Javascript must be enabled to continue!
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 77 RANTE LEMO
View through CrossRef
Kualitas pendidikan dapat meningkat dengan cara memberbaiki proses belajar mengajar di dalam kelas seperti pemilihan model pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 77 Rante lemo yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 77 Rante lemo dengan jumlah peserta didik 20 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan menggunakan prosedur penelitian model Kemmis dan Mc Taggart mulai dari dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpula data dilakukan dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar berupa kemampuan peserta didik menjawab soal yang dibagikan. Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan data analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dilihat pada nilai persentase dalam setiap tahapan yang dilakukan dimana pada kondisi awal hasil belajar peserta didik yang mencapai ketuntasan hanya 25%, kemudian siklus I mencapai 45% dan siklus ke II mencapai 85%, sehingga bisa dikatakan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dimulai dari kondisi awal sampai dengan siklus II.Kualitas pendidikan dapat meningkat dengan cara memberbaiki proses belajar mengajar di dalam kelas seperti pemilihan model pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 77 Rante lemo yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 77 Rante lemo dengan jumlah peserta didik 20 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan menggunakan prosedur penelitian model Kemmis dan Mc Taggart mulai dari dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpula data dilakukan dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar berupa kemampuan peserta didik menjawab soal yang dibagikan. Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan data analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dilihat pada nilai persentase dalam setiap tahapan yang dilakukan dimana pada kondisi awal hasil belajar peserta didik yang mencapai ketuntasan hanya 25%, kemudian siklus I mencapai 45% dan siklus ke II mencapai 85%, sehingga bisa dikatakan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dimulai dari kondisi awal sampai dengan siklus II.
Institut Agama Islam Negeri Parepare
Title: PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 77 RANTE LEMO
Description:
Kualitas pendidikan dapat meningkat dengan cara memberbaiki proses belajar mengajar di dalam kelas seperti pemilihan model pembelajaran.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 77 Rante lemo yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM).
Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 77 Rante lemo dengan jumlah peserta didik 20 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan.
Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan menggunakan prosedur penelitian model Kemmis dan Mc Taggart mulai dari dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.
Pengumpula data dilakukan dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar berupa kemampuan peserta didik menjawab soal yang dibagikan.
Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan data analisis kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dilihat pada nilai persentase dalam setiap tahapan yang dilakukan dimana pada kondisi awal hasil belajar peserta didik yang mencapai ketuntasan hanya 25%, kemudian siklus I mencapai 45% dan siklus ke II mencapai 85%, sehingga bisa dikatakan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dimulai dari kondisi awal sampai dengan siklus II.
Kualitas pendidikan dapat meningkat dengan cara memberbaiki proses belajar mengajar di dalam kelas seperti pemilihan model pembelajaran.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 77 Rante lemo yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM).
Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 77 Rante lemo dengan jumlah peserta didik 20 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan.
Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan menggunakan prosedur penelitian model Kemmis dan Mc Taggart mulai dari dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.
Pengumpula data dilakukan dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar berupa kemampuan peserta didik menjawab soal yang dibagikan.
Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan data analisis kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dilihat pada nilai persentase dalam setiap tahapan yang dilakukan dimana pada kondisi awal hasil belajar peserta didik yang mencapai ketuntasan hanya 25%, kemudian siklus I mencapai 45% dan siklus ke II mencapai 85%, sehingga bisa dikatakan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dimulai dari kondisi awal sampai dengan siklus II.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STEM TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS VA TEMA 6 SUBTEMA 1 DI SDN KALICARI 02 SEMARANG
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STEM TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS VA TEMA 6 SUBTEMA 1 DI SDN KALICARI 02 SEMARANG
Intan Mustika Dewi. NPM : 19120300. “Keefektifan Model Pembelajaran STEM Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik Kelas VA Tema 6 Subtema 1 di SDN Kalicari 02...
PENERAPAN MODEL PAKEM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI TUMBUHAN HIJAU DI KELAS V SEMESTER I SD NEGERI TAYEM 01 KARANGPUCUNG TAHUN PELAJARAN 2019/2020
PENERAPAN MODEL PAKEM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI TUMBUHAN HIJAU DI KELAS V SEMESTER I SD NEGERI TAYEM 01 KARANGPUCUNG TAHUN PELAJARAN 2019/2020
ABSTRAK: Pada pembelajaran perlu di upayakan pengelolaan kelas mengenai kondisi - kondisi khusus seperti kondisi fisik, intelektual, ataupun kondisi sosio emosional untuk membangun...
Penerapan Teori Belajar Konstruktivisme melalui Model PAKEM dalam Permainan Bolavoli pada Sekolah Menengah Pertama
Penerapan Teori Belajar Konstruktivisme melalui Model PAKEM dalam Permainan Bolavoli pada Sekolah Menengah Pertama
The purpose of this article is to provide information about learning that adheres to the theory of constructivism through the active, creative, effective, and fun learning model (P...
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN PARTISIPASI SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA (Survey pada Siswa Kelas VIII di MTs Attaqwa Cicurug Sukabumi)
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN PARTISIPASI SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA (Survey pada Siswa Kelas VIII di MTs Attaqwa Cicurug Sukabumi)
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang mengikuti strategi pembelajaran berbasis masalah dan strategi pembelaj...
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA PAPAN CACAH GORI TERHADAP PRESTASIBELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA PAPAN CACAH GORI TERHADAP PRESTASIBELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
Prestasi belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang sebagian masih ada yang belum mencapai nilai KKM. Berkaitan hal ini perlu adanya variasi dalam pembelajara...
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)
Rendahnya tingkat kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 dalam menulis teks laporan hasil observasi, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembela...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...

