Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

POLA KOMUNIKASI MASYARAKAT KAMPUNG MUA’ALLAF DARUSSALAM DALAM MENJAGA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN PINRANG

View through CrossRef
Masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk dalam sebuah wilayah dinilai perlu untuk menghadirkan sebuah sikap, sekaligus tindakan untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan. Karena masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk itu berada pada ambang terjadinya sebuah konflik, daripada melahirkan sebuah perdamaian antar sesama. Masyarakat Kampung Mualaf di Desa Lembang Mesakada Kabupaten Pinrang merupakan salah satu model masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk. Lebih dari itu, beberapa masyarakat di sana juga ada yang melakukan praktik pindah agama (konversi agama). Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pola komunikasi hubungan dialektik masyarakat Kampung Mualaf Desa Lembang Mesakada dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Sedangkan metode pengumpulan data menggunakan tiga Teknik, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dari Rossman dan Rallis yang melibatkan beberapa proses, yaitu pengumpulan data, interpretasi data, dan pelaporan data. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat Kampung Mualaf di Desa Lembang Mesakada Kabupaten Pinrang dalam menjaga kerukunan ditandai dengan tiga hal, yakni sosialisasi lintas agama, kesadaran inklusif, dan silaturahim antarumat beragama. Dari ketiga hal itu, adanya korelasi atau kesesuaian dengan teori komunikasi hubungan dialektik dan konsep kerukunan antarumat beragama.
Title: POLA KOMUNIKASI MASYARAKAT KAMPUNG MUA’ALLAF DARUSSALAM DALAM MENJAGA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN PINRANG
Description:
Masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk dalam sebuah wilayah dinilai perlu untuk menghadirkan sebuah sikap, sekaligus tindakan untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan.
Karena masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk itu berada pada ambang terjadinya sebuah konflik, daripada melahirkan sebuah perdamaian antar sesama.
Masyarakat Kampung Mualaf di Desa Lembang Mesakada Kabupaten Pinrang merupakan salah satu model masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk.
Lebih dari itu, beberapa masyarakat di sana juga ada yang melakukan praktik pindah agama (konversi agama).
Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pola komunikasi hubungan dialektik masyarakat Kampung Mualaf Desa Lembang Mesakada dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif.
Sedangkan metode pengumpulan data menggunakan tiga Teknik, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data dalam penelitian ini dari Rossman dan Rallis yang melibatkan beberapa proses, yaitu pengumpulan data, interpretasi data, dan pelaporan data.
Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat Kampung Mualaf di Desa Lembang Mesakada Kabupaten Pinrang dalam menjaga kerukunan ditandai dengan tiga hal, yakni sosialisasi lintas agama, kesadaran inklusif, dan silaturahim antarumat beragama.
Dari ketiga hal itu, adanya korelasi atau kesesuaian dengan teori komunikasi hubungan dialektik dan konsep kerukunan antarumat beragama.

Related Results

POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
POLA PEMBINAAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF AGAMA BUDDHISME
POLA PEMBINAAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF AGAMA BUDDHISME
AbstrackKehidupan beragama di Indonesia saat ini mengalami banyak pertikaian dan serselisihan sehingga tidak adanya ketenangan, kedamaian, dan keruknan antar umat beragama. Untuk i...
PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
PERANAN MEDITASI EMPAT APPAMANNA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
Pada hakekatnya setiap manusia mempunyai sifat fanatik namun pada setiap individu satu dengan yang lain tidak sama dalam tingkat fanatiknya. Begitu juga sebagai umat Buddha yang me...
Specific and Nonspecific Multiple Unit Activities During the Onset of Pentylentetrazol Seizures. I. Intact Animals
Specific and Nonspecific Multiple Unit Activities During the Onset of Pentylentetrazol Seizures. I. Intact Animals
SUMMARYA quantitative evaluation of specific and nonspecific multiple unit activity (MUA) before and during pentylenetetrazol‐induced EEG tonic‐clonic discharges (OTCD) was made at...
Kerukunan Beragama : Memperkuat Kekeluargaan Melalui Keseimbangan Spiritual Dalam Masyarakat Majemuk
Kerukunan Beragama : Memperkuat Kekeluargaan Melalui Keseimbangan Spiritual Dalam Masyarakat Majemuk
Judul ini membahas pentingnya kerukunan beragama dalam masyarakat majemuk, salah satu contoh Desa Balun di Indonesia. Penelitian ini memperlihatkan bagaimana kerukunan antaragama m...
NGHIÊN CỨU ĐÁNH GIÁ XU THẾ BIẾN ĐỔI MƯA LỚN TẠI THÀNH PHỐ HỒ CHÍ MINH
NGHIÊN CỨU ĐÁNH GIÁ XU THẾ BIẾN ĐỔI MƯA LỚN TẠI THÀNH PHỐ HỒ CHÍ MINH
Trong bài báo này trình bày một số kết quả đánh giá xu thế mưa lớn tại Thành phố Hồ Chí Minh (TP HCM) bằng phương pháp phân tích hồi quy tuyến tính và xu thế Sen. Trong đó, kiểm đị...

Back to Top