Javascript must be enabled to continue!
Religious Studies in the Islamic World: Revisiting the Muslim Challenge to Religious Studies Discourse
View through CrossRef
Tantangan dan respon yang diberikan umat Muslim, khususnya sarjana Muslim terhadap Studi Agama menjadi titik berangkat penelitian ini. Berangkat dari persoalan tersebut, penulis bertujuan menjawab pertanyaan mengapa Islam memberikan tantangan terhadap Studi Agama, Bagaimana tantangan atau respon Muslim terhadap Studi Agama, dan bagaimana solusi untuk permasalahan-permasalahan tersebut. Pertentangan Muslim terhadap Studi Agama menjadi pintu masuk penulis untuk meninjau kembali disiplin ini. Warisan yang bermasalah dari Studi Orientalisme yang dilakukan oleh sarjana Barat menjadi salah satu faktor penolakan Muslim terhadap Studi Agama. Hal itu pula yang membuat umat Muslim menaruh kecurigaan terhadap apapun yang datang dari Barat. Dengan mengungkap pertentangan Muslim terhadap Studi Agama, penulis merefleksikan pertentangan tersebut sebagai usaha perlawanan terhadap wacana Studi Agama Barat-Amerika yang berusaha memisahkan dunia agama dan dunia sekuler sebagaimana yang disebut oleh Timothy Fitzgerald. Selanjutnya, kritik Muslim terhadap Studi Agama tersebut dijadikan sebagai realitas sosial untuk menilai ulang Studi Agama. Penulis berusaha membawa Studi Agama khususnya bidang Studi Islam kedalam kerangka epistemologis Islam itu sendiri. Terakhir berkaitan dengan modernitas, penulis mempertimbangkan berbagai metodologi atau pendekatan yang berkembang di dunia Barat untuk dijadikan sebagai pisau analisis untuk mengkaji Islam dalam berbagai aspeknya di ranah penelitian Studi Agama. Dalam hal ini penulis ingin menegaskan bahwa tidak semua yang datang dari Barat adalah sesuatu negatif yang dapat merusak citra Islam.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: Religious Studies in the Islamic World: Revisiting the Muslim Challenge to Religious Studies Discourse
Description:
Tantangan dan respon yang diberikan umat Muslim, khususnya sarjana Muslim terhadap Studi Agama menjadi titik berangkat penelitian ini.
Berangkat dari persoalan tersebut, penulis bertujuan menjawab pertanyaan mengapa Islam memberikan tantangan terhadap Studi Agama, Bagaimana tantangan atau respon Muslim terhadap Studi Agama, dan bagaimana solusi untuk permasalahan-permasalahan tersebut.
Pertentangan Muslim terhadap Studi Agama menjadi pintu masuk penulis untuk meninjau kembali disiplin ini.
Warisan yang bermasalah dari Studi Orientalisme yang dilakukan oleh sarjana Barat menjadi salah satu faktor penolakan Muslim terhadap Studi Agama.
Hal itu pula yang membuat umat Muslim menaruh kecurigaan terhadap apapun yang datang dari Barat.
Dengan mengungkap pertentangan Muslim terhadap Studi Agama, penulis merefleksikan pertentangan tersebut sebagai usaha perlawanan terhadap wacana Studi Agama Barat-Amerika yang berusaha memisahkan dunia agama dan dunia sekuler sebagaimana yang disebut oleh Timothy Fitzgerald.
Selanjutnya, kritik Muslim terhadap Studi Agama tersebut dijadikan sebagai realitas sosial untuk menilai ulang Studi Agama.
Penulis berusaha membawa Studi Agama khususnya bidang Studi Islam kedalam kerangka epistemologis Islam itu sendiri.
Terakhir berkaitan dengan modernitas, penulis mempertimbangkan berbagai metodologi atau pendekatan yang berkembang di dunia Barat untuk dijadikan sebagai pisau analisis untuk mengkaji Islam dalam berbagai aspeknya di ranah penelitian Studi Agama.
Dalam hal ini penulis ingin menegaskan bahwa tidak semua yang datang dari Barat adalah sesuatu negatif yang dapat merusak citra Islam.
Related Results
Contemporary Islamic Popular Culture in Southeast Asia
Contemporary Islamic Popular Culture in Southeast Asia
Islamic contemporary popular culture in Southeast Asia is supported by the dominance of knowledge production and cultural expression. Specifically, pop culture products are mediate...
Analisis Yuridis Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 1/Yur/Ag/2018 Tentang Wasiat Wajibah Bagi Non-Muslim Menurut Hukum Islam
Analisis Yuridis Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 1/Yur/Ag/2018 Tentang Wasiat Wajibah Bagi Non-Muslim Menurut Hukum Islam
Abstract. Islamic inheritance law is a set of rules that regulate the transfer of property rights or property from a person who dies to his heirs in accordance with Islamic law. Th...
The Critical Analysis of Taha Jabir al-Alwani’s Concept of Fiqh al-Aqalliyyāt
The Critical Analysis of Taha Jabir al-Alwani’s Concept of Fiqh al-Aqalliyyāt
The issues concerning the legality of residing in non-Muslim territories have direct and indirect ramifications for many Muslims who live in non-Muslim countries including American...
Strategies and Challenges in Strengthening Islamic Religious Education for Minority Muslim Students at SD Negeri 091332 Raya Bayu
Strategies and Challenges in Strengthening Islamic Religious Education for Minority Muslim Students at SD Negeri 091332 Raya Bayu
Abstract This study examines the challenges and strategies for strengthening Islamic Religious Education (PAI) for minority Muslim students at SDN 091332 Raya Bayu, Simalungun, Nor...
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
ABSTRACT
Islamic banking is undoubtedly faced with several potential financing risks, with the three largest financing contracts (Mudharaba, Musharaka, and Murabaha) that reduce th...
The Iconic Muslim Superhero: Muslim Female Audience Perspectives of Marvel’s Muslim Superheroines
The Iconic Muslim Superhero: Muslim Female Audience Perspectives of Marvel’s Muslim Superheroines
<p>This dissertation critiques the construction of the American Muslim female superhero where Muslim identity is treated as an intersectional identity. It incorporates critic...
The Iconic Muslim Superhero: Muslim Female Audience Perspectives of Marvel’s Muslim Superheroines
The Iconic Muslim Superhero: Muslim Female Audience Perspectives of Marvel’s Muslim Superheroines
<p>This dissertation critiques the construction of the American Muslim female superhero where Muslim identity is treated as an intersectional identity. It incorporates critic...

