Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL PELAKU UMKM MELALUI TRANSAKSI NON TUNAI

View through CrossRef
Perkembangan teknologi informasi dan financial technology (fintech) telah mendorong transformasi sistem transaksi keuangan menuju penggunaan pembayaran non tunai pada berbagai sektor, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Meskipun demikian, pemanfaatan transaksi non tunai masih belum merata karena rendahnya literasi keuangan digital, keterbatasan pemahaman teknologi, serta kebiasaan pelaku usaha yang masih bergantung pada transaksi tunai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran transaksi non tunai dalam meningkatkan literasi keuangan digital serta mendukung pengelolaan keuangan UMKM. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis data sekunder dari buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transaksi non tunai memberikan berbagai manfaat, seperti meningkatkan efisiensi dan kecepatan transaksi, transparansi arus kas, keamanan pembayaran, serta ketepatan pencatatan keuangan karena data tercatat secara otomatis. Selain itu, penggunaan sistem pembayaran digital membantu pelaku UMKM memahami kondisi keuangan usaha secara lebih sistematis. Namun, efektivitas penerapannya sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan digital dan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan agar digitalisasi transaksi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kinerja dan daya saing UMKM di era ekonomi digital.
Title: MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL PELAKU UMKM MELALUI TRANSAKSI NON TUNAI
Description:
Perkembangan teknologi informasi dan financial technology (fintech) telah mendorong transformasi sistem transaksi keuangan menuju penggunaan pembayaran non tunai pada berbagai sektor, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Meskipun demikian, pemanfaatan transaksi non tunai masih belum merata karena rendahnya literasi keuangan digital, keterbatasan pemahaman teknologi, serta kebiasaan pelaku usaha yang masih bergantung pada transaksi tunai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran transaksi non tunai dalam meningkatkan literasi keuangan digital serta mendukung pengelolaan keuangan UMKM.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis data sekunder dari buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik yang relevan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa transaksi non tunai memberikan berbagai manfaat, seperti meningkatkan efisiensi dan kecepatan transaksi, transparansi arus kas, keamanan pembayaran, serta ketepatan pencatatan keuangan karena data tercatat secara otomatis.
Selain itu, penggunaan sistem pembayaran digital membantu pelaku UMKM memahami kondisi keuangan usaha secara lebih sistematis.
Namun, efektivitas penerapannya sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan digital dan kesiapan sumber daya manusia.
Oleh karena itu, diperlukan edukasi, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan agar digitalisasi transaksi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kinerja dan daya saing UMKM di era ekonomi digital.

Related Results

Peningkatan Literasi Keuangan Digital Pelaku UMKM Melalui Sosialisasi Sistem Pembayaran Non-Tunai di Kabupaten Sorong
Peningkatan Literasi Keuangan Digital Pelaku UMKM Melalui Sosialisasi Sistem Pembayaran Non-Tunai di Kabupaten Sorong
Perkembangan teknologi telah mendorong berbagai inovasi diberbagai sektor termasuk sektor keuangan. Sistem pembayaran juga mengalami perkembangan dari pembayaran tunai menjadi pemb...
MEMBANGUN BRAND EQUITY UMKM IKAN ASAP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY MELALUI LITERASI PEMASARAN
MEMBANGUN BRAND EQUITY UMKM IKAN ASAP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY MELALUI LITERASI PEMASARAN
Abstrak UMKM merupakan salah satu roda penggerak perekenomian nasional. Terbukti bahwa UMKM telah membantu 61,97% PDB Indonesia. Namun sayangnya, masih banyak produsen yang memili...
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEUANGAN PADA UMKM BINAAN RUMAH BUMN KABANJAHE
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEUANGAN PADA UMKM BINAAN RUMAH BUMN KABANJAHE
Beberapa tahun belakangan ini banyak ditemukan UMKM yang belum menerapkan praktik manajemen keuangan yang baik dan memadai. Pengelolaan keuangan yang tidak efektif dapat menyebabka...
Sosialisasi Digital Marketing Pelaku UMKM Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa
Sosialisasi Digital Marketing Pelaku UMKM Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa
Pelaku UMKM dalam  kegiatan mengolah produk serta memasarkan produk mereka  , diperoleh informasi bahwa UMKM di Kabupaten Gowa tepatnya dikacamatan Pattallassang belum mampu secara...
Digitalisasi Pelaporan Keuangan untuk UMKM Naik Kelas pada Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (Aspikmas)
Digitalisasi Pelaporan Keuangan untuk UMKM Naik Kelas pada Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (Aspikmas)
Permasalahan klasik yang hampir selalu dihadapi UMKM adalah keterbatasan akses permodalan. Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa jumlah UMKM yang memperoleh pembiayaan sampai denga...
MODEL KEBERLANJUTAN BISNIS MELALUI LITERASI KEUANGAN, ORIENTASI WIRAUSAHA, DAN KINERJA KEUANGAN YANG DI MEDIASI INKLUSI KEUANGAN
MODEL KEBERLANJUTAN BISNIS MELALUI LITERASI KEUANGAN, ORIENTASI WIRAUSAHA, DAN KINERJA KEUANGAN YANG DI MEDIASI INKLUSI KEUANGAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan, orientasi wirausaha, dan kinerja keuangan terhadap keberlanjutan bisnis dengan inklusi keuangan sebagai variabel ...

Back to Top