Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Pencahayaan Alami pada Masjid Raya Baruga
View through CrossRef
Abstrak Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam perancangan ruang. Kebutuhan pencahayaan suatu ruangan tergantung pada jenis kegiatan yang dilakukan di ruangan tersebut. Sistem pencahayaan dalam suatu ruangan dapat dibagi menjadi dua bagian utama yaitu sistem pencahayaan alami yang bersumber dari alam dan sistem pencahayaan buatan yang dibuat oleh manusia. Standar minimal sistem pencahayaan buatan dalam suatu bangunan harus memenuhi syarat kesehatan, kenyamanan, keamanan dan memenuhi ketentuan yang berlaku untuk bangunan gedung. Tingkat pencahayaan rata-rata suatu ruangan bergantung pada luas area, fluks total semua lampu, koefisien penggunaan, serta koefisien depresiasi. Tingkat pencahayaan ratarata suatu ruangan dapat diukur menggunakan luxmeter. Proses pengukurannya meliputi penentuan luas ruangan, type ruangan, penentuan titik penerangan, serta pengambilan data pengukuran. Hasil dari pengukuran tersebut dibandingkan dengan standar SNI pencahayaan. Kata kunci : pencahayaan, pengaruh, masjid Abstrack Lighting is one of the important factors in designing space. The lighting needs of a room depend on the type of activity carried out in the room. Lighting systems in a room can be divided into two main parts, namely natural lighting systems sourced from nature and artificial lighting systems made by humans. The minimum standard of artificial lighting systems in a building must meet health, comfort, safety requirements and meet the requirements that apply to buildings. The average lighting level of a room depends on the area, the total flux of all lights, the coefficient of use, and the depreciation coefficient. The average lighting level of a room can be measured using luxmeter. The measurement process includes determining the area of the room, type of room, determining the lighting point, and taking measurement data. The results of these measurements are compared to SNI lighting standards. Keywords: lighting, influence, mosque
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Title: Evaluasi Pencahayaan Alami pada Masjid Raya Baruga
Description:
Abstrak Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam perancangan ruang.
Kebutuhan pencahayaan suatu ruangan tergantung pada jenis kegiatan yang dilakukan di ruangan tersebut.
Sistem pencahayaan dalam suatu ruangan dapat dibagi menjadi dua bagian utama yaitu sistem pencahayaan alami yang bersumber dari alam dan sistem pencahayaan buatan yang dibuat oleh manusia.
Standar minimal sistem pencahayaan buatan dalam suatu bangunan harus memenuhi syarat kesehatan, kenyamanan, keamanan dan memenuhi ketentuan yang berlaku untuk bangunan gedung.
Tingkat pencahayaan rata-rata suatu ruangan bergantung pada luas area, fluks total semua lampu, koefisien penggunaan, serta koefisien depresiasi.
Tingkat pencahayaan ratarata suatu ruangan dapat diukur menggunakan luxmeter.
Proses pengukurannya meliputi penentuan luas ruangan, type ruangan, penentuan titik penerangan, serta pengambilan data pengukuran.
Hasil dari pengukuran tersebut dibandingkan dengan standar SNI pencahayaan.
Kata kunci : pencahayaan, pengaruh, masjid Abstrack Lighting is one of the important factors in designing space.
The lighting needs of a room depend on the type of activity carried out in the room.
Lighting systems in a room can be divided into two main parts, namely natural lighting systems sourced from nature and artificial lighting systems made by humans.
The minimum standard of artificial lighting systems in a building must meet health, comfort, safety requirements and meet the requirements that apply to buildings.
The average lighting level of a room depends on the area, the total flux of all lights, the coefficient of use, and the depreciation coefficient.
The average lighting level of a room can be measured using luxmeter.
The measurement process includes determining the area of the room, type of room, determining the lighting point, and taking measurement data.
The results of these measurements are compared to SNI lighting standards.
Keywords: lighting, influence, mosque .
Related Results
Pada Perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas
Pada Perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas
Tujuan penyusunan karya ini adalah membandingkan filosofi islam pada perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas. Hasil karya ini adalah a) Masjid Agung Baitussalam ...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
PEMBERDAYAAN MASJID: Pembinaan Masjid agar Menjadi Masjid yang Makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
PEMBERDAYAAN MASJID: Pembinaan Masjid agar Menjadi Masjid yang Makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
Pemberdayaan ini bertujuan untuk mendampingi pembinaan masjid agar menjadi masjid yang makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember...
EVALUASI TINGKAT PENCAHAYAAN RUANG BACA PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BUDI LUHUR, JAKARTA
EVALUASI TINGKAT PENCAHAYAAN RUANG BACA PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BUDI LUHUR, JAKARTA
Abstract: The arrangement of architectural light, including natural and artificial, is the ability that is expected to be mastered by the architect because light plays an important...
Evaluasi Pencahayaan Alami pada Masjid Al-Huda Tembalang
Evaluasi Pencahayaan Alami pada Masjid Al-Huda Tembalang
ABSTRAKBerbagai bentuk ibadah umat Islam menggunakan rutinitas masjid minimal 5 kali sehari yaitu pagi, siang, sore, dan malam. Kondisi inilah yang menjadikan masjid sebagai salah ...
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme pengupahan (ujrah) pada pengurus masjid di Kabupaten Kubu Raya dan menilai apakah mekanisme pengupahan (ujrah) pada peng...
Metode Penanaman Karakter Kemandirian Anak Tuna Grahita
Metode Penanaman Karakter Kemandirian Anak Tuna Grahita
Abstract. The problem in this study is how to develop the character of independence for mildly mentally retarded children in SLB Baruga Negeri Kendari City. This study aims to desc...
ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MASJID
ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MASJID
Latar belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan kesehatan sehingga dapat terwujudnya derajat kesehatan secara optimal...

