Javascript must be enabled to continue!
Strategi Pengembangan Daya Saing Ekonomi Digital: Penguatan Inovasi Industri Manufaktur Berbasis Teknologi Digital
View through CrossRef
Substansi dari naskah kerja ini esensinya untuk menjawab pertanyaan pokok: bagaimana tingkat kesiapan IMK dalam mengadopsi teknologi maju berbasis digital adalam rangka memperkuat produktivitas dan daya saingnya ke depan? Kesiapan ini ditinjau dari kapasitas IMK dari satu sisi, dan dukungan Pemda terhadap IMK pada sisi lain, dalam mengadopsi teknologi yang lebih maju. Hasil penelitian Tim Ekonomi Digital PRE-BRIN menemukan lima permasalahan utama yang dihadapi IMK dalam mengadopsi teknologi maju yaitu: (1) Rendahnya pemahaman IMK terhadap teknologi digital; (2) Keterbatasan jenis mesin dan peralatan produksi IMK; (3) Keterbatasan SDM IMK dalam mengadopsi teknologi digital; (4) Kesulitan IMK dalam aspek pembiayaan; (5) Rendahnya kualitas jaringan dan kemampuan IMK dalam menggunakan internet. Sementara itu, penelitian tersebut juga menemukan masih lemahnya dukungan Pemda kepada IMK dalam upaya meningkatkan produktivitas dan daya saingnya melalui penguatan teknologi.
Berdasarkan pemetaan kendala di atas, bagian akhir working paper ini merumuskan empat rekomendasi kebijakan yang penting untuk dilakukan. Pertama, perluasan program literasi digital bagi IMK. Kedua, program penguatan adopsi IMK terhadap teknologi berbasis digital. Ketiga, program pengembangan koperasi berbasis klaster sebagai hub (penyambung) pengembangan kapasitas usaha IMK. Keempat, dukungan kebijakan penguatan ekosistem penguatan teknologi berbasis kolaborasi.
Title: Strategi Pengembangan Daya Saing Ekonomi Digital: Penguatan Inovasi Industri Manufaktur Berbasis Teknologi Digital
Description:
Substansi dari naskah kerja ini esensinya untuk menjawab pertanyaan pokok: bagaimana tingkat kesiapan IMK dalam mengadopsi teknologi maju berbasis digital adalam rangka memperkuat produktivitas dan daya saingnya ke depan? Kesiapan ini ditinjau dari kapasitas IMK dari satu sisi, dan dukungan Pemda terhadap IMK pada sisi lain, dalam mengadopsi teknologi yang lebih maju.
Hasil penelitian Tim Ekonomi Digital PRE-BRIN menemukan lima permasalahan utama yang dihadapi IMK dalam mengadopsi teknologi maju yaitu: (1) Rendahnya pemahaman IMK terhadap teknologi digital; (2) Keterbatasan jenis mesin dan peralatan produksi IMK; (3) Keterbatasan SDM IMK dalam mengadopsi teknologi digital; (4) Kesulitan IMK dalam aspek pembiayaan; (5) Rendahnya kualitas jaringan dan kemampuan IMK dalam menggunakan internet.
Sementara itu, penelitian tersebut juga menemukan masih lemahnya dukungan Pemda kepada IMK dalam upaya meningkatkan produktivitas dan daya saingnya melalui penguatan teknologi.
Berdasarkan pemetaan kendala di atas, bagian akhir working paper ini merumuskan empat rekomendasi kebijakan yang penting untuk dilakukan.
Pertama, perluasan program literasi digital bagi IMK.
Kedua, program penguatan adopsi IMK terhadap teknologi berbasis digital.
Ketiga, program pengembangan koperasi berbasis klaster sebagai hub (penyambung) pengembangan kapasitas usaha IMK.
Keempat, dukungan kebijakan penguatan ekosistem penguatan teknologi berbasis kolaborasi.
Related Results
Strategi Kebijakan Pemerintah Dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Agro yang Berkelanjutan
Strategi Kebijakan Pemerintah Dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Agro yang Berkelanjutan
Sektor industri memegang kedudukan penting bagi perekonomian Indonesia dan bisa diibaratkan sebagai mesin pembangunan. Dalam upaya mengungkit daya saing industri, peran Pemerintah ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Daya Saing Sektor Pariwisata Di Kabupaten Simalungun
Analisis Daya Saing Sektor Pariwisata Di Kabupaten Simalungun
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Indikator - indikator yang menentukan daya saing sektor pariwisata Kabupaten Simalungun dan membandingkan daya saing pariwisata dengan K...
ANALISIS DAYA SAING INVESTASI ANTAR SEKTOR EKONOMI DI KABUPATEN KAMPAR
ANALISIS DAYA SAING INVESTASI ANTAR SEKTOR EKONOMI DI KABUPATEN KAMPAR
Peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dapat dicapai melalui kreativitas dan strategi pembangunan daerah yang mendorong berkembangnya kegiatan investasi. Oleh karena itu, daya sain...
PENGARUH TEKANAN REGULASI TERHADAP INOVASI TEKNOLOGI HIJAU DAN KINERJA EKONOMI PADA INDUSTRI PELAYARAN DI SAMARINDA
PENGARUH TEKANAN REGULASI TERHADAP INOVASI TEKNOLOGI HIJAU DAN KINERJA EKONOMI PADA INDUSTRI PELAYARAN DI SAMARINDA
Industri pelayaran menghadapi tantangan untuk mengurangi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas usaha mereka dengan harapan untuk meningkatkan kinerja ekonominya. Pe...
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
Dewasa ini banyak bermunculan sektor perindustrian baik dalam lingkup industri kecil maupun industri rumah tangga, mulai dari industri pangan maupun industri kreatif. Industri keci...
STRATEGI MENINGKATKAN PEMBANGUNAN EKONOMI MODERN BERBASIS DIGITAL
STRATEGI MENINGKATKAN PEMBANGUNAN EKONOMI MODERN BERBASIS DIGITAL
Latar Belakang : Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, terutama dalam sektor ekonomi. Pembangunan ekonomi modern berbasis...
PERAN KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PADA UMKM SANDALKU HANDMADE
PERAN KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PADA UMKM SANDALKU HANDMADE
Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan daya saing pada UMKM Sandalku Handmade. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ...

