Javascript must be enabled to continue!
Citra Kampung Adat Cireundeu pada Ritual Suraan
View through CrossRef
Cireundeu merupakan salah satu kampung adat di Jawa Barat yang sampai saat ini masih memelihara tradisi kearifan lokal berupa ritual Suraan yang diselenggarakan setiap tahun. Melalui tradisi ini, Cireundeu berusaha mempertahankan citra sebagai Kampung Adat yang masih mempertahankan tradisi peninggalan jaman dahulu ditengah modernisasi ritual ini pada dasarnya merupakan kegiatan komunikasi yang sarat dengan simbol yang mengandung makna. Studi ini bertujuan untukmenjelaskan tentang aktivitas komunikasi yang dilakukan masyarakat Kampung Adat Cireundeu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan sifat datanya kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi parsitipasif, wawancara dengan informan yang menjadi pelaku ritual, dan studi kepustakaan yangrelevan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual upacara Satu Sura ini merupakan manifestasi dari rasa syukur masyarakat adat Cireundeu atas keberkahan yang diberikan Sang Pencipta, dan menjadi alat kontrol dalam tindakan atau pergaulan antar sesama manusia.Perilaku komunikasi yang terlihat pada aktivitas ritual Suraan initermasuk pada perilaku terbuka, karena semua orang diperkenankan untuk terlibat di alamnya untuk mengekspresikan perasaannya, sehingga masyarakat Kampung Adat Cireundeu merespon stimulus dalam hal ini rangkaian ritual dengan bentuk tindakan dan praktek (practice), sehingga masyarakat akan melakukan komunikasi sesuai dengan kebutuhannya. Citra yang terbangun pada Kampung Adat Cireundeu adalah kampung yang masih memelihara kearifan lokal di tengah modernisasi.
Title: Citra Kampung Adat Cireundeu pada Ritual Suraan
Description:
Cireundeu merupakan salah satu kampung adat di Jawa Barat yang sampai saat ini masih memelihara tradisi kearifan lokal berupa ritual Suraan yang diselenggarakan setiap tahun.
Melalui tradisi ini, Cireundeu berusaha mempertahankan citra sebagai Kampung Adat yang masih mempertahankan tradisi peninggalan jaman dahulu ditengah modernisasi ritual ini pada dasarnya merupakan kegiatan komunikasi yang sarat dengan simbol yang mengandung makna.
Studi ini bertujuan untukmenjelaskan tentang aktivitas komunikasi yang dilakukan masyarakat Kampung Adat Cireundeu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan sifat datanya kualitatif.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi parsitipasif, wawancara dengan informan yang menjadi pelaku ritual, dan studi kepustakaan yangrelevan dengan masalah yang diteliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual upacara Satu Sura ini merupakan manifestasi dari rasa syukur masyarakat adat Cireundeu atas keberkahan yang diberikan Sang Pencipta, dan menjadi alat kontrol dalam tindakan atau pergaulan antar sesama manusia.
Perilaku komunikasi yang terlihat pada aktivitas ritual Suraan initermasuk pada perilaku terbuka, karena semua orang diperkenankan untuk terlibat di alamnya untuk mengekspresikan perasaannya, sehingga masyarakat Kampung Adat Cireundeu merespon stimulus dalam hal ini rangkaian ritual dengan bentuk tindakan dan praktek (practice), sehingga masyarakat akan melakukan komunikasi sesuai dengan kebutuhannya.
Citra yang terbangun pada Kampung Adat Cireundeu adalah kampung yang masih memelihara kearifan lokal di tengah modernisasi.
Related Results
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepatuhan implementasi UU No. 6 tahun 2014, dan pasal 100 PP No. 43 Tahun 2014 pada aparat kampung, menganalisis manfaat dana kampu...
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
Steganografi dengan metode fraktal (fractal steganography) adalah teknik menyembunyikan informasi atau pesan, yang dapat berupa citra rahasia, dalam suatu citra sampul (cover image...
Pengalaman Gastronomi dalam Praktik Sosial Masyarakat Adat: Studi Kasus di Kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi
Pengalaman Gastronomi dalam Praktik Sosial Masyarakat Adat: Studi Kasus di Kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi
Praktik makan masyarakat adat bukan sekadar aktivitas konsumsi, tetapi bagian dari sistem nilai, identitas, dan spiritualitas kolektif. Di Kampung Adat Cireundeu, makanan pokok sep...

