Javascript must be enabled to continue!
KEBIJAKAN ANTI-RIBA DI TURKI: TINJAUAN KONSEP AL-ḤISBAH DALAM KEBIJAKAN EKONOMI RECEP TAYYIP ERDOĞAN
View through CrossRef
Kebijakan anti-riba yang diusung oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, melalui penekanan suku bunga rendah, menjadi salah satu upaya untuk menerapkan prinsip syariah dalam sistem ekonomi modern secara makro. Kebijakan ini selaras dengan konsep Al-Ḥisbah, yang dalam sejarah Daulah Islamiyah berhasil memberantas riba dan menciptakan kemaslahatan serta kesejahteraan ekonomi. Namun, penerapannya di era modern justru menghadapi tantangan serius serta kompleks, seperti inflasi tinggi, depresiasi nilai tukar lira, dan resistensi dari komunitas bisnis dan investor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara praktik Al-Ḥisbah di masa lalu dan implementasinya di masa sekrang, yang berfokus pada kebijakan ekonomi Erdoğan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, penelitian ini mengkaji literatur historis, data ekonomi terhadap kebijakan Erdoğan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan anti-riba Erdoğan memiliki dasar yang kuat dalam prinsip syariah, implementasinya masih terkednala oleh sistem ekonomi global yang sudah mengintegrasi suku bunga dalam praktiknya, sehingga sangat sulit bagi suatu negara untuk keluar dari lingkaran ini. Dengan demikian, diperlukan sebuah pendekatan yang holistik dan berbasis konteks untuk memastikan bahwa kebijakan anti-riba tidak hanya menciptakan kemaslahatan ekonomi, tetapi juga meminimalkan potensi mafsadah yang dapat timbul. Selain itu, kebijakan ini dapat menjadi model strategis bagi negara-negara Muslim lainnya dalam membangun konsensus guna mereformasi sistem kapitalisme menuju tatanan ekonomi yang lebih selaras dengan prinsip-prinsip Islam.
PT. Banjarese Pacific Indonesia
Title: KEBIJAKAN ANTI-RIBA DI TURKI: TINJAUAN KONSEP AL-ḤISBAH DALAM KEBIJAKAN EKONOMI RECEP TAYYIP ERDOĞAN
Description:
Kebijakan anti-riba yang diusung oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, melalui penekanan suku bunga rendah, menjadi salah satu upaya untuk menerapkan prinsip syariah dalam sistem ekonomi modern secara makro.
Kebijakan ini selaras dengan konsep Al-Ḥisbah, yang dalam sejarah Daulah Islamiyah berhasil memberantas riba dan menciptakan kemaslahatan serta kesejahteraan ekonomi.
Namun, penerapannya di era modern justru menghadapi tantangan serius serta kompleks, seperti inflasi tinggi, depresiasi nilai tukar lira, dan resistensi dari komunitas bisnis dan investor.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara praktik Al-Ḥisbah di masa lalu dan implementasinya di masa sekrang, yang berfokus pada kebijakan ekonomi Erdoğan.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, penelitian ini mengkaji literatur historis, data ekonomi terhadap kebijakan Erdoğan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan anti-riba Erdoğan memiliki dasar yang kuat dalam prinsip syariah, implementasinya masih terkednala oleh sistem ekonomi global yang sudah mengintegrasi suku bunga dalam praktiknya, sehingga sangat sulit bagi suatu negara untuk keluar dari lingkaran ini.
Dengan demikian, diperlukan sebuah pendekatan yang holistik dan berbasis konteks untuk memastikan bahwa kebijakan anti-riba tidak hanya menciptakan kemaslahatan ekonomi, tetapi juga meminimalkan potensi mafsadah yang dapat timbul.
Selain itu, kebijakan ini dapat menjadi model strategis bagi negara-negara Muslim lainnya dalam membangun konsensus guna mereformasi sistem kapitalisme menuju tatanan ekonomi yang lebih selaras dengan prinsip-prinsip Islam.
Related Results
BAHAYA RIBA DALAM EKONOMI ISLAM
BAHAYA RIBA DALAM EKONOMI ISLAM
Diskursus mengenai riba lama diperbincangkan baik dalam tataran akademik maupun pada kitab-kitab Turast Islamiyah, ulama salaf hingga para ekonom Muslimkontemporer. Akan tetapi, hi...
RECEP TAYYİP ERDOĞAN ÜNİVERSİTESİ SOSYAL BİLİMLER DERGİSİNİN BİBLİYOMETRİK ANALİZİ
RECEP TAYYİP ERDOĞAN ÜNİVERSİTESİ SOSYAL BİLİMLER DERGİSİNİN BİBLİYOMETRİK ANALİZİ
Bu çalışmada, Recep Tayyip Erdoğan Üniversitesi Sosyal Bilimler Dergisi’nde yayımlanan makalelerin bibliyometrik profilini belirlemek amaçlanmıştır. Araştırma durum çalışması şekli...
Turkiye at Crossroads
Turkiye at Crossroads
Abstrak: Artikel jurnal ini membahas tentang pengaruh besar usaha Turki untuk bergabung dengan Uni Eropa terhadap kebijakan luar negerinya. Turki merupakan negara yang penting seca...
Konsep Wilayatul Hisbah Menurut Imam Al-Mawardi
Konsep Wilayatul Hisbah Menurut Imam Al-Mawardi
Penelitian ini terkait Wilayatul Hisbah dalam Islam, sebuah lembaga yang ditugaskan untuk menegakkan syariat. Dibentuk untuk memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran, sesuai...
KEBIJAKAN TURKI DALAM MENDIRIKAN BUFFER ZONE PADA KONFLIK TURKI-KURDI DI SURIAH TAHUN 2019
KEBIJAKAN TURKI DALAM MENDIRIKAN BUFFER ZONE PADA KONFLIK TURKI-KURDI DI SURIAH TAHUN 2019
Penelitian ini berisikan tentang analisis kebijakan Turki dalam mendirikan buffer zone atau zona penyangga di Suriah Utara dalam isu konflik Turki-Kurdi. Penelitian ini memiliki ur...
Determination of Radioactivity Levels in Soil Samples of Recep Tayyip Erdogan University Campus in Rize Province
Determination of Radioactivity Levels in Soil Samples of Recep Tayyip Erdogan University Campus in Rize Province
Bu çalışmada, Recep Tayyip Erdoğan Üniversitesi Zihni Derin Yerleşkesinden alınan 15 adet toprak örneğinde yüksek saflıkta bir germanyum dedektörü (HPGe) kullanılarak yapay (137Cs)...
Recep Tayyip Erdoğan Üniversitesi Merkez Kampüsünde Elektromanyetik Alan Kirlilik Ölçümü ve Spektrum Analizi
Recep Tayyip Erdoğan Üniversitesi Merkez Kampüsünde Elektromanyetik Alan Kirlilik Ölçümü ve Spektrum Analizi
Günümüzde hızla büyüyen teknoloji ile birlikte, elektromanyetik kirlilik ve zararlı etkileri de artmıştır. Bu konuda yapılan çalışmalar artmakla birlikte bölgesel ya da noktasal öl...
Strategi Dakwah Wilayatul Hisbah dalam Pelaksanaan Pengawasan Syari’at Islam di Kota Langsa
Strategi Dakwah Wilayatul Hisbah dalam Pelaksanaan Pengawasan Syari’at Islam di Kota Langsa
In the city of Langsa, the violation of Islamic sharia qanun (regional bylaws) has shown a declining trend; however, it still accounts for a large proportion. This is a surprising ...

