Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Pemberian Kurma Muda (Phoenix dactylifera) Terhadap Kadar Esterogen Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)

View through CrossRef
ABSTRACT Background: Infertility may give an impact on psychosocial. In Indonesia, the habit of consuming young dates is often done by couples to increase fertility. Estrogen is one of the factors that play a role in the menstrual cycle. The lack of scientific evidence of young dates consumption effects on female reproduction has led to this study. Method: This study used an experimental design using 28 female Sprague-Dawley rats which were randomly divided into 4 groups. Group I to III was given young dates in successive doses: 17 mg, 34 mg, 68 mg per 200 grams of body weight and group IV was given distilled water (aqua dest). The treatment was carried out for 28 days. Estradiol levels were examined before treatment during the proestrus phase which was known from microscopic examination of rat vaginal swabs. The treatment begins during the proestrus phase. Result: There is an increase of mean baseline and post-treatment estradiol levels 24.48 and 25.03 respectively Conclusion: There is no significant increase of B-Estradiol levels of female Spague-Dawley rat uterus as the effect of giving young dates (Phoenix Dactylifera). Keywords: Dates, Β-Estrodiol, Rats   ABSTRAK Latar Belakang : Infertilitas dapat memberikan dampak psikososial. Di Indonesia, Kebiasaan mengkonsumsi kurma muda sering dilakukan oleh pasangan untuk meningkatkan kesuburan. Hormon estrogen merupakan salah satu faktor yang berperan dalam siklus menstruasi. Belum adanya bukti ilmiah efek konsumsi buah kurma muda terhadap reproduksi wanita mendorong dilakukannya studi ini. Metode: Penelitian ini menggunakan desain ekperimental menggunakan tikus Sprague dawney betina sebanyak 28 ekor yang dibagi secara acak menjadi 4 kelompok. Kelompok I-III diberikan kurma muda dosis berturut -turut 17 mg, 34 mg, 68 mg per 200 gram BB dan kelompok IV diberikan aquadest. Perlakuan dilakukan selama 28 hari. Kadar hormon estradiol diperiksa sebelum perlakuan saat fase proestrus yang diketahui dari pemeriksaan mikroskopis swab vagina tikus dan sebelum terminasi. Perlakuan dimulai saat fase proestrus. Terminasi dilakukan pada hari ke-29 saat fase proestrus. Hasil: Terdapat peningkatan rerata kadar estradiol baseline dan paska perlakuan adalah 24,48 dan 25,03. Kesimpulan: Tidak terdapat peningkatan yang signifikan kadar B-Estradiol pada uterus tikus Spague Dawney terhadap efek pemberian buah kurma muda (Phoenix Dactylifera). Kata kunci: Kurma, Β-Estrodiol, Tikus
Title: Pengaruh Pemberian Kurma Muda (Phoenix dactylifera) Terhadap Kadar Esterogen Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)
Description:
ABSTRACT Background: Infertility may give an impact on psychosocial.
In Indonesia, the habit of consuming young dates is often done by couples to increase fertility.
Estrogen is one of the factors that play a role in the menstrual cycle.
The lack of scientific evidence of young dates consumption effects on female reproduction has led to this study.
Method: This study used an experimental design using 28 female Sprague-Dawley rats which were randomly divided into 4 groups.
Group I to III was given young dates in successive doses: 17 mg, 34 mg, 68 mg per 200 grams of body weight and group IV was given distilled water (aqua dest).
The treatment was carried out for 28 days.
Estradiol levels were examined before treatment during the proestrus phase which was known from microscopic examination of rat vaginal swabs.
The treatment begins during the proestrus phase.
Result: There is an increase of mean baseline and post-treatment estradiol levels 24.
48 and 25.
03 respectively Conclusion: There is no significant increase of B-Estradiol levels of female Spague-Dawley rat uterus as the effect of giving young dates (Phoenix Dactylifera).
Keywords: Dates, Β-Estrodiol, Rats   ABSTRAK Latar Belakang : Infertilitas dapat memberikan dampak psikososial.
Di Indonesia, Kebiasaan mengkonsumsi kurma muda sering dilakukan oleh pasangan untuk meningkatkan kesuburan.
Hormon estrogen merupakan salah satu faktor yang berperan dalam siklus menstruasi.
Belum adanya bukti ilmiah efek konsumsi buah kurma muda terhadap reproduksi wanita mendorong dilakukannya studi ini.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain ekperimental menggunakan tikus Sprague dawney betina sebanyak 28 ekor yang dibagi secara acak menjadi 4 kelompok.
Kelompok I-III diberikan kurma muda dosis berturut -turut 17 mg, 34 mg, 68 mg per 200 gram BB dan kelompok IV diberikan aquadest.
Perlakuan dilakukan selama 28 hari.
Kadar hormon estradiol diperiksa sebelum perlakuan saat fase proestrus yang diketahui dari pemeriksaan mikroskopis swab vagina tikus dan sebelum terminasi.
Perlakuan dimulai saat fase proestrus.
Terminasi dilakukan pada hari ke-29 saat fase proestrus.
Hasil: Terdapat peningkatan rerata kadar estradiol baseline dan paska perlakuan adalah 24,48 dan 25,03.
Kesimpulan: Tidak terdapat peningkatan yang signifikan kadar B-Estradiol pada uterus tikus Spague Dawney terhadap efek pemberian buah kurma muda (Phoenix Dactylifera).
Kata kunci: Kurma, Β-Estrodiol, Tikus.

Related Results

Pengaruh Pemberian Vitamin E dan Etinil Estradiol Terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Tikus Putih (Rattus Norvegicus)
Pengaruh Pemberian Vitamin E dan Etinil Estradiol Terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Tikus Putih (Rattus Norvegicus)
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa pemberian etinil estradiol mempengaruhi histopatologi ginjal tikus putih dan mengetahui efek protektik vitamin E terhadap ginjal ti...
Leptospirosis pada Tikus di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016
Leptospirosis pada Tikus di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016
Abstract Leptospirosis is an endemic zoonotic disease and remains a health problem in Indonesia. The word’s third-heighest cases of leptospirosis. This study aimed to determi...
PENGARUH BUAH KURMA TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN
PENGARUH BUAH KURMA TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN
       Persalinan merupakan proses fisiologis yang memerlukan stamina dan kondisi tubuh yang prima karena metabolisme tubuh mengalami peningkatan akibat kegiatan otot tubuh dan kec...
Kadar Glukosa Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Ragi Tape
Kadar Glukosa Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberikan Ragi Tape
Populasi hewan kesayangan semakin meningkat seiring tingginya minat manusia memelihara hewan kesayangan sebagai sumber dukungan sosial. Metode untuk mengurangi populasi hewan kesay...

Back to Top