Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh aplikasi nitrogen lepas lambat dan bio elisitor terhadap fisiologi dan hasil tanaman (Oryza sativa L.)

View through CrossRef
Salah satu alternatif dalam peningkatan efisiensi pemupukan adalah penggunaan nitrogen lepas lambat. Elisitor dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dari tanah, ketahanan tanaman pada serangan hama dan penyakit serta mengurangi pemakaian pupuk kimia sintetis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aplikasi pupuk nitrogen lepas lambat dan bio elisitor (biosaka) terhadap fisiologi dan hasil produksi pada dua varietas tanaman padi yaitu Inpari Unsoed P20 Tangguh dan Inpari 47 WBC. Penelitian dilaksanakan di lahan Kebun Benih Bojongsari BBTPH Wilayah Banyumas menggunakan metode eksperimental rancangan acak kelompok faktorial (RAK) yang meliputi 12 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian N-ZEO-SR Plus memperbaiki aspek fisiologi dan meningkatkan hasil tanaman padi sebesar 47,86% pada level N-ZEO-SR Plus 500 kg ha-1. Pengaruh bio-elisitor terhadap gabah kering giling (GKG) berkaitan dengan N-ZEO-SR Plus. Terdapat saling keterkaitan antara varietas, bio elisitor dan N-ZEO-SR Plus pada fisiologi tanaman padi. Penggunaan pupuk N-ZEO-SR Plus dan bio elisitor pada dua varietas padi tidak berpengaruh terhadap kesehatan tanaman. ABSTRACT One of the alternatives to improve fertilization efficiency is the use of slow-release nitrogen. Elicitor can increase nutrient absorption from the soil, plant resistance to pests and diseases, and reduce the use of synthetic chemical fertilizers. This study aimed to examine the effects of slow-release nitrogen fertilizer and the bio-elicitor (biosaka) on the physiology and yield of two rice varieties (Inpari Unsoed P20 Tangguh and Inpari 47 WBC). The research was conducted at the Bojongsari Seed Farm, BBTPH Banyumas Region, using an experimental design with a factorial randomized block design comprising 12 treatment combinations and three replications. The results showed that applying N-ZEO-SR Plus improved physiological parameters and increased rice yield by 47.86% at a rate of 500 kg ha-1. The effect of bio-elicitors on dry-milled grain was related to N-ZEO-SR Plus. There was a relationship between varieties, bio-elicitors, and N-ZEO-SR Plus on rice plant physiology. The use of N-ZEO-SR Plus fertilizer and bio-elicitors on two rice varieties did not affect plant health.
Sunan Gunung Djati State Islamic University of Bandung
Title: Pengaruh aplikasi nitrogen lepas lambat dan bio elisitor terhadap fisiologi dan hasil tanaman (Oryza sativa L.)
Description:
Salah satu alternatif dalam peningkatan efisiensi pemupukan adalah penggunaan nitrogen lepas lambat.
Elisitor dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dari tanah, ketahanan tanaman pada serangan hama dan penyakit serta mengurangi pemakaian pupuk kimia sintetis.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aplikasi pupuk nitrogen lepas lambat dan bio elisitor (biosaka) terhadap fisiologi dan hasil produksi pada dua varietas tanaman padi yaitu Inpari Unsoed P20 Tangguh dan Inpari 47 WBC.
Penelitian dilaksanakan di lahan Kebun Benih Bojongsari BBTPH Wilayah Banyumas menggunakan metode eksperimental rancangan acak kelompok faktorial (RAK) yang meliputi 12 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian N-ZEO-SR Plus memperbaiki aspek fisiologi dan meningkatkan hasil tanaman padi sebesar 47,86% pada level N-ZEO-SR Plus 500 kg ha-1.
Pengaruh bio-elisitor terhadap gabah kering giling (GKG) berkaitan dengan N-ZEO-SR Plus.
Terdapat saling keterkaitan antara varietas, bio elisitor dan N-ZEO-SR Plus pada fisiologi tanaman padi.
Penggunaan pupuk N-ZEO-SR Plus dan bio elisitor pada dua varietas padi tidak berpengaruh terhadap kesehatan tanaman.
ABSTRACT One of the alternatives to improve fertilization efficiency is the use of slow-release nitrogen.
Elicitor can increase nutrient absorption from the soil, plant resistance to pests and diseases, and reduce the use of synthetic chemical fertilizers.
This study aimed to examine the effects of slow-release nitrogen fertilizer and the bio-elicitor (biosaka) on the physiology and yield of two rice varieties (Inpari Unsoed P20 Tangguh and Inpari 47 WBC).
The research was conducted at the Bojongsari Seed Farm, BBTPH Banyumas Region, using an experimental design with a factorial randomized block design comprising 12 treatment combinations and three replications.
The results showed that applying N-ZEO-SR Plus improved physiological parameters and increased rice yield by 47.
86% at a rate of 500 kg ha-1.
The effect of bio-elicitors on dry-milled grain was related to N-ZEO-SR Plus.
There was a relationship between varieties, bio-elicitors, and N-ZEO-SR Plus on rice plant physiology.
The use of N-ZEO-SR Plus fertilizer and bio-elicitors on two rice varieties did not affect plant health.

Related Results

MACAM PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI ELISITOR BIOSAKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS (Brassica oleraceae L)
MACAM PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI ELISITOR BIOSAKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS (Brassica oleraceae L)
Penelitian tentang “Kajian Macam Pupuk Kandang Dan Konsentrasi Elisitor Biosaka Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kubis (Brassica Oleraceae L)” dilaksanakan Maret 2024 hingga Juni...
Peningkatan Produksi dan Ketahanan Jahe Terhadap Penyakit Layu Bakteri Melalui Imbangan Hara dan Kompos Tanaman Elisitor
Peningkatan Produksi dan Ketahanan Jahe Terhadap Penyakit Layu Bakteri Melalui Imbangan Hara dan Kompos Tanaman Elisitor
<p class="IsiabstrakIndonesia">Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Cicurug Sukabumi, Jawa Barat sejak September 2011 sampai Mei 2012. Tujuan penelitian adalah untuk menda...
Microrna Regulation of Nodule Zone-Specific Gene Expression In Soybean
Microrna Regulation of Nodule Zone-Specific Gene Expression In Soybean
Nitrogen is a paramount important essential element for all living organisms. It has been found to bea crucial structural component of proteins, nucleic acids, enzymes and other ce...
Pengaruh Pemberian Elisitor Ekstrak Khamir pada Pertumbuhan Kultur Kalus Gembili dengan Penambahan ZPT 2,4-D dan Kinetin
Pengaruh Pemberian Elisitor Ekstrak Khamir pada Pertumbuhan Kultur Kalus Gembili dengan Penambahan ZPT 2,4-D dan Kinetin
Senyawa bioaktif pada tanaman gembili dapat dihasilkan lebih banyak dari kalus dibandingkan tanaman utuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian 2,4-D dan ...

Back to Top