Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

VARIASI PILIHAN BAHASA PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PROBOLINGGO: KAJIAN ETNOGRAFIS

View through CrossRef
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang (1) bentuk pilihan variasi kode pada domain yang berbeda dari masyarakat Probolinggo; (2) ranah sosial dari penggunaan dialek Jawa Madura; (3) bentuk alih kode dan campur kode yang terjadi sebagai bentuk pilihan kode di masyarakat Probolinggo; (4) faktor penentu dalam pilihan variasi kode; dan (5) pola jaringan sosial yang terjadi di aktivitas komunikasi antara masyarakat Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis etnografis. Fokus penelitian ini adalah mengamati latar tempat masyarakat melakukan berbagai kegiatan, baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Data penelitian yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa informasi dalam bentuk tuturan. Kegiatan penelitian ini terbatas hanya mencakup tiga kecamatan di Kabupaten Probolinggo, yaitu Kraksaan, Paiton dan Tongas.Hasilnya adalah (1) variasi bentuk pilihan bahasa pada masyarakat dwibahasawan Jawa dialek Madura-Indonesia di Kabupaten Probolinggo mencakup: (a) pilihan variasi kode, (b) pilihan kode tingkat tutur yang berupa bebasan dan pasaran, (c) pilihan bahasa yang berbentuk ragam formal dan nonformal; (2) penggunaan bahasa pada masyarakat dwibahasawan di Kabupaten Probolinggo terjadi dalam berbagai ranah sosial (kekeluargaan, pekerjaan, pendidikan, keagamaan, dan ketetanggaan); (3) pilihan bahasa pada masyarakat Kabupaten Probolinggo ditandai dengan adanya peristiwa alih kode dan campur kode; (4) faktor yang mempengaruhi pemilihan bahasa penutur meliputi kepribadian, jenis kelamin, usia, dan kemampuan berbahasa. Dalam memilih kode bahasa, penutur tidak mungkin mengabaikan kondisi mitra tutur; (5) pola jaringan sosial yang terbentuk ditandai dengan tiga simpul, yaitu: (a) perbedaan status sosial, (b) kehadiran penutur ketiga, dan (c) penciptaan jarak sosial.
Universitas Airlangga
Title: VARIASI PILIHAN BAHASA PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PROBOLINGGO: KAJIAN ETNOGRAFIS
Description:
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang (1) bentuk pilihan variasi kode pada domain yang berbeda dari masyarakat Probolinggo; (2) ranah sosial dari penggunaan dialek Jawa Madura; (3) bentuk alih kode dan campur kode yang terjadi sebagai bentuk pilihan kode di masyarakat Probolinggo; (4) faktor penentu dalam pilihan variasi kode; dan (5) pola jaringan sosial yang terjadi di aktivitas komunikasi antara masyarakat Probolinggo.
 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis etnografis.
Fokus penelitian ini adalah mengamati latar tempat masyarakat melakukan berbagai kegiatan, baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja maupun di lingkungan tempat tinggalnya.
Data penelitian yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa informasi dalam bentuk tuturan.
Kegiatan penelitian ini terbatas hanya mencakup tiga kecamatan di Kabupaten Probolinggo, yaitu Kraksaan, Paiton dan Tongas.
Hasilnya adalah (1) variasi bentuk pilihan bahasa pada masyarakat dwibahasawan Jawa dialek Madura-Indonesia di Kabupaten Probolinggo mencakup: (a) pilihan variasi kode, (b) pilihan kode tingkat tutur yang berupa bebasan dan pasaran, (c) pilihan bahasa yang berbentuk ragam formal dan nonformal; (2) penggunaan bahasa pada masyarakat dwibahasawan di Kabupaten Probolinggo terjadi dalam berbagai ranah sosial (kekeluargaan, pekerjaan, pendidikan, keagamaan, dan ketetanggaan); (3) pilihan bahasa pada masyarakat Kabupaten Probolinggo ditandai dengan adanya peristiwa alih kode dan campur kode; (4) faktor yang mempengaruhi pemilihan bahasa penutur meliputi kepribadian, jenis kelamin, usia, dan kemampuan berbahasa.
Dalam memilih kode bahasa, penutur tidak mungkin mengabaikan kondisi mitra tutur; (5) pola jaringan sosial yang terbentuk ditandai dengan tiga simpul, yaitu: (a) perbedaan status sosial, (b) kehadiran penutur ketiga, dan (c) penciptaan jarak sosial.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
History of Gemeente Probolinggo 1918-1942
History of Gemeente Probolinggo 1918-1942
This thesis discusses the history of gemeente Probolinggo in 1918-1942. The problems in this thesis are (1) the reasons why the Dutch East Indies government made Probolinggo a geme...
FILOSOFI RAGAM CORAK BATIK PANDALUNGAN SEBAGAI IDENTITAS KULTURAL KOTA PROBOLINGGO
FILOSOFI RAGAM CORAK BATIK PANDALUNGAN SEBAGAI IDENTITAS KULTURAL KOTA PROBOLINGGO
Batik menjadi warisan kebudayaan Indonesia. Kerajinan khas Indonesia dengan teknik seni menggambar. Ribuan corak atau motif menggambarkan atau sebagai identitas bangsa. Corak-corak...
Pilihan Bahasa dalam Interaksi Pembelajaran SMP di Tegal: Kajian Sosiolinguistik
Pilihan Bahasa dalam Interaksi Pembelajaran SMP di Tegal: Kajian Sosiolinguistik
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran di SMP Kabupaten Tegal. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian ...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
Abstrak, Indonesia sebagai sebuah bangsa memiliki keragaman budaya dan bahasa yang sangat tinggi. Tingkat kemajemukan yang sangat tinggi ini tercermin dalamjumlahbahasa daerah yang...
VARIASI BAHASA PADA PELAYANAN CUSTOMER SERVICE DI BANDAR UDARA GUSTI SJAMSIR ALAM KOTABARU
VARIASI BAHASA PADA PELAYANAN CUSTOMER SERVICE DI BANDAR UDARA GUSTI SJAMSIR ALAM KOTABARU
Variasi bahasa digunakan oleh manusia untuk bekerja sama dan berinteraksi. Penutur dan mitra tutur menjalin komunikasi dan menghasilkan variasi bahasa. Tujuan penelitian ini dilaku...
Relasi Quintuple Helix Dalam Memperkuat Branding Kota Probolinggo Dengan Julukan “Impressive”
Relasi Quintuple Helix Dalam Memperkuat Branding Kota Probolinggo Dengan Julukan “Impressive”
Pemerintah memberikan rekomendasi dan arahan kepada setiap kota atau daerah untuk membentuk citra kota atau daerah tersebut. Pemerintah kota atau daerah melakukan berbagai upaya un...

Back to Top