Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMANFAATAN BENTENG ANNA (FORT ANN) SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH BAGI PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 3 MUKOMUKO

View through CrossRef
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya sekolah dalam memanfaatkan situs Benteng Anna sebagai sumber belajar sejarah bagi peserta didik tingkat SMA di kabupaten Mukomuko. Padahal Benteng Anna merupakan bukti peninggalan nyata kolonial Inggris di Mukomuko, yang memberikan informasi yang konkret pada peserta didik tentang pembelajaran sejarah. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan benteng anna sebagai sumber belajar sejarah dan koleksi yang dapat dimanfaatkan serta kendala-kendala dalam pemanfaatan benteng anna dalam sumber belajar sejarah. Tujuan peneliti ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pemanfaatan benteng anna sebagai sumber belajar sejarah serta mendeskripsikan apa saja yang bias dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah. Serta mendeskripsikan kendala-kendala apa saja yang dialami oleh guru dan bagaimana cara guru dalam menghadapi kendala-kendala dalam pemanfaatan benteng anna sebagai sumber belajar sejarah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian adalah Situs Benteng Anna dan SMA Negeri 3 Mukomuko. Informan dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran sejarah, pamong budaya serta peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah pertama, guru dalam memanfaatkan Situs Benteng Anna sebagai sumber belajar sejarah bagi peserta didik tingkat SMA di Kabupaten Mukomuko, guru menjabarkan dalam bentuk RPP, sesuai dengan K.D, dan kemudian K.D dijabarkan oleh guru dalam Indikator. Selanjutnya untuk mencapai indikator guru menjabarkan ke dalam tujuan pembelajaran. Sebelum melakukan kunjungan ke Benteng Anna guru memberikan arahan serta tugas kepada peserta didik dalam beberapa kelompok. Kedua, koleksi-koleksi yang ada di Situs Benteng Anna memang tidak banyak ada beberapa namun bias dimanfaatkan sebagai ssumber belajar bagi peserta didik tingkat SMA di Kbupaten Mukomuko tergantung pada materi pembelajaran di sekolah. Ketiga, guru dan peserta didik juga menemukan kendala dalam memanfaatkan Situs Benteng Anna sebagai sumber belajar sejarah antara lain, kendala perizinan dari sekolah, kendala waktu,dan kendala transportasi. Namun kendala tersebut dapat di atasi oleh guru dan peserta didik itu sendiri. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah SMA Negeri 3 Mukomuko sudah memanfaatkan benteng anna sebagai sarana pembelajaran sejarah
Title: PEMANFAATAN BENTENG ANNA (FORT ANN) SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH BAGI PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 3 MUKOMUKO
Description:
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya sekolah dalam memanfaatkan situs Benteng Anna sebagai sumber belajar sejarah bagi peserta didik tingkat SMA di kabupaten Mukomuko.
Padahal Benteng Anna merupakan bukti peninggalan nyata kolonial Inggris di Mukomuko, yang memberikan informasi yang konkret pada peserta didik tentang pembelajaran sejarah.
Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan benteng anna sebagai sumber belajar sejarah dan koleksi yang dapat dimanfaatkan serta kendala-kendala dalam pemanfaatan benteng anna dalam sumber belajar sejarah.
Tujuan peneliti ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pemanfaatan benteng anna sebagai sumber belajar sejarah serta mendeskripsikan apa saja yang bias dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah.
Serta mendeskripsikan kendala-kendala apa saja yang dialami oleh guru dan bagaimana cara guru dalam menghadapi kendala-kendala dalam pemanfaatan benteng anna sebagai sumber belajar sejarah.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Lokasi penelitian adalah Situs Benteng Anna dan SMA Negeri 3 Mukomuko.
Informan dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran sejarah, pamong budaya serta peserta didik.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian adalah pertama, guru dalam memanfaatkan Situs Benteng Anna sebagai sumber belajar sejarah bagi peserta didik tingkat SMA di Kabupaten Mukomuko, guru menjabarkan dalam bentuk RPP, sesuai dengan K.
D, dan kemudian K.
D dijabarkan oleh guru dalam Indikator.
Selanjutnya untuk mencapai indikator guru menjabarkan ke dalam tujuan pembelajaran.
Sebelum melakukan kunjungan ke Benteng Anna guru memberikan arahan serta tugas kepada peserta didik dalam beberapa kelompok.
Kedua, koleksi-koleksi yang ada di Situs Benteng Anna memang tidak banyak ada beberapa namun bias dimanfaatkan sebagai ssumber belajar bagi peserta didik tingkat SMA di Kbupaten Mukomuko tergantung pada materi pembelajaran di sekolah.
Ketiga, guru dan peserta didik juga menemukan kendala dalam memanfaatkan Situs Benteng Anna sebagai sumber belajar sejarah antara lain, kendala perizinan dari sekolah, kendala waktu,dan kendala transportasi.
Namun kendala tersebut dapat di atasi oleh guru dan peserta didik itu sendiri.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah SMA Negeri 3 Mukomuko sudah memanfaatkan benteng anna sebagai sarana pembelajaran sejarah.

Related Results

Hubungan Gaya Belajar Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Ekonomi Peserta Didik Kelas XI IPS II
Hubungan Gaya Belajar Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Ekonomi Peserta Didik Kelas XI IPS II
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan gaya belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi pada kelas XI IPS II di SMA Negeri 1 Palangka Raya, 2) Hubungan moti...
BENTENG LIAMOPUTE DI KECAMATAN TONGKUNO KABUPATEN MUNA : 1575-1968
BENTENG LIAMOPUTE DI KECAMATAN TONGKUNO KABUPATEN MUNA : 1575-1968
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang pembangunan Benteng Liamopute dan fungsi Benteng Liamopute yang terletak di Kecamatan Tongkuno (Kabupaten Muna). Selain me...
STRUKTUR KOMUNITAS EKOSISTEM MANGROVE DI KAWASAN PESISIR KOTA MUKOMUKO KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU
STRUKTUR KOMUNITAS EKOSISTEM MANGROVE DI KAWASAN PESISIR KOTA MUKOMUKO KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU
Mangrove merupakan salah satu ekosistem penting di wilayah pesisir Kota Mukomuko. Ada berbagai macam aktivitas manusia di kawasan ekosistem hutan mangrove di pesisir Kota Mukomuko ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...
Plasma AR Alterations and Timing of Intensified Hormone Treatment for Prostate Cancer
Plasma AR Alterations and Timing of Intensified Hormone Treatment for Prostate Cancer
This randomized clinical trial explores whether hormone intensification at start of androgen deprivation therapy alters selection of androgen receptor (AR) gene alterations within ...

Back to Top