Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Persepsi Konsumen Terhadap Produk Kuliner Pindang Meranjat

View through CrossRef
Penelitian persepsi konsumen terhadap Pindang Meranjat ini dilakukan di lokasi asal dimana produk kuliner ini bermula yaitu Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui empat variabel organoleptic yaitu warna, aroma, tekstur dan rasa, pada tiga bagian utama produk pindang yaitu lauk, kuah dan kondimen, dengan total 12 indikator. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 55 responden yang terdiri dari 49 konsumen yang melakukan konsumsi ulang pindang (re-purchasement) dan 6 orang ahli. Metode yang digunakan adalah Importance Performance Analysis, terdiri atas pendekatan Indeks Tingkat Kesesuaian dan pemetaan melalui diagram kartesius. Hasil penelitian menunjukkan dari empat variabel, teridentifikasi variabel warna menjadi satu-satunya variabel yang memenuhi rerata tingkat persepsi dan tingkat ekspektasi konsumen; variabel aroma merupakan variabel yang tidak memenuhi kedua tingkat tersebut; dan dua variabel lainnya, tekstur dan rasa hanya memenuhi tingkat ekspektasi. Lebih lanjut, diketahui tiga indikator yang menjadi prioritas utama perbaikan kualitas produk Pindang Meranjat, secara berurutan berdasarkan skala prioritas tertinggi yaitu perbaikan terhadap tekstur kuah, rasa kuah dan aroma lauk dari produk dimaksud. Variabel susulan yang berpotensi berikutnya dalam meningkatkan kualitas adalah perbaikan pada tekstur kondimen. Melalui hasil ini, diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan terstruktur agar kualitas produk Pindang Meranjat meningkat dalam rangka memenuhi ekspektasi konsumen sebagai produk kuliner asli yang berpotensi menjadi wisata kuliner dari Kabupaten Ogan Ilir.
Title: Analisis Persepsi Konsumen Terhadap Produk Kuliner Pindang Meranjat
Description:
Penelitian persepsi konsumen terhadap Pindang Meranjat ini dilakukan di lokasi asal dimana produk kuliner ini bermula yaitu Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui empat variabel organoleptic yaitu warna, aroma, tekstur dan rasa, pada tiga bagian utama produk pindang yaitu lauk, kuah dan kondimen, dengan total 12 indikator.
Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 55 responden yang terdiri dari 49 konsumen yang melakukan konsumsi ulang pindang (re-purchasement) dan 6 orang ahli.
Metode yang digunakan adalah Importance Performance Analysis, terdiri atas pendekatan Indeks Tingkat Kesesuaian dan pemetaan melalui diagram kartesius.
Hasil penelitian menunjukkan dari empat variabel, teridentifikasi variabel warna menjadi satu-satunya variabel yang memenuhi rerata tingkat persepsi dan tingkat ekspektasi konsumen; variabel aroma merupakan variabel yang tidak memenuhi kedua tingkat tersebut; dan dua variabel lainnya, tekstur dan rasa hanya memenuhi tingkat ekspektasi.
Lebih lanjut, diketahui tiga indikator yang menjadi prioritas utama perbaikan kualitas produk Pindang Meranjat, secara berurutan berdasarkan skala prioritas tertinggi yaitu perbaikan terhadap tekstur kuah, rasa kuah dan aroma lauk dari produk dimaksud.
Variabel susulan yang berpotensi berikutnya dalam meningkatkan kualitas adalah perbaikan pada tekstur kondimen.
Melalui hasil ini, diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan terstruktur agar kualitas produk Pindang Meranjat meningkat dalam rangka memenuhi ekspektasi konsumen sebagai produk kuliner asli yang berpotensi menjadi wisata kuliner dari Kabupaten Ogan Ilir.

Related Results

Karakteristik Mutu Dan Pemasaran Ikan Pindang Tongkol di Kota Bogor
Karakteristik Mutu Dan Pemasaran Ikan Pindang Tongkol di Kota Bogor
Pemikiran dasar yang digunakan dalam kajian ini adalah apakah ikan pindang yang selama ini dikonsumsi di wilayah Bogor, masih tergolong ikan pindang yang memiliki mutu baik sesuai ...
DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
Menu aneka makanan yang murah meriah serta enak adalah daya tarik utama sebuah tempat kuliner, khususnya tempat wisata kuliner di kota Surabaya. Tempat dan letak yang strategis sua...
Strategi Pengembangan Pindang Palembang Menggunakan Model Bisnis Canvas (MBC) Untuk Wisatawan
Strategi Pengembangan Pindang Palembang Menggunakan Model Bisnis Canvas (MBC) Untuk Wisatawan
Pindang Palembang is one of traditional culinary in South Sumatra which had uniqe special taste like sour, salty and sweet flavour. But, this culinary was not popular in tourist wh...
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP CEMARANMIKROBIOLOGIS PADA ABON PINDANG TONGKOL (Euthynnus affinis)
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP CEMARANMIKROBIOLOGIS PADA ABON PINDANG TONGKOL (Euthynnus affinis)
Pengolahan ikan pindang menjadi abon merupakan teknologi pangan bertujuan memperpanjang masa simpan. Penambahan kitosan pada abon berfungsi untuk mencegah berkembangnya bakteri Vib...
EDUKASI PEGELOLAAN BISNIS WISATA KULINER DI KOTA KENDARI
EDUKASI PEGELOLAAN BISNIS WISATA KULINER DI KOTA KENDARI
Berbagai keunggulan usaha kuliner perlu lebih dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pengusaha kuliner, dan masyarakat. Perkembangan jumlah pengusaha kuliner ...

Back to Top