Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS SISTEM BAGI HASIL USAHA BAGAN PERAHU DI DESA KATIALADA KABUPATEN GORONTALO UTARA
View through CrossRef
This study aims to analyze the financial aspects and partnership system in the lift net fishing business (bagan perahu) in Katialada Village, North Gorontalo Regency. The main focus of this research includes calculating the average investment cost, business revenue and profit, analyzing the applied profit-sharing system, and evaluating the payback period of the investment. The research was conducted from February to June 2025 using a survey method. Data collection was carried out through structured questionnaires supplemented with direct interviews with fishermen and lift net owners as respondents. The collected data were analyzed using income and profit analysis as well as the payback period calculation method. The results showed that the average investment cost was Rp329,367,391, with an average business revenue of Rp38,956,521.74 per fishing period, and a net profit for the business owner of Rp19,478,260.87. The profit-sharing system implemented in the lift net business in Katialada Village is 50:50 between the capital owner and the fishermen. Based on the calculations, this business falls into the category of medium-term investment return, indicating that investing in lift net fishing is quite feasible for medium-term profitability.
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek finansial dan sistem kemitraan dalam usaha perikanan bagan perahu di Desa Katialada, Kabupaten Gorontalo Utara. Fokus utama penelitian meliputi perhitungan nilai rata-rata biaya investasi, penerimaan dan keuntungan usaha, analisis sistem bagi hasil yang diterapkan, serta evaluasi waktu pengembalian modal (payback period). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2025 dengan menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun secara terstruktur dan dilengkapi dengan wawancara langsung kepada nelayan dan pemilik usaha bagan perahu sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan analisis pendapatan dan keuntungan usaha serta metode perhitungan payback period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya investasi sebesar Rp329.367.391, dengan rata-rata penerimaan usaha sebesar Rp38.956.521,74 per periode tangkapan, dan keuntungan bersih yang diperoleh pemilik usaha sebesar Rp19.478.260,87. Sistem bagi hasil yang diterapkan pada usaha bagan perahu di Desa Katialada adalah 50:50 antara pemilik modal dan nelayan. Berdasarkan perhitungan, usaha ini termasuk dalam kategori usaha dengan tingkat pengembalian modal sedang, yang menunjukkan bahwa investasi pada usaha bagan perahu cukup layak dilakukan dalam jangka menengah.
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia
Title: ANALISIS SISTEM BAGI HASIL USAHA BAGAN PERAHU DI DESA KATIALADA KABUPATEN GORONTALO UTARA
Description:
This study aims to analyze the financial aspects and partnership system in the lift net fishing business (bagan perahu) in Katialada Village, North Gorontalo Regency.
The main focus of this research includes calculating the average investment cost, business revenue and profit, analyzing the applied profit-sharing system, and evaluating the payback period of the investment.
The research was conducted from February to June 2025 using a survey method.
Data collection was carried out through structured questionnaires supplemented with direct interviews with fishermen and lift net owners as respondents.
The collected data were analyzed using income and profit analysis as well as the payback period calculation method.
The results showed that the average investment cost was Rp329,367,391, with an average business revenue of Rp38,956,521.
74 per fishing period, and a net profit for the business owner of Rp19,478,260.
87.
The profit-sharing system implemented in the lift net business in Katialada Village is 50:50 between the capital owner and the fishermen.
Based on the calculations, this business falls into the category of medium-term investment return, indicating that investing in lift net fishing is quite feasible for medium-term profitability.
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek finansial dan sistem kemitraan dalam usaha perikanan bagan perahu di Desa Katialada, Kabupaten Gorontalo Utara.
Fokus utama penelitian meliputi perhitungan nilai rata-rata biaya investasi, penerimaan dan keuntungan usaha, analisis sistem bagi hasil yang diterapkan, serta evaluasi waktu pengembalian modal (payback period).
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2025 dengan menggunakan metode survei.
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun secara terstruktur dan dilengkapi dengan wawancara langsung kepada nelayan dan pemilik usaha bagan perahu sebagai responden.
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan analisis pendapatan dan keuntungan usaha serta metode perhitungan payback period.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya investasi sebesar Rp329.
367.
391, dengan rata-rata penerimaan usaha sebesar Rp38.
956.
521,74 per periode tangkapan, dan keuntungan bersih yang diperoleh pemilik usaha sebesar Rp19.
478.
260,87.
Sistem bagi hasil yang diterapkan pada usaha bagan perahu di Desa Katialada adalah 50:50 antara pemilik modal dan nelayan.
Berdasarkan perhitungan, usaha ini termasuk dalam kategori usaha dengan tingkat pengembalian modal sedang, yang menunjukkan bahwa investasi pada usaha bagan perahu cukup layak dilakukan dalam jangka menengah.
Related Results
Analisis Teknis dan Finansial Usaha Perikanan Bagan Perahu KM. Wafik 02 di Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan Sumatera Barat (Studi Kasus pada Kapal Bagan Perahu KM. Wafik 02)
Analisis Teknis dan Finansial Usaha Perikanan Bagan Perahu KM. Wafik 02 di Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan Sumatera Barat (Studi Kasus pada Kapal Bagan Perahu KM. Wafik 02)
Penelitian ini dilakukan pada Bulan Maret sampai April 2021 di Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek tekni...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI GULA AREN DI KECAMATAN TELAGA BIRU, KABUPATEN GORONTALO
KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI GULA AREN DI KECAMATAN TELAGA BIRU, KABUPATEN GORONTALO
Desa Dulamayo Utara dan Desa Tonala merupakan dua desa yang ada di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Desa Dulamayo Utara dan Desa Tonala memiliki potensi sumber daya ala...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
KEADAAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN BAGAN TANCAP DI PANTAI TIMUR PERAIRAN PANGANDARAN, JAWA BARAT
KEADAAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN BAGAN TANCAP DI PANTAI TIMUR PERAIRAN PANGANDARAN, JAWA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan social ekonomi keluarga nelayan bagan di Pantai Timur Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Se...
Perhitungan Daya Roller Pada Alat Tangkap Bagan Tancap
Perhitungan Daya Roller Pada Alat Tangkap Bagan Tancap
Bagan Tancap Pangandaran merupakan alat tangkap ikan tradisional yang digunakan nelayan untuk menangkap jenis ikan pelagis kecil seperti ikan teri dan udang rebon. Teknik pengopera...

