Javascript must be enabled to continue!
Pembentukan Karakter Generasi Muda Yang Berakhlak Islami ala Manajemen Pendidikan Pesantren
View through CrossRef
ABSTRAK: Pembentukan karakter pada generasi muda merupakan hal yang sangat penting bagi kebangkitan umat Islam. Generasi muda adalah ujung tombak dan pilar utama bagi kebangkitan umat di masa depan. Generasi muda haruslah dibina dengan akhlak yang mulia agar dapat menjadi penyokong dan penyampaian risalah Islam. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam khas Indonesia yang dimana pesantren memiliki peran yang strategis dalam pembentukan karakter generasi muda Islami. Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, akan tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada para santrinya. Terdapat manajemen pendidikan khas pesantren yang dapat diaplikasikan kepada para generasi muda, yakni; 1) Pengarahan 2) Pelatihan 3) Penugasan 4) Pembiasaan 5) Pengawalan 6) Uswah Hasanah. Terdapat enam pokok utama manajemen khas pesantren yang dapat dijadikan sebagai bentuk Upaya dalam penbentukan karakter pada generasi muda Islami agar dapat menjadi lebih terarah dan totalitas. Pada penelitian kali ini penulis menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah analisis dekskriptif yaitu, menceritakan kembali apa yang sudah dilihat dan diteliti oleh peneliti. Sehingga diperoleh hasil bahwa dengan penanaman sistem manajemen pendidikan pesantren yang ada pada pesantren menghasilkan kebiasaan positif yang berkelanjutan pada diri santri sehingga mampu menghadirkkan Long Life Education pada pribadi santri meskipun sudah tidak menetap di lingkungan pesantren.
Title: Pembentukan Karakter Generasi Muda Yang Berakhlak Islami ala Manajemen Pendidikan Pesantren
Description:
ABSTRAK: Pembentukan karakter pada generasi muda merupakan hal yang sangat penting bagi kebangkitan umat Islam.
Generasi muda adalah ujung tombak dan pilar utama bagi kebangkitan umat di masa depan.
Generasi muda haruslah dibina dengan akhlak yang mulia agar dapat menjadi penyokong dan penyampaian risalah Islam.
Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam khas Indonesia yang dimana pesantren memiliki peran yang strategis dalam pembentukan karakter generasi muda Islami.
Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, akan tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada para santrinya.
Terdapat manajemen pendidikan khas pesantren yang dapat diaplikasikan kepada para generasi muda, yakni; 1) Pengarahan 2) Pelatihan 3) Penugasan 4) Pembiasaan 5) Pengawalan 6) Uswah Hasanah.
Terdapat enam pokok utama manajemen khas pesantren yang dapat dijadikan sebagai bentuk Upaya dalam penbentukan karakter pada generasi muda Islami agar dapat menjadi lebih terarah dan totalitas.
Pada penelitian kali ini penulis menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah analisis dekskriptif yaitu, menceritakan kembali apa yang sudah dilihat dan diteliti oleh peneliti.
Sehingga diperoleh hasil bahwa dengan penanaman sistem manajemen pendidikan pesantren yang ada pada pesantren menghasilkan kebiasaan positif yang berkelanjutan pada diri santri sehingga mampu menghadirkkan Long Life Education pada pribadi santri meskipun sudah tidak menetap di lingkungan pesantren.
Related Results
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
Penulis tertarik ingin mengetahui bagaimana implementasi dari perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan Manajemen Pendidikan karakter berbasis muatan lokal aswaja ...
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
Abstract:The role of pesantren education, since several centuries ago has contributed greatly to social reality. This view is inseparable from the role of pesantren as the last mor...
A enzima delta-aminolevullnato desidratase
A enzima delta-aminolevullnato desidratase
Delta-aminolevulinic acid dehydratase (ALA-D, EC 4.2.1.24) is a sulfhydryl-containing enzyme that asymetrically condenses two molecules of delta-aminolevulinic acid (ALA), catalyzi...
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
ABSTRACTThis study aims to describe, analyze and interpret the phenomenon of the development of Islamic boarding schools that grow and develop in the midst of the dynamics of confl...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...
Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Islami di Raudhatul Athfal
Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Islami di Raudhatul Athfal
Standar pencapaian perkembangan anak usia dini termasuk pembentukan karakter Islami sering mengalami problematika. Pembentukan karakter Islami anak usia dini merupakan sesuatu yang...
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN POLITIK UNTUK GENERASI MUDA DI KOTA JAMBI
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN POLITIK UNTUK GENERASI MUDA DI KOTA JAMBI
Pendampingan Pendidikan Politik untuk Generasi Muda di Kota Jambi bertujuan untuk memberi pendidikan politik melalui sosialisasi terhadap generasi muda, dengan memberikan...

