Javascript must be enabled to continue!
Pemanfaatan Situs Sejarah di Ternate Sebagai Sumber Pembelajaran
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan situs sejarah di Ternate sebagai sumber pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, pengamatan dan analisis isi. Validitas data dilakukan dengan cara triangulasi untuk memperoleh informasi yang akurat. Pembelajaran sejarah pada mata kuliah kajian peninggalan sejarah dilakukan dengan mengeksplorasi peninggalan sejarah di Ternate. Eksplorasi peninggalan sejarah dilakukan setelah mahasiswa memperoleh pengetahuan dari dosen. Pembelajaran lapangan dilakukan dengan metode project dan wisata ilmiah. Proses pembelajaran lapangan mengukuti skema pemanfaatan situs sejarah di Ternate sebagai sumber pembelajaran yang meliputi orientasi pembelajaran; eksplorasi situs sejarah; dan penulisan laporan dan presentasi hasil. Dalam kegiatan eksplorasi, mahasiswa mengamati, mencatat, dan menafsirkan situs-situs peninggalan sejarah. Pembelajaran lapangan dapat mendorong mahasiswa untuk berpikir kronologis pada setiap peristiwa sejarah. Kajian peninggalan sejarah juga dapat menumbuhkan kesadaran sejarah pada mahasiswa.
Muhammadiyah Metro University
Title: Pemanfaatan Situs Sejarah di Ternate Sebagai Sumber Pembelajaran
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan situs sejarah di Ternate sebagai sumber pembelajaran.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif.
Penelitian ini bersifat penelitian lapangan.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, pengamatan dan analisis isi.
Validitas data dilakukan dengan cara triangulasi untuk memperoleh informasi yang akurat.
Pembelajaran sejarah pada mata kuliah kajian peninggalan sejarah dilakukan dengan mengeksplorasi peninggalan sejarah di Ternate.
Eksplorasi peninggalan sejarah dilakukan setelah mahasiswa memperoleh pengetahuan dari dosen.
Pembelajaran lapangan dilakukan dengan metode project dan wisata ilmiah.
Proses pembelajaran lapangan mengukuti skema pemanfaatan situs sejarah di Ternate sebagai sumber pembelajaran yang meliputi orientasi pembelajaran; eksplorasi situs sejarah; dan penulisan laporan dan presentasi hasil.
Dalam kegiatan eksplorasi, mahasiswa mengamati, mencatat, dan menafsirkan situs-situs peninggalan sejarah.
Pembelajaran lapangan dapat mendorong mahasiswa untuk berpikir kronologis pada setiap peristiwa sejarah.
Kajian peninggalan sejarah juga dapat menumbuhkan kesadaran sejarah pada mahasiswa.
Related Results
PEMANFAATAN BENTENG ANNA (FORT ANN) SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH BAGI PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 3 MUKOMUKO
PEMANFAATAN BENTENG ANNA (FORT ANN) SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH BAGI PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 3 MUKOMUKO
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya sekolah dalam memanfaatkan situs Benteng Anna sebagai sumber belajar sejarah bagi peserta didik tingkat SMA di kabupaten Mukomuko...
PELATIHAN PRAKTEK SITUS SEJARAH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS PGRI MAHADEWA INDONESIA DI CANDI GUNUNG KAWI, GIANYAR BALI
PELATIHAN PRAKTEK SITUS SEJARAH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS PGRI MAHADEWA INDONESIA DI CANDI GUNUNG KAWI, GIANYAR BALI
Praktek situs adalah salah satu program kegiatan proses pembelajaran yang memanfaatkan peninggalan berupa objek sejarah sebagai dasar penerapan langsung kegiatannya. Metode pelaksa...
PENGUATAN NILAI-NILAI NASIONALISME: STUDI DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
PENGUATAN NILAI-NILAI NASIONALISME: STUDI DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; a) bagaimana penguatan nilai-nilai nasionalisme di SMA Negeri 2 Ternate; b) kendala yang dihadapi guru sejarah dalam penguatan nilai...
BUKTI AWAL PERSEBARAN BUDAYA AUSTRONESIA DI SESE, SULAWESI BARAT: TINJAUAN BERDASARKAN DATA ARKEOLOGI
BUKTI AWAL PERSEBARAN BUDAYA AUSTRONESIA DI SESE, SULAWESI BARAT: TINJAUAN BERDASARKAN DATA ARKEOLOGI
Penelitian terhadap sebaran situs-situs dengan indikasi tinggalan arkeologis dari bangsa penutur bahasa Austronesia di Mamuju selama ini fokusnya di sepanjang daerah aliran sungai ...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
MAKNA SEJARAH DAN BUDAYA DALAM SITUS JATIGEDE SUMEDANG
MAKNA SEJARAH DAN BUDAYA DALAM SITUS JATIGEDE SUMEDANG
AbstrakRencana pemerintah untuk membangun bendungan atau Waduk Jatigedetentunya akan membawa manfaat bagi masyarakat Sumedang khususnya dan JawaBarat pada umumnya. Akan tetapi di b...
Toponymy Analysis of Village Naming in Ternate
Toponymy Analysis of Village Naming in Ternate
Ternate is one of the cities in North Maluku, located right beneath Gamalama Mountain. Ternate was once a trade center in the 13th century and became a melting pot for people from ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

