Javascript must be enabled to continue!
Kortikosteroid Sistemik: Aspek Farmakologi Dan Penggunaan Klinis Di Bidang Dermatologi
View through CrossRef
Kortikosteroid sistemik memiliki peranan paling luas di antara semua antiinflamasi dan imunosupresif. Penggunaannya di berbagai bidang kedokteran, termasuk dermatologi, banyak menghasilkan perbaikan klinis yang bermakna. Di sisi lain, pengaruh kortikosteroid terhadap sebagian besar sistem organ, terutama bila diberikan dalam dosis tinggi jangka panjang, berpotensi menghasilkan efek samping serius, meliputi gangguan neuropsikiatrik, kelainan mata, penyakit kardiovaskular, dislipidemia, hiperkoagulabilitas, gangguan gastrointestinal, hiperglikemia, gangguan cairan-elektrolit, kelainan kulit, lipodistrofi, miopati, osteoporosis, infeksi akibat imunosupresi, supresi tumbuh-kembang anak, serta supresi sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal. Optimalisasi penggunaan kortikosteroid berdasarkan sifat farmakologiknya, yakni pemilihan preparat, rejimen dosis, interval serta waktu dan lama pemberian, metode tapering off, potensi interaksi obat, skrining dan pemantauan efek samping serta reaksi hipersensitivitas, juga pemahaman akan fenomena resistensi, kemungkinan timbul dampak buruk dapat dibatasi, sehingga peranan obat ini sebagai pilihan terapi bagi klinisi dapat dipertahankan. Kata kunci: kortikosteroid sistemik, penggunaan klinis, efek samping, farmakologi
Title: Kortikosteroid Sistemik: Aspek Farmakologi Dan Penggunaan Klinis Di Bidang Dermatologi
Description:
Kortikosteroid sistemik memiliki peranan paling luas di antara semua antiinflamasi dan imunosupresif.
Penggunaannya di berbagai bidang kedokteran, termasuk dermatologi, banyak menghasilkan perbaikan klinis yang bermakna.
Di sisi lain, pengaruh kortikosteroid terhadap sebagian besar sistem organ, terutama bila diberikan dalam dosis tinggi jangka panjang, berpotensi menghasilkan efek samping serius, meliputi gangguan neuropsikiatrik, kelainan mata, penyakit kardiovaskular, dislipidemia, hiperkoagulabilitas, gangguan gastrointestinal, hiperglikemia, gangguan cairan-elektrolit, kelainan kulit, lipodistrofi, miopati, osteoporosis, infeksi akibat imunosupresi, supresi tumbuh-kembang anak, serta supresi sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal.
 Optimalisasi penggunaan kortikosteroid berdasarkan sifat farmakologiknya, yakni pemilihan preparat, rejimen dosis, interval serta waktu dan lama pemberian, metode tapering off, potensi interaksi obat, skrining dan pemantauan efek samping serta reaksi hipersensitivitas, juga pemahaman akan fenomena resistensi, kemungkinan timbul dampak buruk dapat dibatasi, sehingga peranan obat ini sebagai pilihan terapi bagi klinisi dapat dipertahankan.
Kata kunci: kortikosteroid sistemik, penggunaan klinis, efek samping, farmakologi.
Related Results
Investigasi Perspektif Perawat Pendidik Klinis Tentang Pendidikan Klinis Berbasis Budaya dalam Pendidikan Keperawatan
Investigasi Perspektif Perawat Pendidik Klinis Tentang Pendidikan Klinis Berbasis Budaya dalam Pendidikan Keperawatan
Perawat pendidik klinis yang tidak melibatkan aspek budaya dalam proses pembelajaran klinis akan mempengaruhi serta menghambat capaian tujuan pembelajaran klinis. Unsur budaya dala...
Analisis Risiko-Benefit Penggunaan Kortikosteroid pada Penyakit Asma: Literature Review
Analisis Risiko-Benefit Penggunaan Kortikosteroid pada Penyakit Asma: Literature Review
Kortikosteroid merupakan anti inflamasi yang identik dengan kortisol, hormon steroid alami pada manusia yang disintesin dan disekresi oleh korteks adrenal. Kortikosteroid mampu men...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
The use of corticosteroid eye drops in patients post cataract surgey
The use of corticosteroid eye drops in patients post cataract surgey
Penggunaan obat tetes mata kortikosteroid digunakan pada perawatan pasca operasi katarak yang bertujuan untuk mengurangi peradangan dan mencegah komplikasi. Literatur ini bertujuan...
Penatalaksanaan Terkini Tuli Mendadak
Penatalaksanaan Terkini Tuli Mendadak
AbstrakTuli mendadak atau sudden deafness adalah penurunan pendengaran sensorineural 30 dB atau lebih,paling sedikit tiga frekuensi berturut-turut pada pemeriksaan audiometri dan b...
BİR UYGULAMA YÖNTEMİ OLARAK SİSTEMİK SOSYAL HİZMET
BİR UYGULAMA YÖNTEMİ OLARAK SİSTEMİK SOSYAL HİZMET
Son yıllarda doğa ve fen bilimlerinin yanı sıra sosyal bilimlerde de önemli bir analiz yöntemi olarak kullanılan sistem kavramı, sosyal hizmet disiplininde aranılan başat kuramlard...

