Javascript must be enabled to continue!
Upaya BAKAMLA Melaksanakan Operasi Keamanan Laut di Selat Malaka
View through CrossRef
Badan Keamanan Laut (Bakamla) mempunyai tugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia. Bakamla adalah revitalisasi dan penguatan kapasitas kelembagaan dari Bakorkamla. Dalam melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan, Bakamla memiliki konsep operasi. Konsep operasi keamanan laut Bakamla bertujuan sebagai pengintegrasian pola dan sistem operasi, teknologi, intelijen maritime, logistik terpadu, hingga mampu memberikan bantuan tinjauan hukum yang ditangani oleh Unit Penindakan Hukum Bakamla. Tulisan ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder berupa hasil pengamatan sebelumnya dan juga lembaran hukum lainnya. Analisis data kualitatif yang digunakan dalam penulisan ini yaitu Analisis Interaktif dari Miles & Huberman (1994). Berdasarkan hasil Analisa peran Bakamla dalam melaksanakan operasi keamanan laut di Selat Malaka dapat ditingkatkan dengan adanya pola koordinasi yang baik antar instansi keamanan. Dalam fungsinya yang akan menjadi Coast Guard sudah merupakan wewenang Bakamla untuk melaksanakan koordinasi dan mensinergikan seluruh Lembaga Keamanan Maritim yang ada. Melalui evaluasi hasil operasi mandiri dan operasi Bersama Bakamla, urgensi dalam membentuk system keamanan yang baik menjadi sebuah prioritas. Upaya Bakamla dalam mewujudkan eamanan maritim di selat malaka mampu dioptimalkan lagi dengan lebih memperhatikan skala prioritas ancaman. Tentunya agar supaya yang telah dilakukan ini berjalan dengan optimal, diperlukan juga sinergi antar instansi dengan menyatukan visi masing-masing Lembaga yang sudah ada. Sehingga usaha yang dilakukan untuk mewujudkan keamanan maritim di Selat Malaka dapat terwujud.
Kata Kunci : Bakamla, Operasi Keamanan Laut, Peran, Sinergi
Title: Upaya BAKAMLA Melaksanakan Operasi Keamanan Laut di Selat Malaka
Description:
Badan Keamanan Laut (Bakamla) mempunyai tugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia.
Bakamla adalah revitalisasi dan penguatan kapasitas kelembagaan dari Bakorkamla.
Dalam melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan, Bakamla memiliki konsep operasi.
Konsep operasi keamanan laut Bakamla bertujuan sebagai pengintegrasian pola dan sistem operasi, teknologi, intelijen maritime, logistik terpadu, hingga mampu memberikan bantuan tinjauan hukum yang ditangani oleh Unit Penindakan Hukum Bakamla.
Tulisan ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif.
Data yang digunakan adalah data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder berupa hasil pengamatan sebelumnya dan juga lembaran hukum lainnya.
Analisis data kualitatif yang digunakan dalam penulisan ini yaitu Analisis Interaktif dari Miles & Huberman (1994).
Berdasarkan hasil Analisa peran Bakamla dalam melaksanakan operasi keamanan laut di Selat Malaka dapat ditingkatkan dengan adanya pola koordinasi yang baik antar instansi keamanan.
Dalam fungsinya yang akan menjadi Coast Guard sudah merupakan wewenang Bakamla untuk melaksanakan koordinasi dan mensinergikan seluruh Lembaga Keamanan Maritim yang ada.
Melalui evaluasi hasil operasi mandiri dan operasi Bersama Bakamla, urgensi dalam membentuk system keamanan yang baik menjadi sebuah prioritas.
Upaya Bakamla dalam mewujudkan eamanan maritim di selat malaka mampu dioptimalkan lagi dengan lebih memperhatikan skala prioritas ancaman.
Tentunya agar supaya yang telah dilakukan ini berjalan dengan optimal, diperlukan juga sinergi antar instansi dengan menyatukan visi masing-masing Lembaga yang sudah ada.
Sehingga usaha yang dilakukan untuk mewujudkan keamanan maritim di Selat Malaka dapat terwujud.
Kata Kunci : Bakamla, Operasi Keamanan Laut, Peran, Sinergi.
Related Results
Penerapan Strategi Pemanduan Terpadu Sebagai Upaya Mewujudkan Ketahanan dan Keamanan Di Selat Malaka
Penerapan Strategi Pemanduan Terpadu Sebagai Upaya Mewujudkan Ketahanan dan Keamanan Di Selat Malaka
ABSTRACT Malacca Strait was the busiest strait the world, where most of distribution lines of sea transportation pass through. However, there were some issues in this area, includ...
Tinjauan Hukum Terhadap Pemanduan Kapal di Selat Malaka dan Selat Singapura untuk Keselamatan Pelayaran
Tinjauan Hukum Terhadap Pemanduan Kapal di Selat Malaka dan Selat Singapura untuk Keselamatan Pelayaran
Penelitian ini membahas perlindungan hukum terhadap keselamatan dan keamanan di Selat Malaka dan Selat Singapura, dengan fokus pada aspek keamanan, ekonomi maritim, dan lingkungan ...
Model Traffic Separation Scheme (TSS) Di Alur Laut Kepulauan Indonesia (AlKI) I Di Selat Sunda Dalam Mewujudkan Ketahanan Wilayah
Model Traffic Separation Scheme (TSS) Di Alur Laut Kepulauan Indonesia (AlKI) I Di Selat Sunda Dalam Mewujudkan Ketahanan Wilayah
ABSTRACT Maritime traffic increase consequently would make the intensity of the ASL surveillance respectively. Indonesia owned several vital and important straits for maritime traf...
DIPLOMASI TRIANGULAR CHINA TERHADAP INDONESIA DALAM MENGANTISIPASI DILEMA MALAKA MELALUI BELT ROAD INITIATIVE
DIPLOMASI TRIANGULAR CHINA TERHADAP INDONESIA DALAM MENGANTISIPASI DILEMA MALAKA MELALUI BELT ROAD INITIATIVE
Selat Malaka merupakan alur laut yang sangat vital bagi proses perdagangan internasional, terutama dalam bidang ekspor-impor. China, sebagai salah satu negara yang sangat bergantun...
Wuri Handoyo
Wuri Handoyo
The security of the Indonesia-Malaysia maritime border by the Indonesian Navy, the Indonesian National Police, and Bakamla faces various problems that impact the economy. These pro...
Sistem Informasi Berbasis Website Untuk Promosi Pariwisata Di Kabupaten Malaka
Sistem Informasi Berbasis Website Untuk Promosi Pariwisata Di Kabupaten Malaka
Kabupaten Malaka memiliki potensi wisata yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Keindahan alam khas Malaka yang masih terjaga menjadikannya destinasi wisata yang memiliki daya tar...
Langkah “Merah” Pemikiran Pendidikan Tan Malaka, 1919-1921
Langkah “Merah” Pemikiran Pendidikan Tan Malaka, 1919-1921
The historiography of Tan Malaka, which has been frequently found, discusses his personality as a revolutionary figure, living from one prison to another. The consistency of Tan Ma...
REPOSISI KEWENANGAN ANTAR LEMBAGA NEGARA DALAM PENGATURAN TERKAIT PERTAHANAN KEAMANAN KEMARITIMAN NASIONAL
REPOSISI KEWENANGAN ANTAR LEMBAGA NEGARA DALAM PENGATURAN TERKAIT PERTAHANAN KEAMANAN KEMARITIMAN NASIONAL
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana posisi kewenangan antar lembaga negara dalam pengaturan terkait pertahanan keamanan kemaritiman nasional dan bagaiman...

