Javascript must be enabled to continue!
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS pada Peserta Mandiri
View through CrossRef
Peserta BPJS mandiri adalah peserta yang mendapatkan penghasilan dari usaha sendiri sehingga ketika mereka menjadi peserta JKN harus membayarkan iuran setiap bulannya. Berdasarkan data sekunder dari BPJS Kabupaten Kepulauan Selayar tercatat sebanyak 138 jiwa peserta BPJS mandiri yang memiliki tunggakan di Kecamatan Bontomatene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuahan Membayar Iuran BPJS Pada Peserta Mandiri Di Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi seluruh peserta BPJS mandiri sebanyak 138 jiwa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 103 orang. Metode analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat dengan uji kolerasi chi-square. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara pendapatan deng kepatuhan membayar (p=0,004), ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan membayar (p=0,011), tidak ada hubungan antara jarak menuju tempat pembayaran dengan kepatuhan membayar (p=0,712), tidak ada hubungan antara persepsi terhadap pelayanan kesehatan dengan kepatuhan membayar (p=0,602), ada hubungan antara persepsi terhadap tarif iuran dengan kepatuhan membayar (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pendapatan, pengetahuan, persepsi terhadap tarif iuran dengan kepatuhan membayar dan tidak ada hubungan yang bermakna antara jarak menuju tempat pembayaran, persepsi terhadap pelayanan kesehatan dengan kepatuhan membayar. Diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan mandiri.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS pada Peserta Mandiri
Description:
Peserta BPJS mandiri adalah peserta yang mendapatkan penghasilan dari usaha sendiri sehingga ketika mereka menjadi peserta JKN harus membayarkan iuran setiap bulannya.
Berdasarkan data sekunder dari BPJS Kabupaten Kepulauan Selayar tercatat sebanyak 138 jiwa peserta BPJS mandiri yang memiliki tunggakan di Kecamatan Bontomatene.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuahan Membayar Iuran BPJS Pada Peserta Mandiri Di Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2020.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional.
Populasi seluruh peserta BPJS mandiri sebanyak 138 jiwa.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 103 orang.
Metode analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat dengan uji kolerasi chi-square.
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara pendapatan deng kepatuhan membayar (p=0,004), ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan membayar (p=0,011), tidak ada hubungan antara jarak menuju tempat pembayaran dengan kepatuhan membayar (p=0,712), tidak ada hubungan antara persepsi terhadap pelayanan kesehatan dengan kepatuhan membayar (p=0,602), ada hubungan antara persepsi terhadap tarif iuran dengan kepatuhan membayar (p=0,000).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pendapatan, pengetahuan, persepsi terhadap tarif iuran dengan kepatuhan membayar dan tidak ada hubungan yang bermakna antara jarak menuju tempat pembayaran, persepsi terhadap pelayanan kesehatan dengan kepatuhan membayar.
Diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan mandiri.
.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Systematic Literature Review: Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Peserta PBPU dalam Membayar Iuran JKN
Systematic Literature Review: Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Peserta PBPU dalam Membayar Iuran JKN
Tingkat kolektibilitas peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang rendah disebabkan karena rendahnya tingkat kepatuhan dalam membayar iuran. Segmen Peserta Bukan Penerima Upah (...
Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Abstract
The limited financial capacity of BPJS Health is one of the problems faced by the National Health Insurance (JKN) program. As an effort to answer this problem, BPJS ...
Faktor yang Berhubungan dengan ATP (Willingness To Pay) dan WTP (Willingness To Pay) dengan Keputusan Penentuan Kelas Iuran BPJS Kesehatan
Faktor yang Berhubungan dengan ATP (Willingness To Pay) dan WTP (Willingness To Pay) dengan Keputusan Penentuan Kelas Iuran BPJS Kesehatan
Ability To Pay dan Willingness To Pay adalah dua faktor yang berperan dalam utilisasi pelayanan medis yang akan mempengaruhi pemerataan, pembiayaan kesehatan dan kepesertaan JKN ya...
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Mandiri pada Pasien di RSUD Kabupaten Mamuju
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Mandiri pada Pasien di RSUD Kabupaten Mamuju
Jaminan sosial adalah salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak. Berdasarkan data dari BPJS Cabang Ma...
PELAKSANAAN KEGIATAN ADVOKASI ‘PATWAL’ PBI BPJS KESEHATAN DAN ADVOKASI DTD (DOOR TO DOOR) KE MASYARAKAT TERKAIT KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA
PELAKSANAAN KEGIATAN ADVOKASI ‘PATWAL’ PBI BPJS KESEHATAN DAN ADVOKASI DTD (DOOR TO DOOR) KE MASYARAKAT TERKAIT KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA
Pelaksanaaan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dilandasi oleh UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara...
EFEKTIVITAS HUKUM TERHADAP KEPATUHAN PERUSAHAAN DALAM KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN
EFEKTIVITAS HUKUM TERHADAP KEPATUHAN PERUSAHAAN DALAM KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN
Capaian kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin bisa dibilang masih dibawah capaian kepesertaan Nasional, dan sangat jauh dalam menuju Cakupan Semesta. Hanya sebesar 56,75 pe...

