Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Molekular dan Transpor Ion Amonium Clorida

View through CrossRef
Ammonium Chlorida merupakan seanyawa anorganik dengan rumus kimia NH4Cl, berupa garam Kristal putih yang sangat mudah larut dalam air.Ammonium Chlorida banyak digunakan pada bidang industry. Tujuan dari review ini untuk mengetahui karakteristik molekul dan transpor ion Ammonium Chlorida. Metode yang digunakan untuk mengetahui karakteristik molekul yaitu metode pemodelan komputasi di ChemOffice 15.0, dan untuk mengetahui transpor ion Ammonium Chlorida yaitu dengan parameter konduktivitas, viskositas, mobilitas ion, dan gerakan hanyut.Hasil yang didapat yaitu struktur molekul Ammonium Chlorida pada analisis molekuler 2D, dan bentuk molekul 3D. Ammonium klorida memiliki sifat termokimia dalam fasa solid dengan ΔS,C,ΔHf,ΔG pada tekanan 1 atm pada suhu 25°C yang masing-masing memiliki nilai 94,56 J mol-1 K-1, 84,1 J mol-1 K-1, -314,43 kJmol-1, dan -202,97 kJmol-1. Pada suhu yang 100°C dengan tekanan yang sama 1 atm ΔH reaksi yang didapatkan bernilai positif sehingga reaksi pembentukan NH4Cl bersifat endotermis. Interaksi molekul yang terjadi pada ion NH4Cl dapat diperhatikan melalui beberapa parameter, diantaranya adalah konduktivitas, mobilitas, serta kecepatan hanyut ionnya. Konduktivitas dari NH4Cl dipengaruhi oleh konsentrasi, semakin banyak ion yang ada dalam larutan maka mobilitas ion yang juga berhubungan dengan kecepatan hanyut dalam larutan akan semakin berkurang sehingga nilai konduktivitas akan menurun. Mobilitas ion NH4+ yaitu 3,5×10-8m2s-1V-1, serta kecepatan hanyut NH4Cl sebesar 3,00 V/cm. Berdasrkan metoda komputasi dengan ChemOffice 3D, energy yang dibutuhkan NH4Cl untuk bergerak sebesar 14,87 kcal/mol
Center for Open Science
Title: Analisis Molekular dan Transpor Ion Amonium Clorida
Description:
Ammonium Chlorida merupakan seanyawa anorganik dengan rumus kimia NH4Cl, berupa garam Kristal putih yang sangat mudah larut dalam air.
Ammonium Chlorida banyak digunakan pada bidang industry.
Tujuan dari review ini untuk mengetahui karakteristik molekul dan transpor ion Ammonium Chlorida.
Metode yang digunakan untuk mengetahui karakteristik molekul yaitu metode pemodelan komputasi di ChemOffice 15.
0, dan untuk mengetahui transpor ion Ammonium Chlorida yaitu dengan parameter konduktivitas, viskositas, mobilitas ion, dan gerakan hanyut.
Hasil yang didapat yaitu struktur molekul Ammonium Chlorida pada analisis molekuler 2D, dan bentuk molekul 3D.
Ammonium klorida memiliki sifat termokimia dalam fasa solid dengan ΔS,C,ΔHf,ΔG pada tekanan 1 atm pada suhu 25°C yang masing-masing memiliki nilai 94,56 J mol-1 K-1, 84,1 J mol-1 K-1, -314,43 kJmol-1, dan -202,97 kJmol-1.
Pada suhu yang 100°C dengan tekanan yang sama 1 atm ΔH reaksi yang didapatkan bernilai positif sehingga reaksi pembentukan NH4Cl bersifat endotermis.
Interaksi molekul yang terjadi pada ion NH4Cl dapat diperhatikan melalui beberapa parameter, diantaranya adalah konduktivitas, mobilitas, serta kecepatan hanyut ionnya.
Konduktivitas dari NH4Cl dipengaruhi oleh konsentrasi, semakin banyak ion yang ada dalam larutan maka mobilitas ion yang juga berhubungan dengan kecepatan hanyut dalam larutan akan semakin berkurang sehingga nilai konduktivitas akan menurun.
Mobilitas ion NH4+ yaitu 3,5×10-8m2s-1V-1, serta kecepatan hanyut NH4Cl sebesar 3,00 V/cm.
Berdasrkan metoda komputasi dengan ChemOffice 3D, energy yang dibutuhkan NH4Cl untuk bergerak sebesar 14,87 kcal/mol.

Related Results

Tren Deposisi Amonium di Serpong dan Bandung
Tren Deposisi Amonium di Serpong dan Bandung
Konsentrasi amonium yang ada dalam air hujan dapat membentuk ion amonium yang berasal dari reaksi amonia dengan air hujan. Ion amonium memiliki faktor netralisasi terhadap nilai ke...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Interaksi Molekuler Amonium Hidroksida
Interaksi Molekuler Amonium Hidroksida
Amonium hidroksida adalah larutan amonia didalam air dengan rumus NH4OH. Amonium hidroksida merupakan senyawa yang tidak berwarna dan memiliki bau yang sangat tajam. Penelitian ini...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Molekular Imprinting Polimer Sebagai "Antibody Mimic" dalam Pengujian Klinik
Molekular Imprinting Polimer Sebagai "Antibody Mimic" dalam Pengujian Klinik
45 tahun lalu merupakan pertama kali imprinting diperkenalkan dalam dunia polimer organik oleh Gunter Wulff’s. Molekular imprinting polimer adalah  material yang disiapkan dengan k...
Analisis Molekular dan Transpor Ion Natrium Silikat
Analisis Molekular dan Transpor Ion Natrium Silikat
Natrium Silikat adalah nama umum untuk senyawa dengan rumus kimia Na2SiO3. Senyawa ini lebih dikenal dengan nama natrium metasilikat, waterglass atau gelas cair. Tujuan review ini ...

Back to Top