Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Ideasi Bunuh Diri
View through CrossRef
Bunuh diri menjadi isu yang semakin sering disorot dalam beberapa tahun terakhir, namun perhatian terhadap fenomena ini pada lansia masih minim, khususnya di media. Laporan menunjukkan bahwa lansia di Indonesia sering memilih gantung diri sebagai metode untuk mengakhiri hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ideasi bunuh diri pada lansia. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis Geriatric Suicide Ideation Scale (GSIS), yang menggunakan Skala Likert empat poin. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pekanbaru dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling, melibatkan 60 responden. Hasil menunjukkan bahwa lansia perempuan memiliki risiko bunuh diri sebesar 25% dibandingkan laki-laki 17%. Sebanyak 67% responden tidak berisiko ideasi bunuh diri, sementara 43% memiliki risiko. Temuan ini memberikan wawasan awal tentang distribusi ideasi bunuh diri pada lansia untuk intervensi yang lebih tepat.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Pendidikan Amanah Kesehatan Padang
Title: Gambaran Ideasi Bunuh Diri
Description:
Bunuh diri menjadi isu yang semakin sering disorot dalam beberapa tahun terakhir, namun perhatian terhadap fenomena ini pada lansia masih minim, khususnya di media.
Laporan menunjukkan bahwa lansia di Indonesia sering memilih gantung diri sebagai metode untuk mengakhiri hidup.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ideasi bunuh diri pada lansia.
Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei cross-sectional.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis Geriatric Suicide Ideation Scale (GSIS), yang menggunakan Skala Likert empat poin.
Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pekanbaru dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling, melibatkan 60 responden.
Hasil menunjukkan bahwa lansia perempuan memiliki risiko bunuh diri sebesar 25% dibandingkan laki-laki 17%.
Sebanyak 67% responden tidak berisiko ideasi bunuh diri, sementara 43% memiliki risiko.
Temuan ini memberikan wawasan awal tentang distribusi ideasi bunuh diri pada lansia untuk intervensi yang lebih tepat.
Related Results
Ruminasi terhadap Ideasi Bunuh Diri pada Pelajar SMA Negeri di Kabupaten Gunungkidul: Studi Korelasional
Ruminasi terhadap Ideasi Bunuh Diri pada Pelajar SMA Negeri di Kabupaten Gunungkidul: Studi Korelasional
Tingginya ideasi bunuh diri di kalangan pelajar menuntut pemahaman faktor psikologis yang berkontribusi, khususnya ruminasi sebagai prediktor utama. Penelitian ini mengkaji pengaru...
Gambaran Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa di Kota Bandung
Gambaran Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa di Kota Bandung
Abstract. College students are one of the populations that have a risk of suicide. As a first step towards suicide attempts and actual suicide, suicidal ideation is considered a si...
Pappaseng Tellu Riala Sappo: Resiliensi Remaja Penyintas Bunuh Diri Di Kota Daeng Dalam Perspektif Teori Grotberg
Pappaseng Tellu Riala Sappo: Resiliensi Remaja Penyintas Bunuh Diri Di Kota Daeng Dalam Perspektif Teori Grotberg
Abstrak: Remaja penyintas bunuh diri merupakan remaja yang pernah berniat dan mencoba bunuh diri namun berhasil selamat dan bisa bertahan sampai sekarang. Resiliensi merupakan kema...
Fenomena Kasus Bunuh Diri akibat Ijime pada Anak SMP di Jepang
Fenomena Kasus Bunuh Diri akibat Ijime pada Anak SMP di Jepang
Ijime adalah sebuah fenomena yang terbentuk akibat ditemukannya fenomena seseorang yang mem-bully dan seseorang yang menjadi korban dari ijime tersebut. Di Jepang, ijime menjadi sa...
Hubungan Gangguan Psikosomatis dengan Ideasi Bunuh Diri Pada Pelajar SMA di Kabupaten Bantul: Studi Korelasional
Hubungan Gangguan Psikosomatis dengan Ideasi Bunuh Diri Pada Pelajar SMA di Kabupaten Bantul: Studi Korelasional
Bunuh diri merupakan penyebab kematian kedua pada remaja usia 10–19 tahun di dunia, dengan kasus yang terus meningkat di Indonesia (WHO, 2018). Hampir 47% kasus bunuh diri dalam 10...
Faktor Protektif Ide Bunuh Diri Remaja
Faktor Protektif Ide Bunuh Diri Remaja
Bunuh diri menjadi salah satu isu kesehatan mental pada remaja. Faktor pendorong bunuh diri berasal dari adanya ide bunuh diri. Faktor protektif dapat menjadi hal yang dapat menceg...
Peran Spiritualitas dalam Mempengaruhi Resiko Perilaku Bunuh Diri: A Literature Review
Peran Spiritualitas dalam Mempengaruhi Resiko Perilaku Bunuh Diri: A Literature Review
Bunuh diri merupakan salah satu penyebab kematian yang kerap terjadi pada individu yang memiliki masalah gangguan mental. Bunuh diri dapat berawal dari depresi yang terjadi dalam d...
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Background: Mental health is said to be good when the brain feels calm and relaxed, allowing a person to appreciate others and enjoy everyday life. People who have mental health ar...

