Javascript must be enabled to continue!
EDUKASI GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP BUDAYA KERJA BAGI OSIS SMK MUTIARA BANGSA TIGA
View through CrossRef
Leadership is the main factor that determines whether an organization achieves the goals that have been set, through a number of ways or a distinctive style that is able to influence the activity process of a group. Without leadership an organization consists of just a bunch of confused people and machines. Leadership style can be considered as a modality in leadership, in the sense of ways that a person likes and uses as a vehicle to carry out his leadership. Each leader has his own unique and distinctive nature, habits, temperament or character, and personality, so that his behavior and style will distinguish him from others. Transformational leadership emphasizes the interaction between superiors and subordinates marked by the influence of the leader to change the behavior of subordinates into someone who feels capable and highly motivated and strives to achieve high and quality work performance. In practice, most transformational leadership styles are more effective in enhancing the culture of subordinates. Related education is given to students of SMK Mutiara Bangsa Tiga, especially OSIS, this is intended so that OSIS can apply a transformational leadership style which can ultimately shape the culture in the OSIS organization to be characterized and increase the productivity of activities in OSIS SMK Mutiara Bangsa Tiga. Counseling related to leadership style and culture education is given in the form of speaker programs, experience sharing, questions and answers on real conditions faced by OSIS and other students and how to identify and solve real problems faced. Kepemimpinan menjadi faktor utama dalam menentukan apakah suatu organisasi mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui sejumlah cara atau gaya yang khas yang dapat mempengaruhi keseluruhan proses aktivitas suatu kelompok/tim. Tanpa kepemimpinan suatu organisasi hanya terdiri dari sekumpulan orang bingung dan mesin-mesin. Gaya kepemimpinan dapat dianggap sebagai modalitas dalam kepemimpinan, dalam arti sebagai cara-cara yang disenangi dan digunakan seseorang sebagai wahana untuk menjalankan kepemimpinannya. Setiap pemimpin mempunyai sifat, kebiasaan, temperamen atau watak, dan kepribadian sendiri yang unik dan khas, sehingga tingkah laku dan gaya yang akan membedakannya dengan orang lain. Kepemimpinan transformasional menekankan interaksi antara atasan dan bawahan dengan ditandai oleh pengaruh pemimpin untuk mengubah perilaku bawahan menjadi seseorang yang merasa mampu dan bermotivasi tinggi dan berupaya mencapai prestasi kerja yang tinggi dan bermutu. Dalam praktek kebanyakan gaya kepemimpinan trasnformasional lebih efektif dalam meningkatkan budaya bawahan. Edukasi terkait diberikan kepada siswa siswi SMK Mutiara Bangsa Tiga khususnya OSIS, hal ini dimaksudkan agar OSIS dapat menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang akhirnya dapat membentuk budaya dalam organisasi OSIS menjadi berkarakter dan meningkatkan produktivitas kegiatan dalam OSIS SMK Mutiara Bangsa Tiga. Penyuluhan terkait edukasi gaya kepemimpinan dan budaya ini diberikan dalam bentuk program speaker, experience sharing, tanya jawab kondisi nyata yang dihadapi OSIS maupun siswa lain dan bagaimana cara mengidentifikasi serta solusi dari permasalahan nyata yang dihadapi.
Universitas Tarumanagara
Title: EDUKASI GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP BUDAYA KERJA BAGI OSIS SMK MUTIARA BANGSA TIGA
Description:
Leadership is the main factor that determines whether an organization achieves the goals that have been set, through a number of ways or a distinctive style that is able to influence the activity process of a group.
Without leadership an organization consists of just a bunch of confused people and machines.
Leadership style can be considered as a modality in leadership, in the sense of ways that a person likes and uses as a vehicle to carry out his leadership.
Each leader has his own unique and distinctive nature, habits, temperament or character, and personality, so that his behavior and style will distinguish him from others.
Transformational leadership emphasizes the interaction between superiors and subordinates marked by the influence of the leader to change the behavior of subordinates into someone who feels capable and highly motivated and strives to achieve high and quality work performance.
In practice, most transformational leadership styles are more effective in enhancing the culture of subordinates.
Related education is given to students of SMK Mutiara Bangsa Tiga, especially OSIS, this is intended so that OSIS can apply a transformational leadership style which can ultimately shape the culture in the OSIS organization to be characterized and increase the productivity of activities in OSIS SMK Mutiara Bangsa Tiga.
Counseling related to leadership style and culture education is given in the form of speaker programs, experience sharing, questions and answers on real conditions faced by OSIS and other students and how to identify and solve real problems faced.
Kepemimpinan menjadi faktor utama dalam menentukan apakah suatu organisasi mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui sejumlah cara atau gaya yang khas yang dapat mempengaruhi keseluruhan proses aktivitas suatu kelompok/tim.
Tanpa kepemimpinan suatu organisasi hanya terdiri dari sekumpulan orang bingung dan mesin-mesin.
Gaya kepemimpinan dapat dianggap sebagai modalitas dalam kepemimpinan, dalam arti sebagai cara-cara yang disenangi dan digunakan seseorang sebagai wahana untuk menjalankan kepemimpinannya.
Setiap pemimpin mempunyai sifat, kebiasaan, temperamen atau watak, dan kepribadian sendiri yang unik dan khas, sehingga tingkah laku dan gaya yang akan membedakannya dengan orang lain.
Kepemimpinan transformasional menekankan interaksi antara atasan dan bawahan dengan ditandai oleh pengaruh pemimpin untuk mengubah perilaku bawahan menjadi seseorang yang merasa mampu dan bermotivasi tinggi dan berupaya mencapai prestasi kerja yang tinggi dan bermutu.
Dalam praktek kebanyakan gaya kepemimpinan trasnformasional lebih efektif dalam meningkatkan budaya bawahan.
Edukasi terkait diberikan kepada siswa siswi SMK Mutiara Bangsa Tiga khususnya OSIS, hal ini dimaksudkan agar OSIS dapat menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang akhirnya dapat membentuk budaya dalam organisasi OSIS menjadi berkarakter dan meningkatkan produktivitas kegiatan dalam OSIS SMK Mutiara Bangsa Tiga.
Penyuluhan terkait edukasi gaya kepemimpinan dan budaya ini diberikan dalam bentuk program speaker, experience sharing, tanya jawab kondisi nyata yang dihadapi OSIS maupun siswa lain dan bagaimana cara mengidentifikasi serta solusi dari permasalahan nyata yang dihadapi.
Related Results
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
Tujuan artikel ini untuk menjelaskan tentang kepemimpinan demokratis yang tepat untuk diterapkan di Madrasah. Masalah yang urgen di madrasah saat ini kepemimpinan belum menunjukkan...
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan GICI Business School
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan GICI Business School
Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Pendekatan analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis deskriptif dengan ...
TIPE DAN GAYA KEPEMIMPINAN: SUATU TINJAUAN TEORITIS
TIPE DAN GAYA KEPEMIMPINAN: SUATU TINJAUAN TEORITIS
Tipe dan gaya kepemimpinan sangat berkaitan dengan norma perilaku pada diri seseorang saat mempengaruhi mempengaruhi perilaku orang lain. Tipe dan gaya kepemimpinan  memiliki berb...
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Intruksional, Gaya Kepemimpinan Situasional, dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Terhadap Keberhasilan Kinerja Guru di Gugus 7 Gerung, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Intruksional, Gaya Kepemimpinan Situasional, dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Terhadap Keberhasilan Kinerja Guru di Gugus 7 Gerung, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan Intruksional terhadap Kinerja Guru, pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional terhadap Kinerja Guru, pengaruh Gaya...
Peranan Guru Pembina OSIS dalam Membentuk Karakter Akhlakul Karimah pada Pengurus OSIS di SMPN 1 Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman
Peranan Guru Pembina OSIS dalam Membentuk Karakter Akhlakul Karimah pada Pengurus OSIS di SMPN 1 Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman
This research is based on the fact that there are still OSIS administrators at SMPN 1 Ulakan Tapakis who have not been able to reflect good morals, this is because the OSIS supervi...
Peran Mediasi Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kepatuhan Kebijakan Kehadiran Pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Tarumajaya
Peran Mediasi Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kepatuhan Kebijakan Kehadiran Pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Tarumajaya
Kepatuhan terhadap kebijakan kehadiran tenaga kesehatan merupakan faktor penting dalam menjamin mutu, keselamatan, dan kesinambungan pelayanan rumah sakit. Namun, fenomena keterlam...
PENINGKATAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR MELALUI PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KEPUASAN KERJA
PENINGKATAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR MELALUI PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KEPUASAN KERJA
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan upaya meningkatkan OCB melalui penelitian terhadap hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja dengan OCB. Metode yan...
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
Gaya kepemimpinan adalah cara pemimpin mempengaruhi bawahannya yang diekspresikan dalam bentuk perilaku atau pola kepribadian. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki program dan y...

