatan Biru Ruas Jalan Bandongan Salamkanci
Jembatan Biru menghubungkan Ruas Jalan Bandongan – Salamkanci. Lokasi Jembatan Biru berada pada tikungan tajam sehingga membahayakan pengguna jalan. Apabila terdapat kendaraan berm...
SEISMIC VULNERABILITY ANALYSIS OF CABLE-STAYED BRIDGE DURING ROTATION CONSTRUCTION
SEISMIC VULNERABILITY ANALYSIS OF CABLE-STAYED BRIDGE DURING ROTATION CONSTRUCTION
          Due to the swivel construction, the structural redundancy of cable-stayed bridge is reduced, and its seismic vulnerability is significantly higher than that of non-swirli...

Back to Top