Javascript must be enabled to continue!
Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Congklak
View through CrossRef
Anak usia dini mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Salah satu kemampuan yang berkembang saat usia dini adalah kemampuan kognitif. Kemampuan kognitif dilakukan untuk mengembangkan kemampuan berbagai konsep dan pengetahuan termasuk matematika. Kemampuan kognitif dapat distimulasi melalui kegiatan bermain salah satunya permainan tradisional congklak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan tradisional congklak pada Kelompok B TK Tunas Mekar II. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B TK Tunas Mekar II yang berjumlah 19 anak. Penelitian ini merupakan penelitiian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan masing-masing tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi berupa pengamatan, dokumentasi, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan analisis statistik deskriptif dan analisis data deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ketuntasan yang terjadi pada kondisi awal sebesar 15,79% (3 anak), Siklus I meningkat menjadi 57,89% (11 anak), dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 89,47% (17 anak). Permainan tradisional congklak sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini pada Kelompok B TK Tunas Mekar II.
Title: Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Congklak
Description:
Anak usia dini mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat.
Salah satu kemampuan yang berkembang saat usia dini adalah kemampuan kognitif.
Kemampuan kognitif dilakukan untuk mengembangkan kemampuan berbagai konsep dan pengetahuan termasuk matematika.
Kemampuan kognitif dapat distimulasi melalui kegiatan bermain salah satunya permainan tradisional congklak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan tradisional congklak pada Kelompok B TK Tunas Mekar II.
Subjek penelitian adalah anak Kelompok B TK Tunas Mekar II yang berjumlah 19 anak.
Penelitian ini merupakan penelitiian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan masing-masing tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.
Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi berupa pengamatan, dokumentasi, dan wawancara.
Metode analisis data yang digunakan analisis statistik deskriptif dan analisis data deskriptif kuantitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ketuntasan yang terjadi pada kondisi awal sebesar 15,79% (3 anak), Siklus I meningkat menjadi 57,89% (11 anak), dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 89,47% (17 anak).
Permainan tradisional congklak sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini pada Kelompok B TK Tunas Mekar II.
Related Results
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Congklak
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Congklak
Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini melalui permainan tradisional congklak...
Optimizing Pre-Calculation Skills of Kindergarten B Children Through Educational Games
Optimizing Pre-Calculation Skills of Kindergarten B Children Through Educational Games
Preschool education is widely recognized for its important role in building the early stages of a child's development before entering formal education. One potential method to supp...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Pengaruh Permainan Congklak Terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini 5-6 Tahun Di RA Albina Cilegon
Pengaruh Permainan Congklak Terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini 5-6 Tahun Di RA Albina Cilegon
Permainan congklak pada anak usia dini akan mempengaruhi periode berikutnya yaitu pencapaian kemampuan berhitung angka anak usia 5 - 6 tahun. Permainan congklak merupakan permainan...
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Formative assessment in early childhood education in Indonesia does not have been working well. The research aims to prove the problem that the formative assessment (assessment for...
The Role of the Traditional Game Congklak as a Medium for Character Education Based on Rahmatan lil ‘Alamin Values of Students in Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah
The Role of the Traditional Game Congklak as a Medium for Character Education Based on Rahmatan lil ‘Alamin Values of Students in Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah
Indonesia is facing a moral crisis that contrasts sharply with the rapid advancement of technology. One way to cultivate character values from an early age is by utilizing congkak ...
Pengembangan Media Pembelajaran Rotary Smart Board Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Pengembangan Media Pembelajaran Rotary Smart Board Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Amril Isman Pasaribu, M. N. R. dan R. L. (2021). Analisis Hasil Pembelajaran Matematika Secara Online selama Masa Pandemi COVID-19 Bagi Siswa SMA Kecamatan Sosorgadong. Mathematic ...
Kolaborasi Budaya dan Pembelajaran: Inovasi COLAKTRA (Congklak Nusantara) sebagai Media Pembelajaran PKN Berbasis Permainan Tradisional
Kolaborasi Budaya dan Pembelajaran: Inovasi COLAKTRA (Congklak Nusantara) sebagai Media Pembelajaran PKN Berbasis Permainan Tradisional
This research aims to investigate the use of the traditional game Congklak as a creative and educational learning medium in the context of Citizenship Education (PKn). The research...

