Javascript must be enabled to continue!
PEMBUATAN STANDARISASI KERJA UNTUK MENGURANGI ANGKA PRESETTING DEVIATION PADA LINE 9 PT SKF INDONESIA
View through CrossRef
PT SKF Indonesia adalah perusahaan global yang memproduksi bearing. PT SKF Indonesia merupakan bagian dari SKF Group (SKF AB Swedia) dan Astra Group (Astra Otoparts). PT SKF Indonesia selalu meningkatkan kualitas changeover sehingga bisa menghasilkan kualitas bearing yang sesuai standar perusahaan. Pada proses changeover, jenis deviasi dengan angka tertinggi yaitu flow process deviation di line 9. Setelah melakukan pengamatan, didapati masalah yaitu di proses flow process. Hal ini yang menyebabkan angka flow process deviation menjadi tinggi. Permasalahannya adalah belum adanya standar kerja pada proses flow process. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian lebih lanjut menggunakan metode DMAIC untuk menemukan akar masalah. Setelah ditemukan akar masalah, maka penulis melakukan perbaikan yaitu menstandarisasi kerja flow process dengan membuat presetting flow process, return tooling flow process, layout ruang presetting, katalog, SOP tooling preparation, SOP pengembalian ke lemari, SOP tooling cleaning, critical tooling parameter dan pembuatan kontrol standardisasi untuk pemantauan standardisasi dengan pembuatan standardization control board, checklist monitoring. Setelah perbaikan dan evaluasi dilakukan, maka didapatkan angka presetting berkurang sebanyak 71,5% dari 14 penyimpangan dalam 3 bulan menjadi 4 penyimpangan dalam 3 bulan.
Title: PEMBUATAN STANDARISASI KERJA UNTUK MENGURANGI ANGKA PRESETTING DEVIATION PADA LINE 9 PT SKF INDONESIA
Description:
PT SKF Indonesia adalah perusahaan global yang memproduksi bearing.
PT SKF Indonesia merupakan bagian dari SKF Group (SKF AB Swedia) dan Astra Group (Astra Otoparts).
PT SKF Indonesia selalu meningkatkan kualitas changeover sehingga bisa menghasilkan kualitas bearing yang sesuai standar perusahaan.
Pada proses changeover, jenis deviasi dengan angka tertinggi yaitu flow process deviation di line 9.
Setelah melakukan pengamatan, didapati masalah yaitu di proses flow process.
Hal ini yang menyebabkan angka flow process deviation menjadi tinggi.
Permasalahannya adalah belum adanya standar kerja pada proses flow process.
Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian lebih lanjut menggunakan metode DMAIC untuk menemukan akar masalah.
Setelah ditemukan akar masalah, maka penulis melakukan perbaikan yaitu menstandarisasi kerja flow process dengan membuat presetting flow process, return tooling flow process, layout ruang presetting, katalog, SOP tooling preparation, SOP pengembalian ke lemari, SOP tooling cleaning, critical tooling parameter dan pembuatan kontrol standardisasi untuk pemantauan standardisasi dengan pembuatan standardization control board, checklist monitoring.
Setelah perbaikan dan evaluasi dilakukan, maka didapatkan angka presetting berkurang sebanyak 71,5% dari 14 penyimpangan dalam 3 bulan menjadi 4 penyimpangan dalam 3 bulan.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Distance Evaluated Simulated Kalman Filter with State Encoding for Combinatorial Optimization Problems
Distance Evaluated Simulated Kalman Filter with State Encoding for Combinatorial Optimization Problems
Simulated Kalman Filter (SKF) is a population-based optimization algorithm which exploits the estimation capability of Kalman filter to search for a solution in a continuous search...
A brief review of simulated Kalman Filter Algorithm – variants and applications
A brief review of simulated Kalman Filter Algorithm – variants and applications
Simulated Kalman Filter (SKF) solves optimization problems by finding the estimate of the optimum solution. As a multi-agent algorithm, every agent in the population acts as a Kalm...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Fitness-evaluated Adaptive Switching Simulated Kalman Filter Algorithm with Randomness
Fitness-evaluated Adaptive Switching Simulated Kalman Filter Algorithm with Randomness
The original Simulated Kalman Filter (SKF) is an optimizer that employs synchronous update mechanism. The agents in SKF update their solutions after all fitness calculations, predi...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
PKM PENDAMPINGAN STANDARISASI BAHANALAMBAGIGURU DAN SISWA SMK KESEHATAN BALI MEDIKA, DENPASAR
PKM PENDAMPINGAN STANDARISASI BAHANALAMBAGIGURU DAN SISWA SMK KESEHATAN BALI MEDIKA, DENPASAR
Pengetahuan dan keterampilan terkait proses standarisasi bahan alamdi SMKKesehatan Bali Medika kurang diperhatikan karena kurikulumnya lebih banyak memuat matapelajaran produktif k...

