Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KARYA FOTOGRAFI MAHASISWA SENI RUPA ANGKATAN 2008 JURUSAN SENI RUPA UNIVERSITAS NEGERIMEDAN DITINJAU DARI TEKNIK PENCAHAYAAN (LIGHTING)

View through CrossRef
ABSTRAKLatar belakang penelitian ini adalah pemotretan Fotografi pada Karya-karya Mahasiswa Seni Rupa Angkatan 2008 Universitas Negeri Medan yang telah dipamerkan masih memiliki kekurangan dari aspek pencahayaan (lighting) . Hal ini disebabkan ketidak sinkronan pengaturan teknis pencahayaan, khususnya dalam menentukan bukaan diafragma dan kecepatan (rana shutter), serta rendahnya kreativitas penempatan sumber-sumber pencahayaan baik outdoor maupun indoor pada saat pemotretan.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana kemampuan mahasiswa Seni Rupa Angkatan 2008 Universitas Negeri Medan menggunakan pengaturan diafragma, kecepatan (rana shutter), serta kreativitas penempatan sumber-sumber pencahayaan baik outdoor maupun indoor dalam pemotretan karya-karya seni fotografi.Popoulasi dalam penelitian adalah karya-karya fotografi mahasiswa Seni Rupa Angkatan 2008 Universitas Negeri Medan sebanyak 181 foto yang terdiri dari 28 foto karya Affandi, 7 foto karya Diarni, 8 foto karya Ebenezer, 12 foto karya Faisal Muda, 19 foto karya Farida, 55 foto karya Febby Ruth, 12 foto karya Khaeru Ananta, 32 foto Lulu, dan 8 foto karya Yashar. Dan dengan teknik purposive random sampling dengan memilih masing-masing 1 buah karya foto terbaik .Selanjutnya analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif berdasarkan indikator yang berkaitan dengan aspek pencahayaan yaitu yang meliputi pengaturan diafragma, kecepatan (rana shutter) serta pengaturan sumber-sumber cahaya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswa Seni Rupa Angkatan 2008 Universitas Negeri Medan belum secara konsisten menerapkan pengaturan pencahayaan yang berkaitan dengan diafragma, kecepatan (rana shutter) sebesar 60 % menggunakan diafragma di atas f/4.0 (4.0 – 4.97). Sedangkan yang menggunakan bukaan diafragma dibawah f/4.0 hanya 10% (3.61), dan sekitar 30% menggunakan bukaan diafragma f/5.66 – f/6.34. Demikian juga bahwa sekitar 7 foto (70%) yang memanfaatkan cahaya samping (side light), dan 1 foto (10%) memanfaatkan cahaya atas (top light), dan 2 foto (20%) tidak melakukan pengaturan pencahayaan (lighting) dengan menempatkan sumber-sumber cahaya alami (outdoor) dan indoor berupa cahaya samping (side light), cahaya belakang (back light, front light) maupuncahaya dari atas (top light).Kata Kunci :Fotografi, Pencahayaan
Title: ANALISIS KARYA FOTOGRAFI MAHASISWA SENI RUPA ANGKATAN 2008 JURUSAN SENI RUPA UNIVERSITAS NEGERIMEDAN DITINJAU DARI TEKNIK PENCAHAYAAN (LIGHTING)
Description:
ABSTRAKLatar belakang penelitian ini adalah pemotretan Fotografi pada Karya-karya Mahasiswa Seni Rupa Angkatan 2008 Universitas Negeri Medan yang telah dipamerkan masih memiliki kekurangan dari aspek pencahayaan (lighting) .
Hal ini disebabkan ketidak sinkronan pengaturan teknis pencahayaan, khususnya dalam menentukan bukaan diafragma dan kecepatan (rana shutter), serta rendahnya kreativitas penempatan sumber-sumber pencahayaan baik outdoor maupun indoor pada saat pemotretan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana kemampuan mahasiswa Seni Rupa Angkatan 2008 Universitas Negeri Medan menggunakan pengaturan diafragma, kecepatan (rana shutter), serta kreativitas penempatan sumber-sumber pencahayaan baik outdoor maupun indoor dalam pemotretan karya-karya seni fotografi.
Popoulasi dalam penelitian adalah karya-karya fotografi mahasiswa Seni Rupa Angkatan 2008 Universitas Negeri Medan sebanyak 181 foto yang terdiri dari 28 foto karya Affandi, 7 foto karya Diarni, 8 foto karya Ebenezer, 12 foto karya Faisal Muda, 19 foto karya Farida, 55 foto karya Febby Ruth, 12 foto karya Khaeru Ananta, 32 foto Lulu, dan 8 foto karya Yashar.
Dan dengan teknik purposive random sampling dengan memilih masing-masing 1 buah karya foto terbaik .
Selanjutnya analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif berdasarkan indikator yang berkaitan dengan aspek pencahayaan yaitu yang meliputi pengaturan diafragma, kecepatan (rana shutter) serta pengaturan sumber-sumber cahaya.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswa Seni Rupa Angkatan 2008 Universitas Negeri Medan belum secara konsisten menerapkan pengaturan pencahayaan yang berkaitan dengan diafragma, kecepatan (rana shutter) sebesar 60 % menggunakan diafragma di atas f/4.
0 (4.
0 – 4.
97).
Sedangkan yang menggunakan bukaan diafragma dibawah f/4.
0 hanya 10% (3.
61), dan sekitar 30% menggunakan bukaan diafragma f/5.
66 – f/6.
34.
Demikian juga bahwa sekitar 7 foto (70%) yang memanfaatkan cahaya samping (side light), dan 1 foto (10%) memanfaatkan cahaya atas (top light), dan 2 foto (20%) tidak melakukan pengaturan pencahayaan (lighting) dengan menempatkan sumber-sumber cahaya alami (outdoor) dan indoor berupa cahaya samping (side light), cahaya belakang (back light, front light) maupuncahaya dari atas (top light).
Kata Kunci :Fotografi, Pencahayaan.

Related Results

SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
EVALUASI TINGKAT PENCAHAYAAN RUANG BACA PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BUDI LUHUR, JAKARTA
EVALUASI TINGKAT PENCAHAYAAN RUANG BACA PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BUDI LUHUR, JAKARTA
Abstract: The arrangement of architectural light, including natural and artificial, is the ability that is expected to be mastered by the architect because light plays an important...
Evaluasi Pencahayaan Alami pada Masjid Raya Baruga
Evaluasi Pencahayaan Alami pada Masjid Raya Baruga
 Abstrak Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam perancangan ruang. Kebutuhan pencahayaan suatu ruangan tergantung pada jenis kegiatan yang dilakukan di ruangan terse...
EVALUASI SISTEM PENCAHAYAAN PADA PERPUSTAKAAN NASIONAL
EVALUASI SISTEM PENCAHAYAAN PADA PERPUSTAKAAN NASIONAL
ABSTRAK Kualitas pencahayaan adalahsalah satu faktor penting dalam kegiatan membaca. Gedung Perpustakaan membutuhkan tingkat pencahayaan sebesar 300 lux sesuai dengan Standar Nasio...
POSTMODERN
POSTMODERN
Konsep post modern yang mendasari lahirnya konsepsi seni rupa konteporer.di perkuat dengan berkembangnya kencederungan perupa mudah di Indonesia mengelolah kekuatan visual budaya t...
GALERI SENI RUPA BANDA ACEH
GALERI SENI RUPA BANDA ACEH
Seni merupakan bagian dari kebudayaan yang lahir dari hasil budi daya manusia. Dengan segala keindahan, dan kebebasan ekspresi dari manusia sendiri. Seni rupa adalah cabang seni ya...

Back to Top