Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Digitalisasi Pelaporan Keuangan untuk UMKM Naik Kelas pada Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (Aspikmas)

View through CrossRef
Permasalahan klasik yang hampir selalu dihadapi UMKM adalah keterbatasan akses permodalan. Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa jumlah UMKM yang memperoleh pembiayaan sampai dengan bulan Mei 2022 hanya sebesar 63,39% (Bank Indonesia, 2022). Hal ini disebabkan oleh adanya asymmetric information antara UMKM dan lembaga keuangan. Masih banyak UMKM khususunya yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (Aspikmas) belum memiliki kesadaran dan kemampuan dalam melakukan pencatatan keuangan. Merespon kondisi tersebut, Pengabdian dilakukan untuk memberikan pelatihan literasi keuangan dan pencatatan keuangan secara digital menggunakan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) dan Zahir Accounting yang dapat memudahkan UMKM dalam pencatatan transaksi keuangan usaha dan secara otomatis menghasilkan laporan keuangan. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi & tindak lanjut. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui Workshop Literasi Keuangan dan Digitalisasi Pelaporan Keuangan kepada UMKM yang tergabung dalam Aspikmas Kabupaten Banyumas. Peserta berjumlah 34 (tiga puluh empat) orang yang merepresentasikan Badan Pengurus Harian (BPH) dan Pengurus Aspikmas Kecamatan sebagai mediator untuk transfer knowledge kepada seluruh mitra Aspikmas. Kesadaran UMKM akan fungsi dan kebermanfaatan laporan keuangan meningatkan pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan. Kemampuan UMKM menggunakan SIAPIK dan Zahir Accounting sebagai aplikasi pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan dapat mengatasi kesulitan penyusunan laporan keuangan yang dilakukan secara manual. Dengan demikian, lembaga keuangan sebagai penyalur kredit akan memberikan permodalan karena dapat mengetahui track record keuangan UMKM. Literasi keuangan dan digitalisasi pelaporan keuangan menjadi solusi efektif untuk mengatasi permasalahan akses permodalan pada UMKM.
Title: Digitalisasi Pelaporan Keuangan untuk UMKM Naik Kelas pada Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (Aspikmas)
Description:
Permasalahan klasik yang hampir selalu dihadapi UMKM adalah keterbatasan akses permodalan.
Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa jumlah UMKM yang memperoleh pembiayaan sampai dengan bulan Mei 2022 hanya sebesar 63,39% (Bank Indonesia, 2022).
Hal ini disebabkan oleh adanya asymmetric information antara UMKM dan lembaga keuangan.
Masih banyak UMKM khususunya yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (Aspikmas) belum memiliki kesadaran dan kemampuan dalam melakukan pencatatan keuangan.
Merespon kondisi tersebut, Pengabdian dilakukan untuk memberikan pelatihan literasi keuangan dan pencatatan keuangan secara digital menggunakan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) dan Zahir Accounting yang dapat memudahkan UMKM dalam pencatatan transaksi keuangan usaha dan secara otomatis menghasilkan laporan keuangan.
Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi & tindak lanjut.
Kegiatan pengabdian dilakukan melalui Workshop Literasi Keuangan dan Digitalisasi Pelaporan Keuangan kepada UMKM yang tergabung dalam Aspikmas Kabupaten Banyumas.
Peserta berjumlah 34 (tiga puluh empat) orang yang merepresentasikan Badan Pengurus Harian (BPH) dan Pengurus Aspikmas Kecamatan sebagai mediator untuk transfer knowledge kepada seluruh mitra Aspikmas.
Kesadaran UMKM akan fungsi dan kebermanfaatan laporan keuangan meningatkan pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan.
Kemampuan UMKM menggunakan SIAPIK dan Zahir Accounting sebagai aplikasi pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan dapat mengatasi kesulitan penyusunan laporan keuangan yang dilakukan secara manual.
Dengan demikian, lembaga keuangan sebagai penyalur kredit akan memberikan permodalan karena dapat mengetahui track record keuangan UMKM.
Literasi keuangan dan digitalisasi pelaporan keuangan menjadi solusi efektif untuk mengatasi permasalahan akses permodalan pada UMKM.

Related Results

Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Currently, UMKM play an important role in helping the country's economy, because it is very important to register trademarks on UMKM, so that UMKM brands can get legal protection. ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Efektifitas Strategi Pemberdayaan UMKM Pada Dinas Koperasi, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso
Efektifitas Strategi Pemberdayaan UMKM Pada Dinas Koperasi, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kecil dan menengah menjadi salah satu sektor yang memegang peranan penting dalam perekonomian suatu wilayah, termasuk kota Bondowoso. Sehin...
Optimalisasi UMKM Melalui Disiplin Manajemen Akuntansi Dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan Dan Pemasaran Di Era Digital
Optimalisasi UMKM Melalui Disiplin Manajemen Akuntansi Dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan Dan Pemasaran Di Era Digital
Laporan Abdimas ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang dapat diterapkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kelas mereka dalam era digital, dengan f...
PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (RESTORAN AYAM GORENG KAMPUNG BANJAR)
PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (RESTORAN AYAM GORENG KAMPUNG BANJAR)
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk para pengangguran. Namun, Pembuatan laporan keuangan pada UMKM berbeda dengan pembuatan ...

Back to Top