Javascript must be enabled to continue!
Bhuta Yajna Dalam Teks Aji Swamandala
View through CrossRef
Bhuta Yajna adalah bagian dari lima upacara Yajna yang umum dilaksanakan di Bali, melalui Bhuta Yajna manusia menujaga keseimbangan alam yang merupakan implementasi dari ajaran Tri Hita Karana. Salah satau teks yang membahas Bhuta Yajna ini adalah teks Aji Swamandala. Pengkajian ajaran Bhuta Yajna dalam teks ini merupakan salah satu bentuk penelitian kualitatif yang menggunakan teori hermeneutika dalam membedahnya dengan menggunakan sumber primer Teks Aji Swamandala yang telah dialih bahasanakan dan dialih Aksarakan. Adapun bentuk dari Bhuta Yajna dalam teks Aji Swamandala adalah Caru yang spesifik membahas Caruning Sasih atau caru yang berfungsi menjaga harmonisasi waktu dan Tawur Kesanga yang merupakan Caruning Palemahan yang berfungsi untuk mengharmonisasi alam dan menjaga alam tetap damai. Makna teologis yang ada dalam praktik Bhuta Yajna ini adalah Makna Teologi Totemisme yang berawal dari animisme yang meyakini adanya roh yang meliputi seisi dunia sehingga dalam teologi totem memandang, hewan dan tumbuhan dapat menjadi kurban substitusi dari manusia dalam upaya mewujudkan dunia yang harmonis.
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: Bhuta Yajna Dalam Teks Aji Swamandala
Description:
Bhuta Yajna adalah bagian dari lima upacara Yajna yang umum dilaksanakan di Bali, melalui Bhuta Yajna manusia menujaga keseimbangan alam yang merupakan implementasi dari ajaran Tri Hita Karana.
Salah satau teks yang membahas Bhuta Yajna ini adalah teks Aji Swamandala.
Pengkajian ajaran Bhuta Yajna dalam teks ini merupakan salah satu bentuk penelitian kualitatif yang menggunakan teori hermeneutika dalam membedahnya dengan menggunakan sumber primer Teks Aji Swamandala yang telah dialih bahasanakan dan dialih Aksarakan.
Adapun bentuk dari Bhuta Yajna dalam teks Aji Swamandala adalah Caru yang spesifik membahas Caruning Sasih atau caru yang berfungsi menjaga harmonisasi waktu dan Tawur Kesanga yang merupakan Caruning Palemahan yang berfungsi untuk mengharmonisasi alam dan menjaga alam tetap damai.
Makna teologis yang ada dalam praktik Bhuta Yajna ini adalah Makna Teologi Totemisme yang berawal dari animisme yang meyakini adanya roh yang meliputi seisi dunia sehingga dalam teologi totem memandang, hewan dan tumbuhan dapat menjadi kurban substitusi dari manusia dalam upaya mewujudkan dunia yang harmonis.
Related Results
MAKNA BHŪTA KALA PADA DESAIN KEMASAN KOPI “LEAK BALI” DI BALI
MAKNA BHŪTA KALA PADA DESAIN KEMASAN KOPI “LEAK BALI” DI BALI
Secara etimologi, kata Bhūta Kala terdiri dari dua kata yaitu Bhūta yang bermakna sesuatu yang ada dan kala yang bermakna kekuatan atau energi. Kata Bhūta juga dapat diartikan seba...
YAJNA SESA PERFEKTIF TEOLOGI HINDU
YAJNA SESA PERFEKTIF TEOLOGI HINDU
Hinduism is a religion that has a complete way of thinking in spreading its teachings through deep thinking techniques and in carrying out the teachings of Hinduism, people always ...
Fungsionalisme Penanaman Tattwa Kualitas Pelaksanaan Yajña Bagi Generasi Muda Hindu Menurut Kesusastraan Dewa Tattwa
Fungsionalisme Penanaman Tattwa Kualitas Pelaksanaan Yajña Bagi Generasi Muda Hindu Menurut Kesusastraan Dewa Tattwa
The yajña routine carried out by generations of Balinese Hindus seems to be synonymous with festivity, which ultimately becomes a paradox in religious life. Therefore, the younger ...
Teks Prosedur pada Kemasan Produk Makanan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia
Teks Prosedur pada Kemasan Produk Makanan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia
Teks prosedur merupakan teks paparan yang bertujuan memberikan penjelasan tentang cara melakukan sesuatu. Teks ini sangat diperlukan oleh seseorang yang hendak melakukan suatu kegi...
Le spectacle des bhūta. Observations sur les rapports du théâtre et du rituel
Le spectacle des bhūta. Observations sur les rapports du théâtre et du rituel
Le culte des bhūta, « démons », réfléchit la société matrilinéaire TuỊu, jadis organisée en chefferies. De nos jours, les descendants des anciens seigneurs sont encore les donateur...
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menulis Teks Eksposisi Dengan Pendekatan Berbasis Teks
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menulis Teks Eksposisi Dengan Pendekatan Berbasis Teks
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pengajaran menulis teks eksposisi melalui pendekatan berbasis teks (Genre Based A...
KEWIRAUSAHAAN BERBASIS SPIRITUAL HINDU DI BALI
KEWIRAUSAHAAN BERBASIS SPIRITUAL HINDU DI BALI
The high intensity of the yajňa ceremony in Bali has the opportunity to impoverish the Hindu community in Bali. Because the implementation of the yajňa ceremony is complex and take...
The Yajña Chakra in Sujana human education
The Yajña Chakra in Sujana human education
Education in Indonesia is always in the public spotlight, usually during the period of cabinet changes. Particularly, the Minister of National Education, who is always concerned wi...

