Javascript must be enabled to continue!
Tema dan Nilai Kehidupan dalam Lakon Sugawara Denju Tenarai Kagami
View through CrossRef
<p><em>Abstrak</em> - <strong>Penelitian ini bertujuan untuk mencari tema dan nilai-nilai kehidupan dalam lakon <em>Sugawara Denju Tenarai Kagami</em>. Metode deskriptif analisis digunakan untuk menganalisis kutipan dialog yang diperoleh dari korpus berbentuk teks lakon. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga aspek naratif yang dikemukakan oleh Tzvetan Todorov, yang meliputi pembahasan aspek sintaksis, semantik, dan pragmatik. Penelitian ini menemukan bahwa konsep kesetiaan dan pengabdian dalam konteks hubungan atasan dan bawahan menjadi tema utama dalam lakon ini. Penggambaran konsep kesetiaan dan pengabdian melalui perilaku dan ujaran para tokoh dalam lakon ini didasarkan pada kesadaran dan rasa terima kasih atas budi baik atau jasa yang pernah mereka terima dari pemberi budi. Nilai kebaikan yang tertinggi dalam konsep moral orang Jepang tergambar pada kemampuannya dalam memenuhi kewajiban-kewajiban yang mereka emban. Konsep ini pulalah yang mengatur hubungan antar individu pada masyarakat Jepang. Nilai-nilai kehidupan yang tergambar dalam lakon ini meliputi pemenuhan tanggung jawab, kesungguhan hati dalam menjalankan kewajiban, dan kehormatan diri.</strong></p><p><em> </em></p><p><em>Abstract - </em><strong>The research aims to explore the themes and values of life in the play Sugawara Denju Tenarai Kagami. Descriptive analysis methods was used to analyze the dialogue quotes obtained from the corpus. The theory used in this research are the three aspects of the narrative presented by Tzvetan Todorov, which includes the aspects of syntax, semantics, and pragmatics. The results show that the concept of loyalty and devotion in the context of a superior and subordinate relationship become the main theme in this play. The depiction of the concept of loyalty and devotion through the behavior and speech of the characters in the play are based on awareness and gratitude for a favor or service they have received from the donor. The highest virtue in moral concepts of the Japanese reflected in its ability to fulfill the obligations they entailed. This concept is also regulates relations between individuals in Japanese society. The fulfillment of responsibility, sincerity in performing duty, and honor are reflected as the values of life in the play. </strong><strong></strong></p>
Title: Tema dan Nilai Kehidupan dalam Lakon Sugawara Denju Tenarai Kagami
Description:
<p><em>Abstrak</em> - <strong>Penelitian ini bertujuan untuk mencari tema dan nilai-nilai kehidupan dalam lakon <em>Sugawara Denju Tenarai Kagami</em>.
Metode deskriptif analisis digunakan untuk menganalisis kutipan dialog yang diperoleh dari korpus berbentuk teks lakon.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga aspek naratif yang dikemukakan oleh Tzvetan Todorov, yang meliputi pembahasan aspek sintaksis, semantik, dan pragmatik.
Penelitian ini menemukan bahwa konsep kesetiaan dan pengabdian dalam konteks hubungan atasan dan bawahan menjadi tema utama dalam lakon ini.
Penggambaran konsep kesetiaan dan pengabdian melalui perilaku dan ujaran para tokoh dalam lakon ini didasarkan pada kesadaran dan rasa terima kasih atas budi baik atau jasa yang pernah mereka terima dari pemberi budi.
Nilai kebaikan yang tertinggi dalam konsep moral orang Jepang tergambar pada kemampuannya dalam memenuhi kewajiban-kewajiban yang mereka emban.
Konsep ini pulalah yang mengatur hubungan antar individu pada masyarakat Jepang.
Nilai-nilai kehidupan yang tergambar dalam lakon ini meliputi pemenuhan tanggung jawab, kesungguhan hati dalam menjalankan kewajiban, dan kehormatan diri.
</strong></p><p><em> </em></p><p><em>Abstract - </em><strong>The research aims to explore the themes and values of life in the play Sugawara Denju Tenarai Kagami.
Descriptive analysis methods was used to analyze the dialogue quotes obtained from the corpus.
The theory used in this research are the three aspects of the narrative presented by Tzvetan Todorov, which includes the aspects of syntax, semantics, and pragmatics.
The results show that the concept of loyalty and devotion in the context of a superior and subordinate relationship become the main theme in this play.
The depiction of the concept of loyalty and devotion through the behavior and speech of the characters in the play are based on awareness and gratitude for a favor or service they have received from the donor.
The highest virtue in moral concepts of the Japanese reflected in its ability to fulfill the obligations they entailed.
This concept is also regulates relations between individuals in Japanese society.
The fulfillment of responsibility, sincerity in performing duty, and honor are reflected as the values of life in the play.
</strong><strong></strong></p>.
Related Results
TINJAUAN INTRINSIK DRAMA BILA MALAM BERTAMBAH MALAM DAN EDAN KARYA PUTU WIJAYA (INTRINSIC REVIEW OF BILA MALAM BERTAMBAH MALAM AND EDAN DRAMA BY PUTU WIJAYA)
TINJAUAN INTRINSIK DRAMA BILA MALAM BERTAMBAH MALAM DAN EDAN KARYA PUTU WIJAYA (INTRINSIC REVIEW OF BILA MALAM BERTAMBAH MALAM AND EDAN DRAMA BY PUTU WIJAYA)
Tinjauan Intrinsik Drama Bila Malam Bertambah Malam dan Edan karya Putu Wijaya.Penelitian ini dilakukan untuk meneliti pembaharuan yang dilakukan Putu Wijaya dalam menulislakon dra...
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK
Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
Pertunjukan Musik Teatrikal “IBU” Produksi Teater Koma
Pertunjukan Musik Teatrikal “IBU” Produksi Teater Koma
Penelitian ini membahas musik teatrikal bergaya opera dari pertunjukan musik teatrikal Ibu produksi Teater Koma. Teater Koma telah memilih berbagai komunikasi ekpresifnya, di anta...
Lakon Carangan Nurkala Kalidasa Karya R.H Tjetjep Supriadi
Lakon Carangan Nurkala Kalidasa Karya R.H Tjetjep Supriadi
Lakon adalah bagian terpenting dalam pertunjukan wayang golek ataupun pertunjukan lainnya. Hal tersebut di peruntukan untuk mempertegas cerita dalam sebuah pertunjukan. Dalam wayan...
Konsep Trep pada Wanda Semar Wayang Kulit Purwa Gaya Surakarta
Konsep Trep pada Wanda Semar Wayang Kulit Purwa Gaya Surakarta
<p>Dalam pewayangan Semar merupakan rokoh yang mempunyai pengaruh besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan konsep pada wanda Semar terhadap lakon-lakon yang S...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Edo Period Masculinity In Sugawara Denju Tenarai Kagami (1746)
Edo Period Masculinity In Sugawara Denju Tenarai Kagami (1746)
As part of cultural documentation, literary works have the ability to record the conditions of the times and society in a nation, including gender issues as values that are built, ...

