Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KECAMATAN PAKAL MELALUI KLAMPID DAN WHATSAPP

View through CrossRef
Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam penyelenggaraan layanan administrasi kependudukan di Kecamatan Pakal, khususnya melalui pemanfaatan aplikasi Klampid dan komunikasi berbasis WhatsApp. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas integrasi kedua teknologi tersebut dalam meningkatkan efisiensi, kualitas, dan aksesibilitas layanan publik. Melalui aplikasi Klampid, proses pendaftaran dan pembaruan data kependudukan menjadi lebih cepat dan terstruktur karena memungkinkan warga untuk mengajukan permohonan secara online. Hal ini mengurangi waktu tunggu serta potensi kesalahan data yang sering terjadi pada sistem manual. Sementara itu, WhatsApp digunakan sebagai sarana komunikasi yang memudahkan interaksi langsung antara petugas dan masyarakat. Respons yang cepat, fleksibel, dan jelas dari petugas melalui WhatsApp meningkatkan kepuasan pengguna layanan. Meskipun demikian, implementasi teknologi ini menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan pemahaman masyarakat terhadap aplikasi digital. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pemeliharaan perangkat yang berkelanjutan dan peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat. Secara keseluruhan, kombinasi layanan digital dan manual menciptakan solusi optimal yang inklusif dan responsif. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Klampid dan WhatsApp tidak hanya meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Title: TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KECAMATAN PAKAL MELALUI KLAMPID DAN WHATSAPP
Description:
Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam penyelenggaraan layanan administrasi kependudukan di Kecamatan Pakal, khususnya melalui pemanfaatan aplikasi Klampid dan komunikasi berbasis WhatsApp.
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas integrasi kedua teknologi tersebut dalam meningkatkan efisiensi, kualitas, dan aksesibilitas layanan publik.
Melalui aplikasi Klampid, proses pendaftaran dan pembaruan data kependudukan menjadi lebih cepat dan terstruktur karena memungkinkan warga untuk mengajukan permohonan secara online.
Hal ini mengurangi waktu tunggu serta potensi kesalahan data yang sering terjadi pada sistem manual.
Sementara itu, WhatsApp digunakan sebagai sarana komunikasi yang memudahkan interaksi langsung antara petugas dan masyarakat.
Respons yang cepat, fleksibel, dan jelas dari petugas melalui WhatsApp meningkatkan kepuasan pengguna layanan.
Meskipun demikian, implementasi teknologi ini menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan pemahaman masyarakat terhadap aplikasi digital.
Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pemeliharaan perangkat yang berkelanjutan dan peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat.
Secara keseluruhan, kombinasi layanan digital dan manual menciptakan solusi optimal yang inklusif dan responsif.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Klampid dan WhatsApp tidak hanya meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Related Results

Penerapan Pelayanan Prima dalam Penerbitan E-KTP Melalui Klampid New Generation (KNG) di Kecamatan Pakal Kota Surabaya
Penerapan Pelayanan Prima dalam Penerbitan E-KTP Melalui Klampid New Generation (KNG) di Kecamatan Pakal Kota Surabaya
Klampid New Generation (KNG) merupakan bentuk inovasi yang diluncurkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya dalam upaya mewujudkan pelayanan prima. Pelayanan ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Statistika Kependudukan Untuk Rencana Kebijakan Kependudukan Daerah
Statistika Kependudukan Untuk Rencana Kebijakan Kependudukan Daerah
Statistika kependudukan adalah ilmu yang mempelajari dua cabang keilmuan, yaitu ilmu statistika dan ilmu kependudukan. Dua cabang ilmu ini terintegrasi dalam ilmu statistika kepend...
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DESA BERBASIS WEBSITE PADA DESA WINONG
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DESA BERBASIS WEBSITE PADA DESA WINONG
Abstrak : Administrasi kependudukan merupakan rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dokumen dan data kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pemba...
Implementasi Layanan Tertib Administrasi Kependudukan Melalui Program Kalimasada di Kelurahan Simolawang Kota Surabaya
Implementasi Layanan Tertib Administrasi Kependudukan Melalui Program Kalimasada di Kelurahan Simolawang Kota Surabaya
Magang merupakan salah satu komponen dari proses pembelajaran di Program Studi Sarjana (S1) Administrasi Negara FISIP UNTAG Surabaya. Dengan adanya perkembangan MBKM- Merdeka Belaj...
Pembelajaran Bahasa Arab melalui Media WhatsApp
Pembelajaran Bahasa Arab melalui Media WhatsApp
Aplikasi WhatsApp mulanya dirancang sebagai media komunikasi dapat dimanfaatkan menjadi media pembelajaran karena fiturnya mampu menunjang pelaksanaan pembelajaran secara daring. P...
ANALISIS KUALITAS JASA LAYANAN PUBLIK MELALUI PENDEKATAN MODEL GRONROOS’S PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BIMA
ANALISIS KUALITAS JASA LAYANAN PUBLIK MELALUI PENDEKATAN MODEL GRONROOS’S PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BIMA
Judul penelitian ini adalah : “Analisis    Kualitas    Jasa      Layanan      Publik      Melalui Pendekatan   Model   Gronroos’s   Pada   Dinas   Kependudukan   dan   Pencat...
Fasilitasi Administrasi Akte Kelahiran Keluarga Pemulung di Kelurahan Kebon Pisang Kota Bandung
Fasilitasi Administrasi Akte Kelahiran Keluarga Pemulung di Kelurahan Kebon Pisang Kota Bandung
     Data dari BPS Kota Bandung tercatat 11% anak kota Bandung yang belum memiliki akte kelahiran dari Kantor Catatan Sipil, sebagai pemenuhan tertib administrasi penduduk. Terlebi...

Back to Top