Javascript must be enabled to continue!
Kajian Morfologis Nama-nama Nabi Muhammad dalam Al-Qur’an
View through CrossRef
Nabi Muhammad saw memiliki banyak nama. Dan nama-nama tersebut banyak tertera dalam kitab-kitab terdahulu yang dikarang oleh para ulama. Baik itu kitab tentang sejarah nabi, kitab tentang hadist nabi, maupun dalam kitab al-Qur’an. ‘Athif Qosim al-Maliji dalam kitab karangannya “Asma’ Nabi Fii al-Qur’an wa as-Sunnah”, memaparkan nama-nama nabi itu adalah muhammad, ahmad, ‘abdullah, al-ummi, ar-rahiim, al-basyir, asy-syaahid/asy- syahiid, an-nadzir, ad-daa’i ila allah, al-muballigh, al-hanif, al-mahi, rasul al-malahim, al-hasyir, nabi at-taubah, an-nur, as-sirojul munir, al-musthofa, al-mudatstsir, al-muzammil, ath-thahir, al-muthahar, al-muthahir, al-mutawakkal, al-amin, ash-shadiq, thaha, al-jami’, al-wali, al-fatih, al-hadi, shohibul kautsar. Hal ini menarik perhatian peneliti untuk menganalisis nama-nama nabi muhammad saw dalam al-Qur’an dengan kajian morfologi. Morfologi adalah cabang ilmu linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa yang mempelajari seluk beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan kata terhadap golongan arti kata. Dalam linguistik arab, istilah morfologi dikenal dengan ilmu sharaf. Kata sharaf sendiri berarti pemalingan kata yang mengakibatkan perubahan bentuk kata yang berdampak pada perolehan makna, perubahan dan pemalingan kata inilah yang disebut dengan at-tashrif. Hasil dari proses at-thasrif ini menghasilkan wazan atau timbangan yang kemudian menjadi standar dalam pembentukan kata dalam bahasa arab. Seperti kata عِلْمُ (‘ilmu) yang merupakan bentuk kalimat isim masdar dari kata يَعْلَمُ-عِلْمًا عَلِمَ (‘alima-ya’lamu-‘ilman) dengan bentuk wazan فِعْلً -يَفْلُ- فَعِلَ (fa’ila-yaf’alu-fi’lan). Setiap perubahan bentuk dari suatu wazan ke wazan lainnya memiliki perubahan arti. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan desain penelitian library research. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja nama-nama nabi muhammad saw dalam al-Qur’an. Dan bagaimana bentuk kajian morfologi (shorof) pada setiap nama nabi muhammad saw dalam al-Qur’an.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: Kajian Morfologis Nama-nama Nabi Muhammad dalam Al-Qur’an
Description:
Nabi Muhammad saw memiliki banyak nama.
Dan nama-nama tersebut banyak tertera dalam kitab-kitab terdahulu yang dikarang oleh para ulama.
Baik itu kitab tentang sejarah nabi, kitab tentang hadist nabi, maupun dalam kitab al-Qur’an.
‘Athif Qosim al-Maliji dalam kitab karangannya “Asma’ Nabi Fii al-Qur’an wa as-Sunnah”, memaparkan nama-nama nabi itu adalah muhammad, ahmad, ‘abdullah, al-ummi, ar-rahiim, al-basyir, asy-syaahid/asy- syahiid, an-nadzir, ad-daa’i ila allah, al-muballigh, al-hanif, al-mahi, rasul al-malahim, al-hasyir, nabi at-taubah, an-nur, as-sirojul munir, al-musthofa, al-mudatstsir, al-muzammil, ath-thahir, al-muthahar, al-muthahir, al-mutawakkal, al-amin, ash-shadiq, thaha, al-jami’, al-wali, al-fatih, al-hadi, shohibul kautsar.
Hal ini menarik perhatian peneliti untuk menganalisis nama-nama nabi muhammad saw dalam al-Qur’an dengan kajian morfologi.
Morfologi adalah cabang ilmu linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa yang mempelajari seluk beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan kata terhadap golongan arti kata.
Dalam linguistik arab, istilah morfologi dikenal dengan ilmu sharaf.
Kata sharaf sendiri berarti pemalingan kata yang mengakibatkan perubahan bentuk kata yang berdampak pada perolehan makna, perubahan dan pemalingan kata inilah yang disebut dengan at-tashrif.
Hasil dari proses at-thasrif ini menghasilkan wazan atau timbangan yang kemudian menjadi standar dalam pembentukan kata dalam bahasa arab.
Seperti kata عِلْمُ (‘ilmu) yang merupakan bentuk kalimat isim masdar dari kata يَعْلَمُ-عِلْمًا عَلِمَ (‘alima-ya’lamu-‘ilman) dengan bentuk wazan فِعْلً -يَفْلُ- فَعِلَ (fa’ila-yaf’alu-fi’lan).
Setiap perubahan bentuk dari suatu wazan ke wazan lainnya memiliki perubahan arti.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.
Peneliti menggunakan desain penelitian library research.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja nama-nama nabi muhammad saw dalam al-Qur’an.
Dan bagaimana bentuk kajian morfologi (shorof) pada setiap nama nabi muhammad saw dalam al-Qur’an.
Related Results
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
MAKNA NAMA HAJI PADA ETNIK MADURA
MAKNA NAMA HAJI PADA ETNIK MADURA
Penelitian ini dilakukan sebagai lanjutan atas hasil penelitian sebelumnya tentang bentuk-bentuk nama haji pada etnik Madura yang cenderung berupa nama-nama Nabi dalam Islam (Idris...
PROBLEMATIKA DALAM PENULISAN NAMA GEOGRAFIS BAHASA INDONESIA DAN RUSIA
PROBLEMATIKA DALAM PENULISAN NAMA GEOGRAFIS BAHASA INDONESIA DAN RUSIA
Perseteruan antara Rusia dan Ukraina dalam beberapa tahun terakhir yang memuncak pada awal tahun 2022 cukup menyita perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat Indon...
AKRONIM DALAM MEDIA SOSIAL: SUATU KAJIAN MORFOLOGIS
AKRONIM DALAM MEDIA SOSIAL: SUATU KAJIAN MORFOLOGIS
Penelitian ini berjudul, “ Akronim dalam Media Sosial: Suatu Kajian Morfologis”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif dengan teknik pengum...
Harapan Orang tua Memberi Nama Anak di Daerah Mandailing
Harapan Orang tua Memberi Nama Anak di Daerah Mandailing
Abstrak Nama merupakan identitas yang sangat penting karena nama merupakan atribut yang sangat pribadi, yang memiliki fungsi sebagai identifikasi seseorang. Oleh karena itu, bagi o...
Pergeseran ekoleksikon nama orang Bali: Studi kasus kajian ekolinguistik
Pergeseran ekoleksikon nama orang Bali: Studi kasus kajian ekolinguistik
Sistem penamaan manusia memiliki hubungan yang erat dengan budaya dan kebiasaan. Budaya masyarakat akan memengaruhi sistem penamaan manusia dari masa ke masa. Penelitian ini bertuj...
تداخل الصيغ الصرفية في المصدر الميمي مع المشتقات الأخرى و مشكلاته الدلالي والتعليمي
تداخل الصيغ الصرفية في المصدر الميمي مع المشتقات الأخرى و مشكلاته الدلالي والتعليمي
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pola morfologis (al-shiyag al-sharfiyah) dari al-mashdar al-mimi dalam bahasa Arab. Urgensi kajian terletak pada adanya fenomena bahwa pola mo...

