Javascript must be enabled to continue!
PERAN GENERASI MILLENIAL MENDORONG PERCEPATAN TRANSFORMASI DIGITAL DI INDUSTRI PERKEBUNAN
View through CrossRef
Memasuki Revolusi Industri 4.0, industri perkebunan harus dapat beradaptasi dan memanfaatkan teknologi otomatisasi dan teknologi cyber untuk meningkatkan efisiensi dan produktifitas serta daya saing. Istilah Industri 4.0 pada awalnya bukan secara langsung merujuk ke revolusi industri ke-4, akan tetapi lebih merujuk kepada strategi pengembangan teknologi baru di bidang industri manufaktur untuk memberi solusi terhadap adanya mega trend, seperti: mass customization, digitalisasi, produk lifecycle yang sangat singkat, dll. Dalam rangka mendorong industri bertransformasi ke Industri 4.0, Kementrian Perindustrian menyusun sebuah indeks yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kesiapan industri di Indonesia dikenal dengan nama Indonesia Industry 4.0 Readiness Index atau yang disingkat dengan INDI 4.0. INDI 4.0 merupakan sebuah indeks acuan yang digunakan oleh industri dan pemerintah untuk mengukur tingkat kesiapan industri menuju Industri 4.0. INDI 4.0 memilki 5 pilar yang harus yang diukur, yaitu: manajemen dan organisasi (management and organization), orang dan budaya (people and culture), produk dan layanan (product and services), teknologi (technology), dan operasi pabrik (factory operation). Dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN Tahun 2020-2024, penerapan Industri 4.0 menjadi salah satu proyek prioritas dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, kontribusi nilai tambah, daya saing dan keberlanjutan industri nasional. Pencapaian ke lima pilar tersebut sangat tergantung pada kesiapan sumber daya manusia dalam memahami peran teknologi digital di industri. Generasi Millenial yang lahir di era digital dengan profil mudah beradaftasi, degital mindset, terbuka, pingin serba cepat dan toleran, dengan pendidikan yang terarah akan menjadi tulang punggung percepatan transformasi digital di industri yang mereka masuki. Instiper melalui Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) secara aktif terlibat menyiapkan generasi millenial menjadi talenta digital di industri perkebunan.
Kata Kunci : revolusi industry 4.0, transformasi degital, Indi 4.0, generasi millenial,
Institut Pertanian STIPER Yogyakarta
Title: PERAN GENERASI MILLENIAL MENDORONG PERCEPATAN TRANSFORMASI DIGITAL DI INDUSTRI PERKEBUNAN
Description:
Memasuki Revolusi Industri 4.
0, industri perkebunan harus dapat beradaptasi dan memanfaatkan teknologi otomatisasi dan teknologi cyber untuk meningkatkan efisiensi dan produktifitas serta daya saing.
Istilah Industri 4.
0 pada awalnya bukan secara langsung merujuk ke revolusi industri ke-4, akan tetapi lebih merujuk kepada strategi pengembangan teknologi baru di bidang industri manufaktur untuk memberi solusi terhadap adanya mega trend, seperti: mass customization, digitalisasi, produk lifecycle yang sangat singkat, dll.
Dalam rangka mendorong industri bertransformasi ke Industri 4.
0, Kementrian Perindustrian menyusun sebuah indeks yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kesiapan industri di Indonesia dikenal dengan nama Indonesia Industry 4.
0 Readiness Index atau yang disingkat dengan INDI 4.
INDI 4.
0 merupakan sebuah indeks acuan yang digunakan oleh industri dan pemerintah untuk mengukur tingkat kesiapan industri menuju Industri 4.
INDI 4.
0 memilki 5 pilar yang harus yang diukur, yaitu: manajemen dan organisasi (management and organization), orang dan budaya (people and culture), produk dan layanan (product and services), teknologi (technology), dan operasi pabrik (factory operation).
Dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN Tahun 2020-2024, penerapan Industri 4.
0 menjadi salah satu proyek prioritas dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, kontribusi nilai tambah, daya saing dan keberlanjutan industri nasional.
Pencapaian ke lima pilar tersebut sangat tergantung pada kesiapan sumber daya manusia dalam memahami peran teknologi digital di industri.
Generasi Millenial yang lahir di era digital dengan profil mudah beradaftasi, degital mindset, terbuka, pingin serba cepat dan toleran, dengan pendidikan yang terarah akan menjadi tulang punggung percepatan transformasi digital di industri yang mereka masuki.
Instiper melalui Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) secara aktif terlibat menyiapkan generasi millenial menjadi talenta digital di industri perkebunan.
Kata Kunci : revolusi industry 4.
0, transformasi degital, Indi 4.
0, generasi millenial,.
Related Results
DAMPAK SEKS BEBAS TERHADAP PERILAKU GENERASI MILLENIAL
DAMPAK SEKS BEBAS TERHADAP PERILAKU GENERASI MILLENIAL
Dalam tulis ini, penulis melakukan kajian terhadap dampak seks bebas terhadap perilaku generasi millenial di era digital. Kajian ini berangkat dari kegelisahan penulis terhadap fen...
Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa Bagi Generasi Milenial
Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa Bagi Generasi Milenial
Artikel ini mendeskripsikan tentang Penguatan Pendidikan Karakter bagi Generasi Millenial. Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan berbagai manfaat positif dan juga da...
ESTIMASI PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM DAN PERCEPATAN TANAH DI PERMUKAAN MENGGUNAKAN MODEL FUNGSI ATENUASI BOORE (1997)
ESTIMASI PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM DAN PERCEPATAN TANAH DI PERMUKAAN MENGGUNAKAN MODEL FUNGSI ATENUASI BOORE (1997)
Gempabumi yang terjadi pada tanggal 25 februari 2022 di Kabupaten Pasaman Barat dengan magnitudo momen (Mw) 6.2, menghasilkan guncangan tanah yang kuat sehingga banyak bangunan yan...
Proses Transformasi dan Kesiapan Petani Millenial Menghadapi Disrupsi Pertanian Cerdas (Smart Farming) (Analisis Keberlanjutan Pembangunan Pertanian di Jawa Tengah Indonesia)
Proses Transformasi dan Kesiapan Petani Millenial Menghadapi Disrupsi Pertanian Cerdas (Smart Farming) (Analisis Keberlanjutan Pembangunan Pertanian di Jawa Tengah Indonesia)
Proses transformasi dan kesiapan petani millenial menghadapi disrupsi pertanian cerdas (smart farming) hal penting dalam keberlanjutan pembangunan pertanian. Tujuan penelitian: 1) ...
Access Denied
Access Denied
Introduction
As social-distancing mandates in response to COVID-19 restricted in-person data collection methods such as participant observation and interviews, researchers turned t...
MINAT MEMBACA GENERASI MILLENIAL TERHADAP MEDIA CETAK DAN MEDIA ONLINE DI KECAMATAN PUSAKO KABUPATEN SIAK
MINAT MEMBACA GENERASI MILLENIAL TERHADAP MEDIA CETAK DAN MEDIA ONLINE DI KECAMATAN PUSAKO KABUPATEN SIAK
Generasi millenial sebagai sumber daya manusia Indonesia sangat dibutuhkan ide dan pendapatnya untuk membangun negeri ini. Kualitas SDM ini sangat terkait dengan minat membaca yan...
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
Dewasa ini banyak bermunculan sektor perindustrian baik dalam lingkup industri kecil maupun industri rumah tangga, mulai dari industri pangan maupun industri kreatif. Industri keci...
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY
Andhes Tiani Putri, Meylaty F
12Faculty Of Economic
E...

